GUNUNG Kelir di Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, kini menjadi primadona baru karena keindahan pesona alamnya. Terutama, munculnya lautan awan yang bisa didapatkan pada pagi hari, terutama saat hujan turun malam harinya.
Setelah momen tersebut, puncak pegunungan dengan ketinggian sekitar 550 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu mulai dikenal dan dikunjungi wisatawan.
Baca juga: Gunung Semeru Didominasi oleh Gempa Letusan
Gunung Kelir di Wonogiri jadi Primadona Baru dengan Pesona Alamnya
Namun, ramainya Gunung Kelir ternyata memunculkan masalah yang ditimbulkan oleh pengunjung tidak bertanggung jawab.
Masalah yang ditimbulkan wisatawan tidak bertanggung jawab di Gunung Kelir Wonogiri adalah rusaknya sejumlah tanaman petani.
Para petani sebenarnya mengizinkan wisatawan untuk berkunjung ke Gunung Kelir, tetapi jangan merusak atau menginjak-injak tanaman.
Dihimbau juga kepada para pengunjung Gunung Kelir Wonogiri agar perusakan semacam itu tidak terjadi lagi.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Beberapa warga setempat merasa heran dengan wisatawan yang sampai menginjak-injak tanaman petani karena jalan setapaknya cukup lebar, hingga wisatawan bisa melaluinya tanpa harus masuk ke lahan petani.
Para warga setempat mengajak, khususnya anak muda untuk menjaga dan merawat tempat wisata dan spot-spot indah di Wonogiri, juga tidak membuang sampah sembarangan.
Wisatawan yang berkunjung ke Gunung Kelir hanya perlu membayar parkir di rumah warga, sehingga ketertiban dan kebersihan harus benar-benar dijaga. [Din]




