• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 24 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Jangan Memuji Anak dengan Kritikan Masa Lalu

09/04/2026
in Parenting, Unggulan
Stimulasi Gerak Lokomotor pada Anak

(foto: pixabay)

86
SHARES
661
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Jangan memuji dengan kritikan masa lalu. Bunda, memuji anak itu harus mampu membuat anak termotivasi dan mampu membesarkan hatinya, bukan malah sebaliknya, membuatnya kerdil dan demotivasi.

Memuji yang memberikan dorongan motivasi dan membesarkan hati, contohnya seperti ini, Bun. Saat anak tidak bertengkar dengan adik atau kakaknya, maka pujilah dengan kata-kata seperti ini:

“Bunda bangga dengan Kakak karena membuat Adik senang bermain dengan Kakak, pasti Allah tambah sayang dengan Kakak dan dicatat malaikat di bahu kanan sebagai amal kebaikan.”

Baca Juga: Jangan Ada Pencitraan dengan Allah

Jangan Memuji Anak dengan Kritikan Masa Lalu

Sebagai perbandingan Bun, berikut ini contoh memuji yang awalnya memotivasi namun malah menjadikan anak demotivasi dan menjatuhkan, misalnya:

“Ini baru anak hebat tidak bertengkar dengan Adiknya. Tidak seperti kemarin, bertengkar hingga Adik menangis, Bunda jadi pusing dan marah-marah sama Kakak”.

Bunda tahu, apa persamaan dan perbedaan dua pujian di atas. Betul sekali Bun, persamaannya adalah sama-sama memberikan pujian sedangkan perbedaannya adalah pujian yang kedua disertai kritikan masa lalu. Bunda memuji kebaikan anak sambil mengingatkan kesalahan anak di masa lalu.

Pujian yang diikuti kritikan masa lalu menjadikan pujian tidak berarti dan anak menjadi sedih karena diungkit kesalahan masa lalunya.

Jangankan anak, kita sendiri kalau diungkit-ungkit kesalahan masa lalu juga sebel dan benci-kan. Jadi, saat Bunda memuji anak, Bunda tidak perlu mengukit kesalahan anak masa lalu ya Bun.

Baca Juga:

Pujilah Perilakunya Bukan Fisiknya

Bunda, hendaknya menghindari memuji fisik anak tetapi pujilah sikap, usaha dan perilakunya. Hati-hati lho Bun, memuji fisik seperti cantik, gagah, tampan, putih, imut.

Kenapa Bun kira-kira pujian seperti itu perlu dihindari sebab pujian fisik itu bisa memunculkan sifat sombong dalam diri anak.

Biasanya pujian fisik itu dilakukan saat memanggil anak misalnya nih, hai cantik, anak ganteng, si tampan dan sebagainya. Pujian itu akan mendorong anak merasa tampan dan cantik sehingga memunculkan rasa bangga terhadap dirinya dan ujungnya timbul rasa sombong pada dirinya.

Pujilah perbuatan, perilaku dan sikap anak. Ingat ya Bun, Allah itu menilai perilaku bukan fisik seseorang. Jadi Bun, mulai sekarang stop memuji fisik anak ya, karena bisa melahirkan sikap sombong pada anak tetapi pujilah setiap sikap dan perilaku anak yang baik.

Satu lagi Bun, dampak positif memuji perilaku dan usaha anak itu akan menjadikan anak mampu mengontrol diri untuk senantiasa berbuat baik lebih banyak lagi dan berusaha tidak melakukan perbuatan yang tidak baik.[ind]

sumber: Kulwap Tumbuh Yuk! Randy Ariyanto W. dan Dyah Lestyarini. Rumah Pintar Aisha: Juli 2021.

Tags: Jangan Memuji Anak dengan Kritikan Masa Lalu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Disgrafia, Gangguan Menulis pada Anak

Next Post

Apabila Biaya Haji Naik, Presiden Minta Jangan Bebankan Jemaah

Next Post
Apabila Biaya Haji Naik, Presiden Minta Jangan Bebankan Jemaah

Apabila Biaya Haji Naik, Presiden Minta Jangan Bebankan Jemaah

Jangan Menunggu Suami Lebih Baik, Baru Taat

Jangan Menunggu Suami Lebih Baik, Baru Taat

Kemenangan Itu Setelah Ujian

Kemenangan Itu Setelah Ujian

  • Mengenal Zafeera Anti UV, Kain Premium yang Nyaman, Adem, dan Elegan untuk Aktivitas Seharian

    Mengenal Zafeera Anti UV, Kain Premium yang Nyaman, Adem, dan Elegan untuk Aktivitas Seharian

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9167 shares
    Share 3667 Tweet 2292
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    715 shares
    Share 286 Tweet 179
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1228 shares
    Share 491 Tweet 307
  • Lidah Mertua yang Menyebalkan

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4148 shares
    Share 1659 Tweet 1037
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11706 shares
    Share 4682 Tweet 2927
  • Buka Aura, Bagaimana Hukumnya menurut Syariah?

    5633 shares
    Share 2253 Tweet 1408
  • Keutamaan Menyebarkan Salam

    175 shares
    Share 70 Tweet 44
  • Tokoh Muda Kemanusiaan Itu Telah ‘Pergi’

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga