• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 13 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Jangan Memuji Anak dengan Kritikan Masa Lalu

09/04/2026
in Parenting, Unggulan
Stimulasi Gerak Lokomotor pada Anak

(foto: pixabay)

86
SHARES
663
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Jangan memuji dengan kritikan masa lalu. Bunda, memuji anak itu harus mampu membuat anak termotivasi dan mampu membesarkan hatinya, bukan malah sebaliknya, membuatnya kerdil dan demotivasi.

Memuji yang memberikan dorongan motivasi dan membesarkan hati, contohnya seperti ini, Bun. Saat anak tidak bertengkar dengan adik atau kakaknya, maka pujilah dengan kata-kata seperti ini:

“Bunda bangga dengan Kakak karena membuat Adik senang bermain dengan Kakak, pasti Allah tambah sayang dengan Kakak dan dicatat malaikat di bahu kanan sebagai amal kebaikan.”

Baca Juga: Jangan Ada Pencitraan dengan Allah

Jangan Memuji Anak dengan Kritikan Masa Lalu

Sebagai perbandingan Bun, berikut ini contoh memuji yang awalnya memotivasi namun malah menjadikan anak demotivasi dan menjatuhkan, misalnya:

“Ini baru anak hebat tidak bertengkar dengan Adiknya. Tidak seperti kemarin, bertengkar hingga Adik menangis, Bunda jadi pusing dan marah-marah sama Kakak”.

Bunda tahu, apa persamaan dan perbedaan dua pujian di atas. Betul sekali Bun, persamaannya adalah sama-sama memberikan pujian sedangkan perbedaannya adalah pujian yang kedua disertai kritikan masa lalu. Bunda memuji kebaikan anak sambil mengingatkan kesalahan anak di masa lalu.

Pujian yang diikuti kritikan masa lalu menjadikan pujian tidak berarti dan anak menjadi sedih karena diungkit kesalahan masa lalunya.

Jangankan anak, kita sendiri kalau diungkit-ungkit kesalahan masa lalu juga sebel dan benci-kan. Jadi, saat Bunda memuji anak, Bunda tidak perlu mengukit kesalahan anak masa lalu ya Bun.

Baca Juga:

Pujilah Perilakunya Bukan Fisiknya

Bunda, hendaknya menghindari memuji fisik anak tetapi pujilah sikap, usaha dan perilakunya. Hati-hati lho Bun, memuji fisik seperti cantik, gagah, tampan, putih, imut.

Kenapa Bun kira-kira pujian seperti itu perlu dihindari sebab pujian fisik itu bisa memunculkan sifat sombong dalam diri anak.

Biasanya pujian fisik itu dilakukan saat memanggil anak misalnya nih, hai cantik, anak ganteng, si tampan dan sebagainya. Pujian itu akan mendorong anak merasa tampan dan cantik sehingga memunculkan rasa bangga terhadap dirinya dan ujungnya timbul rasa sombong pada dirinya.

Pujilah perbuatan, perilaku dan sikap anak. Ingat ya Bun, Allah itu menilai perilaku bukan fisik seseorang. Jadi Bun, mulai sekarang stop memuji fisik anak ya, karena bisa melahirkan sikap sombong pada anak tetapi pujilah setiap sikap dan perilaku anak yang baik.

Satu lagi Bun, dampak positif memuji perilaku dan usaha anak itu akan menjadikan anak mampu mengontrol diri untuk senantiasa berbuat baik lebih banyak lagi dan berusaha tidak melakukan perbuatan yang tidak baik.[ind]

sumber: Kulwap Tumbuh Yuk! Randy Ariyanto W. dan Dyah Lestyarini. Rumah Pintar Aisha: Juli 2021.

Tags: Jangan Memuji Anak dengan Kritikan Masa Lalu
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mengenal Disgrafia, Gangguan Menulis pada Anak

Next Post

Apabila Biaya Haji Naik, Presiden Minta Jangan Bebankan Jemaah

Next Post
Apabila Biaya Haji Naik, Presiden Minta Jangan Bebankan Jemaah

Apabila Biaya Haji Naik, Presiden Minta Jangan Bebankan Jemaah

Jangan Menunggu Suami Lebih Baik, Baru Taat

Jangan Menunggu Suami Lebih Baik, Baru Taat

Kemenangan Itu Setelah Ujian

Kemenangan Itu Setelah Ujian

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    497 shares
    Share 199 Tweet 124
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9312 shares
    Share 3725 Tweet 2328
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11756 shares
    Share 4702 Tweet 2939
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4221 shares
    Share 1688 Tweet 1055
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1281 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026: Kuatkan Keluarga untuk Cetak Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Salimahpreneur Expo 2026, Tingkatkan Kapasitas Entrepreneur Perempuan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    1068 shares
    Share 427 Tweet 267
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga