• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 8 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Yang Nyata dan Yang Semu

08/09/2023
in Nasihat
Tanda Dekatnya Hari Kiamat Sudah Tampak di Arab

Ilustrasi, foto: four season hotel and resort

87
SHARES
672
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

YANG nyata dan yang semu selalu hadir di setiap hidup kita. Sayangnya, tak semua orang memahami betul, mana yang nyata dan mana yang semu.

Dunia dan akhirat seperti dua sisi yang sering tertukar. Yang nyata terlihat semu, dan sebaliknya: yang semu terlihat begitu nyata.

Ketika seseorang bersedekah, apa yang terpikir pada umumnya: sebagian uangnya telah berkurang. Karena, telah disedekahkan. Syukurnya, sisa uangnya masih banyak.

Ada dua sisi tentang yang nyata dan semu di momen itu. Yaitu, seolah nyata adalah uangnya yang masih sisa banyak. Dan yang semu adalah uangnya yang berkurang karena telah disedekahkan.

Dalam paradigma inilah, sangat wajar jika orang bersedekah dengan jumlah yang sangat sedikit. Karena ia menganggap bahwa yang nyata adalah apa yang saat ini ia punya. Dan yang disedekahkan menjadi hal semu yang tak lagi ia pedulikan.

Padahal menurut pandangan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Harta miliknya yang nyata adalah yang telah ia sedekahkan. Sementara sisanya adalah yang semu, yang tak lama lagi akan menjadi milik orang lain.

Paradigma inilah yang dimiliki sahabat mulia Nabi yang bernama Abdurrahman bin Auf radhiyallahu ‘anhu. Ketika Nabi membutuhkan dana besar dalam perjuangan Islam, Abdurrahman bin Auf selalu menyisakan harta untuk hidupnya dalam jumlah yang sedikit. Sebuah kebalikan seperti yang kita pahami.

Episod yang lain adalah tentang ibadah. Nabi menjelaskan bahwa dua rakaat sebelum Shalat Subuh lebih baik dari dunia dan isinya.

Meski informasi ini disampaikan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, tidak banyak orang yang tertarik. Bahkan Shalat Subuh pun bisa kesiangan.

Bayangkan jika ada malaikat yang siap mentransfer uang bagi siapa yang shalat dua rakaat sebelum Shalat Subuh. Besar uangnya sangat luar biasa. Maka, akan begitu banyak orang yang berebut untuk bisa melaksanakan ibadah sederhana ini.

Lagi-lagi, banyak orang yang tidak bisa membedakan mana yang semu dan mana yang nyata. Karena tidak terlihat, maka yang nyata menjadi semu. Begitu pun sebaliknya.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Dan mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat hanyalah kesenangan (yang semu).” (QS. Ar-Ra’d: 26)

Islam tidak mengajarkan bahwa hidup miskin itu mulia. Tidak juga mengajarkan bahwa jabatan duniawi itu tak perlu. Karena sebaik-baik harta dan jabatan adalah yang berada di tangan orang yang beriman.

Peringatan yang semu dan yang nyata adalah tentang orientasi hidup. Seperti yang diajarkan Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani bahwa dunia itu cukup diletakkan di tangan saja, bukan di hati.

Meskipun harta banyak, jabatan tinggi; tapi posisi semuanya tidak berada di hati. Hanya sekadar alat untuk meraih yang nyata sebenarnya: kebahagiaan akhirat. [Mh]

Tags: akhirat yang abadiDunia yang fana
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bagaimana Poligami yang Benar dalam Islam?

Next Post

Inilah Kenapa Orang Percaya Mitos

Next Post
Belajar dari Awan Mendung

Inilah Kenapa Orang Percaya Mitos

Banyak Orang Bermimpi Cepat Sukses

Aku Membayangkan Begini Mungkin di Surga Nanti

Selalu Ada Kemungkinan Berubah

Empat Sisi Negatif Mitos

  • Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    Refleksi Bumi yang Berguncang: Ketika Empat Gunung Meletus Bersamaan dan Pesan di Baliknya

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9271 shares
    Share 3708 Tweet 2318
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Asosiasi PPIU Bentuk Kanal Komunikasi bagi Tour Leader yang Mendampingi Jemaah

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Trik Mudah Mengolah Pare agar Tidak Pahit

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4197 shares
    Share 1679 Tweet 1049
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4781 shares
    Share 1912 Tweet 1195
  • Menyapu di Malam Hari Menurut Islam, Benarkah Sebabkan Kemiskinan?

    2552 shares
    Share 1021 Tweet 638
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga