• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 26 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Jangan Memuji Anak dengan Kritikan Masa Lalu

09/04/2026
in Parenting, Unggulan
Stimulasi Gerak Lokomotor pada Anak

(foto: pixabay)

87
SHARES
667
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Jangan memuji dengan kritikan masa lalu. Bunda, memuji anak itu harus mampu membuat anak termotivasi dan mampu membesarkan hatinya, bukan malah sebaliknya, membuatnya kerdil dan demotivasi.

Memuji yang memberikan dorongan motivasi dan membesarkan hati, contohnya seperti ini, Bun. Saat anak tidak bertengkar dengan adik atau kakaknya, maka pujilah dengan kata-kata seperti ini:

“Bunda bangga dengan Kakak karena membuat Adik senang bermain dengan Kakak, pasti Allah tambah sayang dengan Kakak dan dicatat malaikat di bahu kanan sebagai amal kebaikan.”

Baca Juga: Jangan Ada Pencitraan dengan Allah

Jangan Memuji Anak dengan Kritikan Masa Lalu

Sebagai perbandingan Bun, berikut ini contoh memuji yang awalnya memotivasi namun malah menjadikan anak demotivasi dan menjatuhkan, misalnya:

“Ini baru anak hebat tidak bertengkar dengan Adiknya. Tidak seperti kemarin, bertengkar hingga Adik menangis, Bunda jadi pusing dan marah-marah sama Kakak”.

Bunda tahu, apa persamaan dan perbedaan dua pujian di atas. Betul sekali Bun, persamaannya adalah sama-sama memberikan pujian sedangkan perbedaannya adalah pujian yang kedua disertai kritikan masa lalu. Bunda memuji kebaikan anak sambil mengingatkan kesalahan anak di masa lalu.

Pujian yang diikuti kritikan masa lalu menjadikan pujian tidak berarti dan anak menjadi sedih karena diungkit kesalahan masa lalunya.

Jangankan anak, kita sendiri kalau diungkit-ungkit kesalahan masa lalu juga sebel dan benci-kan. Jadi, saat Bunda memuji anak, Bunda tidak perlu mengukit kesalahan anak masa lalu ya Bun.

Baca Juga:

Pujilah Perilakunya Bukan Fisiknya

Bunda, hendaknya menghindari memuji fisik anak tetapi pujilah sikap, usaha dan perilakunya. Hati-hati lho Bun, memuji fisik seperti cantik, gagah, tampan, putih, imut.

Kenapa Bun kira-kira pujian seperti itu perlu dihindari sebab pujian fisik itu bisa memunculkan sifat sombong dalam diri anak.

Biasanya pujian fisik itu dilakukan saat memanggil anak misalnya nih, hai cantik, anak ganteng, si tampan dan sebagainya. Pujian itu akan mendorong anak merasa tampan dan cantik sehingga memunculkan rasa bangga terhadap dirinya dan ujungnya timbul rasa sombong pada dirinya.

Pujilah perbuatan, perilaku dan sikap anak. Ingat ya Bun, Allah itu menilai perilaku bukan fisik seseorang. Jadi Bun, mulai sekarang stop memuji fisik anak ya, karena bisa melahirkan sikap sombong pada anak tetapi pujilah setiap sikap dan perilaku anak yang baik.

Satu lagi Bun, dampak positif memuji perilaku dan usaha anak itu akan menjadikan anak mampu mengontrol diri untuk senantiasa berbuat baik lebih banyak lagi dan berusaha tidak melakukan perbuatan yang tidak baik.[ind]

sumber: Kulwap Tumbuh Yuk! Randy Ariyanto W. dan Dyah Lestyarini. Rumah Pintar Aisha: Juli 2021.

Tags: Jangan Memuji Anak dengan Kritikan Masa Lalu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Disgrafia, Gangguan Menulis pada Anak

Next Post

Apabila Biaya Haji Naik, Presiden Minta Jangan Bebankan Jemaah

Next Post
Apabila Biaya Haji Naik, Presiden Minta Jangan Bebankan Jemaah

Apabila Biaya Haji Naik, Presiden Minta Jangan Bebankan Jemaah

Jangan Menunggu Suami Lebih Baik, Baru Taat

Jangan Menunggu Suami Lebih Baik, Baru Taat

Kemenangan Itu Setelah Ujian

Kemenangan Itu Setelah Ujian

  • Rekor Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    Rekor MURI Terpecahkan, IKADI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib Serentak dan Terbesar di Indonesia

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9608 shares
    Share 3843 Tweet 2402
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1402 shares
    Share 561 Tweet 351
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2560 shares
    Share 1024 Tweet 640
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    318 shares
    Share 127 Tweet 80
  • MUI Rilis Fatwa Ibadah Puasa dan Idul Fitri

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2490 shares
    Share 996 Tweet 623
  • Alaska Tawarkan Turis Vaksin Covid-19 Mulai 1 Juni

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Freedom, Film Dokumenter tentang Perjalanan Spiritual 50 Mualaf Dunia

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Anis Byarwati Kunjungi Dua Titik Pengungsian di Jakarta Timur

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga