• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 7 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Yang Nyata dan Yang Semu

08/09/2023
in Nasihat
Tanda Dekatnya Hari Kiamat Sudah Tampak di Arab

Ilustrasi, foto: four season hotel and resort

84
SHARES
645
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

YANG nyata dan yang semu selalu hadir di setiap hidup kita. Sayangnya, tak semua orang memahami betul, mana yang nyata dan mana yang semu.

Dunia dan akhirat seperti dua sisi yang sering tertukar. Yang nyata terlihat semu, dan sebaliknya: yang semu terlihat begitu nyata.

Ketika seseorang bersedekah, apa yang terpikir pada umumnya: sebagian uangnya telah berkurang. Karena, telah disedekahkan. Syukurnya, sisa uangnya masih banyak.

Ada dua sisi tentang yang nyata dan semu di momen itu. Yaitu, seolah nyata adalah uangnya yang masih sisa banyak. Dan yang semu adalah uangnya yang berkurang karena telah disedekahkan.

Dalam paradigma inilah, sangat wajar jika orang bersedekah dengan jumlah yang sangat sedikit. Karena ia menganggap bahwa yang nyata adalah apa yang saat ini ia punya. Dan yang disedekahkan menjadi hal semu yang tak lagi ia pedulikan.

Padahal menurut pandangan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Harta miliknya yang nyata adalah yang telah ia sedekahkan. Sementara sisanya adalah yang semu, yang tak lama lagi akan menjadi milik orang lain.

Paradigma inilah yang dimiliki sahabat mulia Nabi yang bernama Abdurrahman bin Auf radhiyallahu ‘anhu. Ketika Nabi membutuhkan dana besar dalam perjuangan Islam, Abdurrahman bin Auf selalu menyisakan harta untuk hidupnya dalam jumlah yang sedikit. Sebuah kebalikan seperti yang kita pahami.

Episod yang lain adalah tentang ibadah. Nabi menjelaskan bahwa dua rakaat sebelum Shalat Subuh lebih baik dari dunia dan isinya.

Meski informasi ini disampaikan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, tidak banyak orang yang tertarik. Bahkan Shalat Subuh pun bisa kesiangan.

Bayangkan jika ada malaikat yang siap mentransfer uang bagi siapa yang shalat dua rakaat sebelum Shalat Subuh. Besar uangnya sangat luar biasa. Maka, akan begitu banyak orang yang berebut untuk bisa melaksanakan ibadah sederhana ini.

Lagi-lagi, banyak orang yang tidak bisa membedakan mana yang semu dan mana yang nyata. Karena tidak terlihat, maka yang nyata menjadi semu. Begitu pun sebaliknya.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Dan mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat hanyalah kesenangan (yang semu).” (QS. Ar-Ra’d: 26)

Islam tidak mengajarkan bahwa hidup miskin itu mulia. Tidak juga mengajarkan bahwa jabatan duniawi itu tak perlu. Karena sebaik-baik harta dan jabatan adalah yang berada di tangan orang yang beriman.

Peringatan yang semu dan yang nyata adalah tentang orientasi hidup. Seperti yang diajarkan Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani bahwa dunia itu cukup diletakkan di tangan saja, bukan di hati.

Meskipun harta banyak, jabatan tinggi; tapi posisi semuanya tidak berada di hati. Hanya sekadar alat untuk meraih yang nyata sebenarnya: kebahagiaan akhirat. [Mh]

Tags: akhirat yang abadiDunia yang fana
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bagaimana Poligami yang Benar dalam Islam?

Next Post

Inilah Kenapa Orang Percaya Mitos

Next Post
Belajar dari Awan Mendung

Inilah Kenapa Orang Percaya Mitos

Banyak Orang Bermimpi Cepat Sukses

Aku Membayangkan Begini Mungkin di Surga Nanti

Selalu Ada Kemungkinan Berubah

Empat Sisi Negatif Mitos

  • Waspada terhadap Bahaya Syaitan, Dapat Membuat Manusia Lupa dan Panjang Angan-angan

    Waspada terhadap Bahaya Syaitan, Dapat Membuat Manusia Lupa dan Panjang Angan-angan

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • PT Donggi Senoro LNG dan Rumah Zakat Salurkan 100 Paket Hygienekit untuk Korban Gempa di Poso

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Milaf Cola: Inovasi Kola dari Saudi Arabia yang Dibuat dari Buah Kurma

    141 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Batik Danar Hadi Tampilkan Fashion Show Bertema Kembang Parang

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7801 shares
    Share 3120 Tweet 1950
  • 7 Akun Instagram Influencer Dakwah yang Bikin Kita Nggak Ketinggalan Berita Terkini

    738 shares
    Share 295 Tweet 185
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    525 shares
    Share 210 Tweet 131
  • Kebijaksanaan Nabi Sulaiman ketika Memutuskan Perkara Dua Orang Ibu yang Berselisih karena Anaknya Dibawa Serigala

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Cara Mendapatkan Syafaat di Hari Kiamat

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3345 shares
    Share 1338 Tweet 836
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga