• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 27 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

11 Dampak Negatif Jika Anak Terlalu Dikekang

16/03/2026
in Parenting, Unggulan
Pertolongan Allah Sungguh Dekat

(foto: pixabay)

252
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Jika anak terlalu dikekang, anak akan merasakan kebebasannya dibatasi. Selain itu, ada pula dampak negatif lainnya yang akan mempengaruhi perkembangan anak.

Dikutip dari Kulwap Tumbuh Yuk oleh Randy Ariyanto W. dan Dyah Lestyarini, Ahad (8/8), inilah dampak negatif jika orangtua melakukan pengekangan terhadap kebebasan anak.

11 Dampak Negatif Jika Anak Terlalu Dikekang

Baca Juga: Toxic Positivity dalam Pengasuhan Anak

Kebebasannya Dibatasi

Jika anak terlalu dikekang dan diatur maka anak akan merasakan kebebasannya dibatasi. Padahal karakteristik dasar anak itu ingin kebebasan.

Jiwa anak itu adalah jiwa bermain, bereksplorasi, berekspresi, berkreasi, menyukai tantangan dan kebebasan. Jika kebebasannya direnggut maka anak akan cenderung diam dan menyendiri.

Anak akan merasa jenuh dan bosan tinggal di rumah dan tentu saja, hal itu akan berdampak negatif bagi anak.

Membatasi Eksplorasi Potensi Anak

Di dalam kebebasannya, sebenarnya anak itu sedang mengeksplorasi potensinya. Bagaimana kita bisa mengetahui potensi anak jika anak tidak diberi kebebasan berekspresi.

Bagaimana kita mengetahui bahwa anak memiliki bakat dan kelebihan jika kita tidak membebaskan mereka beraktivitas. Bagaimana mereka mengembangkan potensinya jika kebebasannya dikekang.

Jadi sebagai orang tua hendaknya berusaha menemukan potensi anak dengan memberi kebebasan anak untuk berekspresi.

Baca Juga: Cara Mengatasi Anak yang Kecanduan Game Online

Dibayangi Perasaan Ketakutan

Anak akan dibayangi perasaan tertekan dan ketakutan. Anak akan merasakan ketakutan dan tertekan, jika orang tuanya terlalu overprotektif.

Saat anak akan melakukan sesuatu, mereka akan dipenuhi bayangan rasa takut. Perasaan was-was dan ketakutan itu terjadi tatkala orang tuanya melihat apa yang sedang anak lakukan lalu orang tua akan mengatakan “jangan” apalagi disertai kemarahan.

Bagaimana anak tidak merasa tertekan jika di dalam hatinya selalu was-was. Ia merasa apa yang ia lakukan itu akan membuat orang tuanya marah. Tentu kita sebagai orang tua tidak ingin anak kita menjadi seorang penakut, bukan.

Hubungan Anak dan Orangtua Tidak Harmonis

Hubungan antara anak dan orang tua menjadi tidak harmonis. Hal ini tentu saja terjadi, akibat dari anak yang sering kali dikecewakan oleh orang tuanya.

Bagaimana anak tidak kecewa jika semua aktivitasnya dihalangi, ditolak, dibatasi bahkan dimarahi. Anak akan kecewa dan semakin kecewa kepada orang tuanya.

Saat mereka dewasa, anak bisa melakukan perbuatan yang kurang baik kepada orang tuanya sebagai ekspresi kekecewaannya yang terus menumpuk pada masa kecilnya.

Baca Juga: Anak Diejek Bodoh oleh Mertua

Menjadikan Anak Individualis

Pengekangan juga dapat menjadikan anak individualis. Anak bermain dengan dirinya sendiri dan sibuk dengan dirinya sendiri. Jiwa sosialnya rapuh dan tidak peka.

Hal tersebut disebabkan begitu sedikitnya interaksi anak dengan dunia luar termasuk juga interaksinya dengan anak-anak seusianya.

Anak Tidak Mampu Bersosialisasi

Pengekangan akan berdampak pada kurangnya kemampuan anak bersosialisasi. Anak akan cenderung menyendiri, mengasingkan diri, merasa tidak nyaman saat berada dalam sebuah pertemuan, pendiam, minder dan merasa takut jika harus bertemu dengan orang lain.

Baca Juga: Jangan Memuji Anak dengan Kritikan Masa Lalu

Anak Menjadi Pembangkang

Anak yang sering dikekang maka lama-kelamaan ia akan menjadi pembangkang dan pemberontak. Apa yang dikatakan orang tuanya tidak lagi ia dengar bahkan ia akan berani menjawab, beradu argumen dengan orang tuanya.

Ia akan terus melawan dan membantah apa saja yang orang tua katakan. Anak sudah tidak lagi menuruti kata orang tuanya. Kepercayaan anak kepada orang tuanya, pupus sudah.

Mengakibatkan Depresi

Anak bisa depresi. Ia akan merasa tidak nyaman dengan dirinya, dengan orang tuanya dan dengan lingkungannya. Ia akan merasa terasing. Ia membandingkan dirinya dengan orang lain.

Ia akan merasa menjadi orang yang paling sengsara. Dampaknya ia bisa melakukan hal-hal yang diluar nalar manusia, lebih ekstrem lagi ia bisa melakukan bunuh diri.

Baca Juga: Mari Kita Cek Pola Pengasuhan Anak-Anak Kita

Memendam Kekesalan

Saat anak sudah dewasa, ia akan mengekspresikan semua kekesalan yang selama ini ia tahan dan pendam. Sosmed menjadi sarana ideal untuk mengungkapkan segala kekesalannya termasuk juga kekesalannya kepada orang tuanya.

Mencari Kebebasan di Tempat yang Salah

Anak akan mencari kebebasan di tempat yang salah. Saat anak menginjak remaja ia akan cenderung berkawan dengan teman-temannya yang menawarkan kebebasan.

Anak akan terjerumus pada lubang kenistaan seperti ikut geng motor, berperilaku bebas, bahkan kebebasannya bisa kelewatan dengan melakukan seks bebas, tawuran ataupun penggunaan narkoba.

Baca Juga: 2 Kegiatan untuk Meningkatkan Kreativitas Anak

Tidak Pernah Menjadi Diri Sendiri

Anak tidak akan pernah menjadi dirinya sendiri. Dikarenakan di waktu kecil, anak tidak memiliki kebebasan untuk berekpresi, bereksplorasi sehingga jati diri dan potensinya tidak pernah muncul maka ia akan mudah melakukan imitasi.

Ia tidak memiliki pendirian, mudah terombang-ambing dan suka meniru perilaku orang lain yang sedang nge-tren.

Ayah Bunda, itulah 11 dampak negatif jika anak terlalu dikekang. Semoga keluarga Sahabat Muslim semua tidak ada yang melakukan pengekangan terhadap anak-anak ya.[ind]

Tags: dampak negatif jika anak terlalu dikekang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ketika Anak Laki-Laki Minta Disunat

Next Post

Stylish dan Trendy, Lebih Percaya Diri Mengenakan Hijab Berwarna Putih

Next Post
Stylish dan Trendy, Lebih Percaya Diri Mengenakan Hijab Berwarna Putih

Stylish dan Trendy, Lebih Percaya Diri Mengenakan Hijab Berwarna Putih

Waspada, Duduk Terlalu Lama di Depan Komputer Bisa Lemahkan Otot

Waspada, Duduk Terlalu Lama di Depan Komputer Bisa Lemahkan Otot

Hukum Membaca Al Kahfi pada Hari Jumat

Al-Qur'an Diturunkan dalam Tujuh Huruf

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8109 shares
    Share 3244 Tweet 2027
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1985 shares
    Share 794 Tweet 496
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1958 shares
    Share 783 Tweet 490
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3603 shares
    Share 1441 Tweet 901
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5055 shares
    Share 2022 Tweet 1264
  • Lebaran dan Liburan

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Orang yang Wafat Mengetahui Kondisi Keluarga yang Masih Hidup (Bag. 2)

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • Tetap Shalih Setelah Ramadan

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga