• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 23 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Sudirman Said Ajak Petani Bawang Perbaiki Manajemen Pasca Panen

21/07/2017
in Berita
71
SHARES
547
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Nasib petani pada umumnya, tak terkecuali petani bawang cukup mengenaskan. Saat musim tanam harga bibit dan pupuk mahal. Sementara pada musim  panen harga jual produknya rendah.

“Situasi seperti ini harus diakhiri. Petani harus mendapat keuntungan yang layak. Sekarang ini yang banyak mendapat keuntungan piha-pihak yang tidak terlibat dalam proses penanaman,” kata mantan Menteri ESDM Sudirman Said saat panen bawang di Dukuh Siramin, Desa Slatri, Brebes, Jateng, Rabu (19/7).

Menurut Sudirman,yang sejak kecil tinggal di desa, persoalan petani bawang masih sama. Yakni keterbatasan kemampuan keuangan, akses pasar, dan penanganan pasca panen.  Akibatnya ketika panen serentak, harga turun tapi mereka terpaksa harus menjual hasil panennya.  

“Para petani bukannya untung malah buntung,” tutur Sudirman Said, di dukuh Siramin, desa Slatri, Larangan, kabupaten Brebes.

Sejak setahun lalu, Sudirman bekerja sama dengan para Petani di desa kelahirannya menanam bawang dan cabe.  Ia dibantu para sahabat yang menyediakan modal kerja, termasuk biaya sewa lahan. 

Dalam kesempatan itu Sudirman menyatakan, sudah lama ingin mengajak para petani memperbaiki manajemen pasca panen.  Agar ketika harga rendah jangan buru-buru menjual hasil panennya agar bisa memperoleh keuntungan yang memadai. 

“Kalau bawang kita keringkan dan simpan dengan baik, kualitasnya terjaga , dan jumlahnya cukup banyak kita bisa buka akses pasar langsung kepada pengguna akhir,” terang dia.

“Saya akan mendorong petani membuat kelompok atau koperasi, kalau ada badan hukum bisa kita bantu mendapatkan permodalan, supaya biaya tanam dan biaya hidup bisa didukung selama masa masa sulit menunggu panen atau menungggu harga bagus,” jelasnya.

Dari diskusi dengan beberapa petani dan tokoh masyarakat di Brebes, lanjut dia, mata rantai pasokan dari petani ke pembeli akhir bisa melalui enam sampai delapan perantara.  Akibat panjangnya rantai distribusi harga yang dinikmati petani kadang kadang hanya setengah dari harga jual kepada pembeli terakhir.

Jumlah usaha pertanian bawang di Brebes kurang lebih 220 ribu, sebagian besar merupakan usaha rumah tangga.  Sedikit sekali yang merupakan usaha berbadan hukum.  Ini membatasi ruanh gerak dan akses modal.

Luas lahan pertanian di Brebes dari hasil sensus terakhir 166 ribu hektar. Kemungkinan sudah makin menyempit karena konversi menjadi tempat tinggal dan pengembangan wilayah, termasuk industri.

Pada 2010, produksi bawang merah Kabupaten Brebes mencapai 400.501 ton, atau 79,09 persen dari total produksi bawang merah di seluruh wilayah Jawa Tengah yang jumlahnya 506.357 ton. Terhadap produksi bawang nasional yang jumlahnya 1.048.934 ton, Brebes menyumbangkan 38,18 persen dari total produksi nasional. 

Rata rata sumbangan produksi bawang dari Brebes pada kebutuhan nasional antara 40 persen sampai 50 persen.

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tetap Cantik dengan Diet Jus Beetroot

Next Post

Jika Subsidi Listrik Tidak Tepat Sasaran Masyarakat Dapat Lapor ke Kelurahan

Next Post

Jika Subsidi Listrik Tidak Tepat Sasaran Masyarakat Dapat Lapor ke Kelurahan

Oseng Kikil, Resep Santap Malam Spesial Dalam Tiga Langkah Mudah

Oseng Kikil, Resep Santap Malam Spesial Dalam Tiga Langkah Mudah

Rusak Berat, Kemenag Segera Bangun KUA dan Kampung Zakat di Perbatasan Indonesia

  • Tujuh Tahun Pernikahan Meyda Sefira dan Jusuf

    Tujuh Tahun Pernikahan Meyda Sefira dan Jusuf

    322 shares
    Share 129 Tweet 81
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8095 shares
    Share 3238 Tweet 2024
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1953 shares
    Share 781 Tweet 488
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3592 shares
    Share 1437 Tweet 898
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    662 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Tips Membedakan Kerupuk Kulit Babi dan Kulit Sapi

    792 shares
    Share 317 Tweet 198
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    849 shares
    Share 340 Tweet 212
  • Daftar Pertanyaan Ayah untuk Calon Menantu Lelakinya

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
  • Mandi Junub Menggunakan Shower

    5047 shares
    Share 2019 Tweet 1262
  • Perusahaan di Cikarang Wajibkan Karyawannya Shalat Berjamaah

    194 shares
    Share 78 Tweet 49
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga