• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Unggulan

Travelogue, Life in Pakistani Village

Pertama kali aku berkunjung ke desa ini di tahun 2009, belum ada listrik masuk desa dan belum ada kamar mandi.

08/09/2023
in Unggulan, Wisata
Travelogue, Life in Pakistani Village

Travelogue, Life in Pakistani Village

178
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Travelogue, Life in Pakistani Village ini ditulis oleh Millana, seorang WNI yang bermukim di Lahore, Pakistan. Dalam perjalanan pulang dari Mianwali ke Lahore, kami singgah di desa saudara perempuan nenek buyut suami di daerah Quaidabad. Beliau, alhamdulilah masih hidup, berusia lebih dari 90 tahun.

Saat melihat kedatangan kami, beliau menangis tersedu-sedu. Dia teringat dengan amarhumah ibu (mertua) yang belum lama meninggal dunia.

Kami juga ikut terharu dan dapat merasakan kesedihan yang dia tanggung. Menyaksikan satu persatu sanak keluarga meninggal dunia, menyaksikan naik turunnya ritme kehidupan keluarga dan sekitarnya.

Dia katakan, dia sudah cukup melihat dunia. Dia masih menunggu kapan gilirannya tiba.

Aku melihat sekeliling. Ternyata memang sudah banyak perubahan. Pertama kali aku berkunjung ke desa ini di tahun 2009, belum ada listrik masuk desa dan belum ada kamar mandi.

Aku masih ingat betul ketidaknyamanan yang kurasakan saat itu, terlebih dalam kondisi hamil di musim panas Pakistan yang sangat menyengat.

Suami bilang, salah satu sepupunya di desa ini yang mendapat pekerjaan di Angkatan Udara berusaha membujuk sang ayah–yang juga paman dari suamiku–untuk berjuang mendapat pasokan listrik dari pemerintah. Mereka pun akhirnya berhasil mendapatkan akses listrik.

Kemudian si anak membelikan TV. Sejak saat itu, ayahnya menjadi kecanduan TV drama seri hampir setiap hari, bahkan hingga terbawa mimpi kekesalannya terhadap tokoh antagonis wanita. Itulah drama tv, drama kehidupan.

Di rumahnya berjajar enam ruangan yang ditinggali tiga keluarga. Dapur ada dua, di dalam rumah dan di luar rumah. Saat musim panas mereka memasak di luar rumah.

Sebaliknya, saat musim dingin, mereka memasak di dalam rumah. Perkakas dapur juga sederhana. Tidak menggunakan gas, tidak juga kayu bakar. Tetapi menggunakan sumber bahan bakar biomass yang berasal dari sisa kotoran ternak.

Kotoran ternak dijemur dan dijadikan biogas/Foto: istimewa

Baca Juga: Bocah 4 Tahun Pakistan Buat Sejarah Ssebagai Orang Termuda dengan Lengan Bionik

Travelogue, Life in Pakistani Village

Kotoran ternak sapi, unta, kerbau, domba dikeringkan di dinding dan atap rumah. Lalu digunakan sebagai bahan bakar pengganti kayu. Menurut para ilmuwan, sumber bahan bakar ini lebih efektif dan cepat daripada kayu bakar.

Aku mendengar suara bayi menangis. Ketika masuk ke dalamnya, ruangan ini ternyata hanya berisi dua tempat tidur anyaman bambu, atau disebut charpai dan beralaskan lantai tanah pasir.

Langit-langit beratapkan kayu yang saling bersilang.

Di antara teralis kayu-kayu itu terlihat beberapa burung menetap dan terkadang terbang ke sana kemari di dalam ruangan, dengan bayi berusia dua bulan yang masih menangis menunggu sang ibu menyusuinya.

Di ruangan lain yang tampak lebih rapi adalah ruang tamu. Sofa warna-warni, alas lantai semen dan pernak-pernik perkakas rumah tangga terpampang di dinding: seperti satu set piring, hot pot, cangkir, ketel air, dan lain-lain.

Sudah menjadi adat tradisional rumah di Pakistan, mereka akan memajang perkakas jehez (harta bawaan/hantaran pengantin wanita) di ruang tamu mereka.

Jehez atau perkakas bawaan pengantin perempuan/Foto: istimewa

Di pekarangan terdapat beberapa kandang hewan. Anak domba dan anak kambing ada di tengah halaman. Kerbau ada di sisi kiri dekat kamar mandi.

Tak jauh darinya, berdiri pompa air dan kolam air untuk minum hewan ternak. Tempat unta ada di sebelahnya. Di tembok belakang, tampak kotoran hewan yang sedang dikeringkan.

Ketika unta tiba dari padang rumput, anak-anakku melonjak gembira dan mencoba merasakan pengalaman menyentuh unta dari dekat. Mereka masih belum berani menungganginya.

Foto: istimewa

Tak lama kemudian, sepupu mereka yang sebaya, Kamran, tiba. Dia mengajak anak-anak bermain bersama. Mengejar ayam, mengejar kambing ke sana ke mari.

Ada anak kambing yang lucu dan baru berusia dua bulan. Kamran mempertunjukkan atraksi sirkusnya. Dia melakukan beberapa trik untuk membuat si anak kambing berdiri dan berjalan dengan kedua kaki.

Aku dan anak-anak gembira menyaksikan pemandangan yang tak biasa ini.

Tak lama kemudian, datang bibi dan menantu perempuan keluarga ini bersama rombongan sapi, kerbau dan domba. Uniknya, kedatangan mereka juga disambut oleh suara para anak-anak sapi, kambing dan domba dari dalam kandang. Mereka tahu ibu mereka telah kembali pulang, maka saatnya menyusui tiba. Aku tertawa geli melihat satu anak sapi yang memaksa ibunya untuk menyusui sambil berjalan. Rupanya, mereka sudah tak sabaran.

Foto: istimewa

Kamran juga membawa anak-anak ke sawah, ladang, dan padang rumput. Menikmati alam bebas lepas, menghirup udara segar dan menikmati senandung suara para hewan ternak dan binatang lainnya. Dunia yang ramai.

Sejenak, kami seakan terlupa bahwa dunia kami masih terkungkung oleh pandemi korona.

Saat pulang, anak-anakku bertanya, “Kapan kita akan kembali berkunjung ke desa ini?”

Allah knows.

Lahore, 27 Januari 2021.[ind]

Penulis: A housewife and a homeschooler who likes creative writing and travelling, living in Pakistan. Penulis dapat dijumpai di: IG/ anadhani313 dan milana313.wordpress.com

 

Tags: Desa di PakistanLife in Pakistani VillageTravelogue
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Beda Anosmia dengan Gejala Covid

Next Post

Bagaimana Poligami yang Benar dalam Islam?

Next Post
Bagaimana cara poligami yang benar dalam Islam?

Bagaimana Poligami yang Benar dalam Islam?

Tanda Dekatnya Hari Kiamat Sudah Tampak di Arab

Yang Nyata dan Yang Semu

Belajar dari Awan Mendung

Inilah Kenapa Orang Percaya Mitos

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8242 shares
    Share 3297 Tweet 2061
  • Menghina Allah dalam Hati

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Yuk Berburu Menu Vegetarian di Vegan Festival Indonesia 2018

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11268 shares
    Share 4507 Tweet 2817
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4227 shares
    Share 1691 Tweet 1057
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3303 shares
    Share 1321 Tweet 826
  • Pimpin Upacara Hari Kartini, Faelasufa Dorong Affordable Child Care di Batang

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga