• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Yang Nyata dan Yang Semu

08/09/2023
in Nasihat
Tanda Dekatnya Hari Kiamat Sudah Tampak di Arab

Ilustrasi, foto: four season hotel and resort

85
SHARES
651
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

YANG nyata dan yang semu selalu hadir di setiap hidup kita. Sayangnya, tak semua orang memahami betul, mana yang nyata dan mana yang semu.

Dunia dan akhirat seperti dua sisi yang sering tertukar. Yang nyata terlihat semu, dan sebaliknya: yang semu terlihat begitu nyata.

Ketika seseorang bersedekah, apa yang terpikir pada umumnya: sebagian uangnya telah berkurang. Karena, telah disedekahkan. Syukurnya, sisa uangnya masih banyak.

Ada dua sisi tentang yang nyata dan semu di momen itu. Yaitu, seolah nyata adalah uangnya yang masih sisa banyak. Dan yang semu adalah uangnya yang berkurang karena telah disedekahkan.

Dalam paradigma inilah, sangat wajar jika orang bersedekah dengan jumlah yang sangat sedikit. Karena ia menganggap bahwa yang nyata adalah apa yang saat ini ia punya. Dan yang disedekahkan menjadi hal semu yang tak lagi ia pedulikan.

Padahal menurut pandangan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Harta miliknya yang nyata adalah yang telah ia sedekahkan. Sementara sisanya adalah yang semu, yang tak lama lagi akan menjadi milik orang lain.

Paradigma inilah yang dimiliki sahabat mulia Nabi yang bernama Abdurrahman bin Auf radhiyallahu ‘anhu. Ketika Nabi membutuhkan dana besar dalam perjuangan Islam, Abdurrahman bin Auf selalu menyisakan harta untuk hidupnya dalam jumlah yang sedikit. Sebuah kebalikan seperti yang kita pahami.

Episod yang lain adalah tentang ibadah. Nabi menjelaskan bahwa dua rakaat sebelum Shalat Subuh lebih baik dari dunia dan isinya.

Meski informasi ini disampaikan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, tidak banyak orang yang tertarik. Bahkan Shalat Subuh pun bisa kesiangan.

Bayangkan jika ada malaikat yang siap mentransfer uang bagi siapa yang shalat dua rakaat sebelum Shalat Subuh. Besar uangnya sangat luar biasa. Maka, akan begitu banyak orang yang berebut untuk bisa melaksanakan ibadah sederhana ini.

Lagi-lagi, banyak orang yang tidak bisa membedakan mana yang semu dan mana yang nyata. Karena tidak terlihat, maka yang nyata menjadi semu. Begitu pun sebaliknya.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Dan mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat hanyalah kesenangan (yang semu).” (QS. Ar-Ra’d: 26)

Islam tidak mengajarkan bahwa hidup miskin itu mulia. Tidak juga mengajarkan bahwa jabatan duniawi itu tak perlu. Karena sebaik-baik harta dan jabatan adalah yang berada di tangan orang yang beriman.

Peringatan yang semu dan yang nyata adalah tentang orientasi hidup. Seperti yang diajarkan Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani bahwa dunia itu cukup diletakkan di tangan saja, bukan di hati.

Meskipun harta banyak, jabatan tinggi; tapi posisi semuanya tidak berada di hati. Hanya sekadar alat untuk meraih yang nyata sebenarnya: kebahagiaan akhirat. [Mh]

Tags: akhirat yang abadiDunia yang fana
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bagaimana Poligami yang Benar dalam Islam?

Next Post

Inilah Kenapa Orang Percaya Mitos

Next Post
Belajar dari Awan Mendung

Inilah Kenapa Orang Percaya Mitos

Banyak Orang Bermimpi Cepat Sukses

Aku Membayangkan Begini Mungkin di Surga Nanti

Selalu Ada Kemungkinan Berubah

Empat Sisi Negatif Mitos

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1903 shares
    Share 761 Tweet 476
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    256 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1709 shares
    Share 684 Tweet 427
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1181 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Ketika Sembilan Ayat Al-Qur’an Membela Keadilan untuk Yahudi

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga