• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 4 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Inilah Kenapa Orang Percaya Mitos

08/09/2023
in Fokus
Belajar dari Awan Mendung

Ilustrasi, foto: Pexels

83
SHARES
639
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MITOS dipercaya banyak orang bukan karena nilai nalarnya. Tapi karena kesan sakralnya.

Di hampir semua daerah di Indonesia, mitos hidup subur. Secara turun-temurun mitos seperti menjadi panduan hidup banyak orang.

Pertanyaannya, kenapa hal itu bisa terjadi? Sejumlah hal berikut ini setidaknya menjadi alasan kenapa mitos dirasa begitu sakral.

Pertama, Disampaikan dari Orang Tua kepada Anak-anak.

Mitos tersebar melalui nasihat-nasihat orang tua kepada anak-anaknya. Seolah menjadi panduan hidup tentang mana yang baik dan buruk, dan mana yang benar dan salah.

Karena yang menyampaikan mitos dari orang tua, maka anak-anak akan menganggapnya sebagai petuah yang sakral.

Siapa yang mentaati nasihat orang tua, maka itu bagian dari bakti kepada orang tua. Dan siapa yang mengabaikan nasihat orang tua, maka sama dengan durhaka. Termasuk bila yang disampaikan orang tua hanya sebuah mitos.

Bayangkan jika mitos disampaikan dari seorang teman, maka nilainya akan menjadi biasa saja. Bisa dipercaya, bisa juga tidak.

Kedua, Ada Nilai Petuah yang Keramat.

Selain karena yang menyampaikan orang tua, nasihat yang sebenarnya hanya mitos tersaji begitu ‘mulia’ atau keramat.

Biasanya, orang tua menyampaikannya tidak sambil bercanda. Tapi begitu serius. Bahkan, ia sendiri selalu mengamalkannya.

Misalnya, mitos tentang dua saudara kandung yang menikah di tahun yang sama. Hal itu dilarang dalam mitos karena akan menjadi musibah terhadap salah satu dari saudara kandung itu.

Orang tua menyampaikannya begitu serius. Ia bahkan menjelaskan kepada anak atau calon besan dan menantu bahwa hal itu terlarang.

Sebegitu yakinnya, orag tua bisa menolak lamaran karena keyakinan dengan petuah yang sebenarnya hanya mitos.

Lain halnya jika mitos disampaikan dalam suasana santai atau candaan. Maka nilainya hanya sekadar dongeng masa lalu.

Tiga, Konsekuensinya Diyakini Langsung.

Pertanyaan lain, kenapa orang seperti lebih takut dengan nilai mitos daripada ajaran agama? Jawabannya sederhana. Karena balasan pelanggaran mitos bersifat langsung, sementara agama tidak.

Contoh, agama melarang umatnya mencuri. Kalau dilanggar, maka akan terkena dosa. Dan dosa akan menjadi azab atau siksaan di akhirat kelak.

Sementara kalau mitos, balasannya diyakini langsung di dunia. Misalnya tentang larangan menikah dua saudara di tahun yang sama. Balasannya bukan di akhirat kelak, tapi di pekan, bulan, atau tahun itu juga.

Begitu pun tentang mitos anak gadis yang tidak boleh duduk di depan pintu karena akan susah dapat jodoh. Balasannya bukan di akhirat, tapi di saat itu juga. Yaitu, dengan tidak kunjung datangnya jodoh untuk sang gadis.

Tiga hal inilah, di antaranya, yang menjadikan mitos begitu kuat diyakini di masyarakat. Bahkan, bisa melebihi keyakinan terhadap ajaran agama. [Mh]

 

Tags: Yin Yang Mitos-mitos Rakyat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Yang Nyata dan Yang Semu

Next Post

Aku Membayangkan Begini Mungkin di Surga Nanti

Next Post
Banyak Orang Bermimpi Cepat Sukses

Aku Membayangkan Begini Mungkin di Surga Nanti

Selalu Ada Kemungkinan Berubah

Empat Sisi Negatif Mitos

Larissa Chou Bicara tentang Hijrah

Larissa Chou Bicara tentang Hijrah

  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    162 shares
    Share 65 Tweet 41
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8143 shares
    Share 3257 Tweet 2036
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2002 shares
    Share 801 Tweet 501
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3625 shares
    Share 1450 Tweet 906
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1970 shares
    Share 788 Tweet 493
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4514 shares
    Share 1806 Tweet 1129
  • Tetap Shalih Setelah Ramadan

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11230 shares
    Share 4492 Tweet 2808
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    480 shares
    Share 192 Tweet 120
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga