• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 13 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Shalat di Kuburan dan Perihal Masjid Nabawi yang Ada Kubur Nabi

06/05/2026
in Syariah, Unggulan
Nadzir yang Amanah

(foto: permatashafwahtravel)

99
SHARES
758
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEBAGIAN umat Islam bertanya tentang shalat di kuburan dan belum memahami kenapa ada kubur Nabi Shallallahu alaihi wa sallam di dalam Masjid Nabawi.

Hal inilah yang menimbulkan pertanyaan di benak mereka, bagaimana hukumnya shalat di sana karena adanya kuburan tersebut.

Penjelasan berikut ini Insya Allah bisa memberikan pemahaman kenapa ada kuburan Nabi di dalam Masjid yang mulia itu. Berikut penjelasan Ustaz Muhammad Abduh Tuasikal.

Di antara hadis yang menunjukkan larangan shalat di kubur adalah:

Dari Abu Martsad Al Ghonawi, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تُصَلُّوا إِلَى الْقُبُورِ وَلاَ تَجْلِسُوا عَلَيْهَا

“Janganlah shalat menghadap kubur dan janganlah duduk di atasnya” (HR. Muslim no. 972).

Dari Jundab, ia berkata bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَلاَ وَإِنَّ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ كَانُوا يَتَّخِذُونَ قُبُورَ أَنْبِيَائِهِمْ وَصَالِحِيهِمْ مَسَاجِدَ أَلاَ فَلاَ تَتَّخِذُوا الْقُبُورَ مَسَاجِدَ إِنِّى أَنْهَاكُمْ عَنْ ذَلِكَ

“Ingatlah bahwa orang sebelum kalian, mereka telah menjadikan kubur nabi dan orang sholeh mereka sebagai masjid.

Ingatlah, janganlah jadikan kubur menjadi masjid. Sungguh aku benar-benar melarang dari yang demikian.” (HR. Muslim no. 532).

Baca Juga: Melepas Sandal ketika Masuk Kuburan

Shalat di Kuburan dan Perihal Masjid Nabawi yang Ada Kubur Nabi

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata,

“Tidak boleh membangun masjid di atas kubur karena seperti itu adalah wasilah (perantara) menuju kesyirikan dan dapat mengantarkan pada ibadah kepada penghuni kubur.

Dan tidak boleh pula kubur dijadikan tujuan (maksud) untuk shalat. Perbuatan ini termasuk dalam menjadikan kuburan sebagai masjid.

Karena alasan menjadikan kubur sebagai masjid ada dalam shalat di sisi kubur.

Jika seseorang pergi ke pekuburan lalu ia shalat di sisi kubur wali –menurut sangkaannya-, maka ini termasuk menjadikan kubur sebagai masjid.

Perbuatan semacam ini terlaknat sebagaimana laknat yang ditimpakan pada Yahudi dan Nashrani yang menjadikan kubur nabi mereka sebagai masjid.” (Al Qoulul Mufid, 1: 404).

Cukup, syubhat di atas dijawab dengan penjelasan Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin berikut ini:

Masjid Nabawi tidaklah dibangun di atas kubur. Bahkan yang benar, masjid Nabawi dibangun di masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hidup.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah dikubur di masjid sehingga bisa disebut dengan orang sholeh yang dikubur di masjid. Yang benar, beliau dikubur di rumah beliau.

Pelebaran masjid Nabawi hingga sampai pada rumah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan rumah ‘Aisyah bukanlah hal yang disepakati oleh para sahabat radhiyallahu ‘anhum.

Perluasan itu terjadi ketika sebagian besar sahabat telah meninggal dunia dan hanya tersisa sebagian kecil dari mereka.

Perluasan tersebut terjadi sekitar tahun 94 H, di mana hal itu tidak disetujui dan disepakati oleh para sahabat.

Bahkan ada sebagian mereka yang mengingkari perluasan tersebut, di antaranya adalah seorang tabi’in, yaitu Sa’id bin Al Musayyib. Beliau sangat tidak ridho dengan hal itu.

Kubur Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah di masjid, walaupun sampai dilebarkan. Karena kubur beliau di ruangan tersendiri, terpisah jelas dari masjid.

Masjid Nabawi tidaklah dibangun dengan kubur beliau. Oleh karena itu, kubur beliau dijaga dan ditutupi dengan tiga dinding.

Dinding tersebut akan memalingkan orang yang shalat di sana menjauh dari kiblat karena bentuknya segitiga dan tiang yang satu berada di sebelah utara (arah berlawanan dari kiblat).

Hal ini membuat seseorang yang shalat di sana akan bergeser dari arah kiblat. (Al Qoulul Mufid, 1: 398-399)

Semoga bermanfaat penjelasan yang singkat ini. Hanya Allah yang memberi taufik.[Mh/ind]

Referensi: Al Qoulul Mufid ‘ala Kitabit Tauhid, Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin, terbitan Dar Ibnul Jauzi, cetakan kedua, 1424 H.

Sumber: https://rumaysho.com/6818-shalat-di-masjid-nabawi-yang-ada-kubur-nabi.html

 

Tags: Shalat di Kuburan dan Perihal Masjid Nabawi yang Ada Kubur Nabi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Sampaikah Bacaan Al-Qur`an untuk Mayit?

Next Post

Ketahui Jadwal Keramas Ideal Sesuai Kondisi Rambut

Next Post
Ketahui Jadwal Keramas Ideal Sesuai Kondisi Rambut

Ketahui Jadwal Keramas Ideal Sesuai Kondisi Rambut

Surat Al-Falaq ayat 1-5

Memenuhi Hari dengan Wasiat Nabi Berikut

Ketahui Peran Besar Ketika Ayah Hadir Penuh di Kehidupan Anak

Ketahui Peran Besar Ketika Ayah Hadir Penuh di Kehidupan Anak

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8636 shares
    Share 3454 Tweet 2159
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2210 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11438 shares
    Share 4575 Tweet 2860
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3887 shares
    Share 1555 Tweet 972
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2307 shares
    Share 923 Tweet 577
  • Warna Celana Netral yang Cocok dengan Baju Coklat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3407 shares
    Share 1363 Tweet 852
  • Al-Aqsha Dinistakan Berulang Kali, Masihkah Umat Islam Diam?

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Fenomena Embun Es di Kawasan Dataran Tinggi Dieng Kembali Muncul

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga