• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 20 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Hukum Merenggangkan Gigi untuk Memperbagus Bacaan Alquran

18/08/2026
in Syariah
Hukum Merenggangkan Gigi untuk Memperbagus Bacaan Alquran

IDEC 2023

91
SHARES
699
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BOLEHKAH merenggangkan gigi dengan tujuan memperbagus bacaan Al Qur’an? Saya memiliki seorang teman, alhamdulillah Allah pilih dia menjadi seorang hafidzah qur’an, tapi dia memiliki sedikit kekurangan, giginya maju, dan berantakan, yang membuat dia agak susah dalam mengucapkan makhroj huruf.

Lalu dia memasang behel untuk tujuan memperbagus bacaan qur’annya, tahapannya hampir selesai, tapi di tahapan terakhir, giginya masih agak maju.

Ada dua pilihan: biarkan seperti itu atau dokter menyarankan untuk merenggangkan sedikit di sela-sela gigi sebesar 1 mili antara taring ke taring lantas memundurkannya.

Apakah perbuatan merenggangkan gigi tersebut termasuk perbuatan yang haram ditinjau dari alasannya? Sekian, terima kasih, Ustaz. (Asyifa K Z- Pekanbaru)

baca juga: Gigi Tonggos, Perlukah Dicabut?

Hukum Merenggangkan Gigi untuk Memperbagus Bacaan Alquran

Bismillahirrahmanirrahim. Pengasuh Rubrik Konsultasi Syariah ChanelMuslim.com Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan masalah ini sebagai berikut.

Merenggangkan gigi adalah hal terlerang jika tujuannya semata-mata kecantikan. Sebagaimana hadits:

Dari Abdullah bin Mas’ud Radhiallahu ‘Anhu, dia berkata:

لَعَنَ اللَّهُ الْوَاشِمَاتِ وَالْمُسْتَوْشِمَاتِ وَالْمُتَنَمِّصَاتِ وَالْمُتَفَلِّجَاتِ لِلْحُسْنِ الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ اللَّهِ تَعَالَى

“Allah melaknat wanita pembuat tato dan yang bertato, wanita yang dicukur alis, dan dikikir giginya, dengan tujuan mempercantik diri mereka mengubah ciptaan Allah Ta’ala.” (HR. Bukhari no. 4604, 5587, Muslim no. 2125)

Makna Al Mutafalijat, sebagaimana yang dikatakan oleh Al Hafizh sebagai berikut:

والمتفلجات جمع متفلجة وهي التي تطلب الفلج أو تصنعه، والفلج بالفاء واللام والجيم انفراج ما بين الثنيتين والتفلج أن يفرج بين المتلاصقين بالمبرد ونحوه وهو مختص عادة بالثنايا والرباعيات

Al Mutafalijat adalah jamak dari mutafalijah artinya membuat atau menciptakan belahan (pembagian). Al Falju dengan fa, lam, dan jim adalah membuat jarak antara dua hal, At Tafalluj adalah membagi antara dua hal yang berdempetan dengan menggunakan alat kikir dan semisalnya, secara khusus biasanya pada gigi yang dobel dan bagian depan di antara taring. ” (Al Hafizh Ibnu Hajar, Fathul Bari, 10/372. Darul Fikr)

Hal ini diharamkan. Hanya saja diberi keringanan bagi yang berpenyakit, atau jika mengganggu aktivitas mengunyah dan berbicara.

Berkata Imam Ath Thabari Rahimahullah:

ويستثنى من ذلك ما يحصل به الضرر والأذية كمن يكون لها سن زائدة أو طويلة تعيقها في الأكل

“Dikecualikan dari hal itu, yakni apa-apa yang bisa mendatangkan bahaya dan gangguan seperti wanita yang memiliki gigi yang lebih atau kepanjangan (tonggos) yang dapat menghalanginya ketika makan.” (Al Hafizh Ibnu Hajar, Fathul Bari, 10/377. Darul Fikr)

Maka, aktivitas memperbaiki gigi seperti menambal, memasang kawat gigi dan gigi palsu, tidaklah termasuk mutafallijah jika tujuannya untuk pengobatan, kesehatan, atau menghilangkan aib.

Hal ini sesuai kaidah:

الأمور بمقاصدها

Permasalahan dinilai sesuai maksudnya. (Imam As Suyuthi, Al Asybah Wan Nazha-ir, kaidah ke-5)

Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid mengatakan:

سئل الشيخ صالح الفوزان عن تقويم الأسنان فقال : إذا احتيج إلى هذا كأن يكون في الأسنان تشويه واحتيج إلى إصلاحها فهذا لا بأس به ، أما إذا لم يُحتج إلى هذا فهو لا يجوز ، بل جاء النهي عن وشر الأسنان وتفليجها للحسن وجاء الوعيد على ذلك لأن هذا من العبث ومن تغيير خلق الله .

أما إذا كان هذا لعلاج مثلاً أو لإزالة تشويه أو لحاجة لذلك كأن لا يتمكن الإنسان من الأكل إلا بإصلاح الأسنان وتعديلها فلا بأس بذلك .

أما إزالة الأسنان الزائدة فقال الشيخ ابن جبرين : لا بأس بخلع السن الزائد لأنه يشوه المنظر ويضيق منه الإنسان … ، ولا يجوز التفليج ولا الوشر للنهي عنه .

Syaikh Shalih Al-Fauzan ditanya tentang hukum merapikan gigi. Beliau menjawab, “Jika ada kebutuhan untuk ini, seperti adanya cacat pada gigi yang membutuhkan perbaikan, maka hal ini tidak mengapa.

Namun, jika tidak ada kebutuhan, maka hal itu tidak diperbolehkan. Bahkan, terdapat larangan untuk mengikir gigi atau membuat jarak antar gigi demi memperindah penampilan, dan ada ancaman bagi yang melakukannya karena termasuk dalam perbuatan sia-sia dan mengubah ciptaan Allah.

Adapun jika dilakukan untuk tujuan pengobatan, menghilangkan cacat, atau kebutuhan tertentu—seperti seseorang yang kesulitan makan kecuali dengan memperbaiki dan merapikan gigi—maka hal ini diperbolehkan.”

Sedangkan mengenai pencabutan gigi berlebih, Syaikh Ibnu Jibrin mengatakan,

“Tidak mengapa mencabut gigi yang berlebih karena merusak penampilan dan dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman. Namun, tidak diperbolehkan membuat jarak atau mengikir gigi karena ada larangan dalam hal ini.” (Al Islam Su’aal wa Jawaab no. 21255)

Demikian. Wallahu a’lam.[ind]

 

Tags: Hukum Merenggangkan Gigi untuk Memperbagus Bacaan Alquran
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kreasi Makanan dari Singkong untuk Anak-Anak yang Simpel

Next Post

Parfum dapat Membahayakan Kesehatan Khususnya bagi Anak-Anak

Next Post
Parfum dapat Membahayakan Kesehatan Khususnya bagi Anak-Anak

Parfum dapat Membahayakan Kesehatan Khususnya bagi Anak-Anak

Tips Memilih Popok Halal bagi Keamanan Bayi

Tumbuh Kembang Anak Ternyata Dipengaruhi oleh Kandungan Gula dalam ASI

Dua Kandungan untuk Mempercepat Tumbuhnya Alis dan Bulu Mata

Dua Kandungan untuk Mempercepat Tumbuhnya Alis dan Bulu Mata

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9365 shares
    Share 3746 Tweet 2341
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11776 shares
    Share 4710 Tweet 2944
  • Kisah Julia Prastini, Dulu Benci Islam Sekarang Mualaf Hafidz Qur’an

    222 shares
    Share 89 Tweet 56
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    866 shares
    Share 346 Tweet 217
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2373 shares
    Share 949 Tweet 593
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2416 shares
    Share 966 Tweet 604
  • Kreasi Talas Lezat untuk Menu Rumahan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Ular dan Penampakan Jin

    532 shares
    Share 213 Tweet 133
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    309 shares
    Share 124 Tweet 77
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga