• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 17 Oktober, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Syariah

Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

17/07/2026
in Syariah, Unggulan
Bolehkah Daging Aqiqah Dibagi Dua

(foto: pixabay)

315
SHARES
2.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DI MANAKAH kedudukan hewan dan orang gila yang sampai mati kelak? Apakah surga atau neraka? Ustaz Farid Nu’man Hasan membahas mengenai hal ini.

Hewan itu tidak kena taklif (beban syariat), sebab taklif itu hanya untuk manusia dan yang berakal sempurna.

Akan tetapi, hewan adalah umat juga sebagaimana manusia, mereka juga beribadah dengan caranya sendiri, mereka juga berselisih sesama mereka.

Di akhirat, Allah Ta’ala berkehendak mengumpulkan mereka kembali ke sisi-Nya:

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا طَائِرٍ يَطِيرُ بِجَنَاحَيْهِ إِلَّا أُمَمٌ أَمْثَالُكُمْ ۚ مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِنْ شَيْءٍ ۚ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِمْ يُحْشَرُونَ

Dan tidak ada seekor binatang pun yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan semuanya merupakan umat-umat (juga) seperti kamu.

Tidak ada sesuatu pun yang Kami luputkan di dalam Kitab, kemudian kepada Tuhan mereka dikumpulkan.

(QS. Al-An’am, Ayat 38)

Imam Al Qurthubi Rahimahullah berkata tentang makna kemudian kepada Tuhan mereka dikumpulkan: yaitu Lil jazaa’ – untuk mendapatkan pembalasan. (Tafsir Al Qurthubi, 7/309)

Beliau juga berkata:

ودل بهذا على أن البهائم تحشر يوم القيامة، وهذا قول أبي ذر وأبي هريرة والحسن وغيرهم، وروي عن ابن عباس، قال ابن عباس في رواية: حشر الدواب والطير موتها، وقاله الضحاك. والاول اصح لظاهر الاية و الخبر الصحيح

Dari ayat ini menunjukkan bahwa hewan pun akan dikumpulkan pada hari kiamat.

Inilah pendapat Abu Dzar, Abu Hurairah, Al Hasan, dan lainnya, dan diriwayatkan dari Ibnu Abbas.

Ibnu Abbas berkata dalam salah satu riwayat: hewan melata dan burung akan dikumpulkan saat kematiannya (bukan di akhirat, pen). Tapi yang benar adalah yang pertama (dikumpulkan di akhirat), sesuai ayat dan hadits shahih. (Ibid)

Baca Juga: Tafsir Surat Yasin Ayat 73, Manfaat Hewan Ternak

Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

Ayat lain yang menguatkan pendapat ini adalah:

وَإِذَا الْوُحُوشُ حُشِرَتْ

Dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan (pada yaumul mahsyar) (QS. At-Takwir, Ayat 5)

Juga hadits Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَتُؤَدُّنَّ الْحُقُوقَ إِلَى أَهْلِهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُقَادَ لِلشَّاةِ الْجَلْحَاءِ مِنْ الشَّاةِ الْقَرْنَاءِ

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Semua hak itu pasti akan dipenuhi pada hari kiamat kelak, hingga kambing bertanduk pun akan dituntut untuk dibalas oleh kambing yang tidak bertanduk.”

(HR. Muslim no. 2582)

Sementara, ada ulama yang memaknai bahwa maksud dari ayat: kemudian kepada Tuhan mereka dikumpulkan, adalah tentang orang-orang kafir, bukan tentang hewannya.

Adapun maksud hadits Shahih Muslim di atas adalah tamtsil (perumpamaan) saja betapa besar urusan saat itu, bukan benar-benar hewan akan ditagih tanggung jawab pula. Sebab hewan tidak berakal dan tidak dituntut atas beban syariat.

Tapi, pendapat ini dikoreksi oleh Imam Al Qurthubi Rahimahullah:

قلت: الصحيح القول الأول لما ذكرناه من حديث أبي هريرة، وإن كان القلم لا يجري عليهم في الأحكام ولكن فيما بينهم يؤاخذون به، وروي عن أبي ذر قال: انتطحت شاتان عند النبي صلى الله عليه وسلم فقال: (يا أبا ذر هل تدري فيما انتطحتا؟) قلت: لا. قال: (لكن الله تعالى يدري وسيقضي بينهما) وهذا نص.

Aku Berkata: yang benar adalah pendapat yang pertama. Berdasarkan riwayat yang kami sebutkan dari Abu Hurairah, walau hukum syariat tidak berlaku bagi mereka tetapi apa yang terjadi sesama mereka akan diminta tanggung jawab.

Diriwayatkan dari Abu Dzar, bahwa ada dua ekor kambing yang sedang berkelahi di hadapan Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam, Beliau bersabda:

“Wahau Abu Dzar, tahukah kamu karena apa mereka bersengketa?”

Abu Dzar menjawab: “Tidak.” Lalu Nabi bersabda: “Tetapi Allah tahu, mereka berdua akan diadili.” Inilah dalil!!

(Tafsir Al Qurthubi, 7/309-310)

Maka, penjelasan ini menunjukkan hewan juga mengalami pengadilan Allah Ta’ala kelak di hari kiamat, dan akan mendapatkan balasan sesuai haknya.

Hewan yang dikabarkan masuk surga

Seperti anjing pemuda Ak Kahfi, dan Untanya Nabi Shalih ‘Alaihissalam. Akan tetapi, tidak ada dalil shahih yang menguatkan ini. Ini menjadi keyakinan dari mulut ke mulut.

Hewan yang Allah Ta’ala sediakan, untuk penghuni surga

Misalnya:

وَلَحْمِ طَيْرٍ مِمَّا يَشْتَهُونَ

Dan daging burung apa pun yang mereka inginkan. (QS. Al Waqi’ah: 21)

Ayat lain:

وَأَمْدَدْنَاهُمْ بِفَاكِهَةٍ وَلَحْمٍ مِمَّا يَشْتَهُونَ

Dan Kami sediakan kepada mereka buah-buahan dan daging apa saja yang mereka inginkan. (QS. Ath Thur: 22)

Dalam hadits:

قَالَ الْيَهُودِيُّ فَمَا تُحْفَتُهُمْ حِينَ يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ قَالَ زِيَادَةُ كَبِدِ النُّونِ قَالَ فَمَا غِذَاؤُهُمْ عَلَى إِثْرِهَا قَالَ يُنْحَرُ لَهُمْ ثَوْرُ الْجَنَّةِ الَّذِي كَانَ يَأْكُلُ مِنْ أَطْرَافِهَا

Yahudi itu bertanya lagi; ‘Apa hidangan spesial bagi mereka ketika memasuki surga?’

Beliau menjawab; “Organ yang paling bagus dari hati ikan hiu.”

Dia bertanya lagi; ‘Setelah itu hidangan apa yang disuguhkan untuk mereka?’ Beliau menjawab; “Mereka disembelihkan sapi surga yang dimakan dari sisi-sisinya.”

(HR. Muslim no. 315)

Hewan yang pada dasarnya memang menjadi penghuni surga

Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

صلوا في مراح الغنم وامسحوا رغامها فإنها من دواب الجنة

Shalatlah di kandang kambing dan bersihkanlah, karena dia termasuk hewan surga.

(HR. Al Baihaqi, 2/489. Shahih. Lihati Shahihul Jaami’ no. 3789)

Dalam hadits lain:

عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ
جَاءَ رَجُلٌ بِنَاقَةٍ مَخْطُومَةٍ فَقَالَ هَذِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَكَ بِهَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَبْعُ مِائَةِ نَاقَةٍ كُلُّهَا مَخْطُومَةٌ

Dari Abu Mas’ud Al Anshari dia berkata, “Seorang laki-laki datang dengan menuntun seekor unta yang telah diikat dengan tali kekangnya seraya berkata, “Ini saya berikan untuk berjuang di jalan Allah.”

Lantas Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Mudah-mudahan pada hari kiamat kamu akan mendapatkan tujuh ratus unta beserta tali kekangnya.”

(HR. Muslim no. 1892)

Demikian. Wallahu a’lam.[ind]

 

Tags: Kedudukan Hewan ketika MatiMasuk Surga atau Neraka?Ustaz Farid Nu'man Hasan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tiga Hal yang Harus Kamu Jauhkan Sebelum Tidur agar Tidak Terjadi Hypnic Jerk

Next Post

Lima Sneakers yang Bisa Masuk ke Semua Outfit

Next Post
Lima Sneakers yang Bisa Masuk ke Semua Outfit

Lima Sneakers yang Bisa Masuk ke Semua Outfit

Wanita Pun Bisa Berjihad Maksimal

Belajar Dewasa dengan Keadaan

Jangan Pernah Berputus Asa dari Rahmat Allah

Jangan Pernah Berputus Asa dari Rahmat Allah

  • 5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    5 Wisata Gratis di Wonosobo yang Cocok untuk Liburan Keluarga

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kabut Asap Karhutla Membawa Petaka

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9553 shares
    Share 3821 Tweet 2388
  • Tangis Para Sahabat Nabi

    137 shares
    Share 55 Tweet 34
  • Mazhab: Jalan Menuju Cahaya, Bukan Tembok Pemisah

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Keajaiban Doa

    79 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Louvre Abu Dhabi Tampilkan Hubungan Bersejarah Antara China dengan Dunia Islam

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • China akan Promosikan Arab Saudi Sebagai Tujuan Wisata

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • Tafsir Surat Al-Kahfi Ayat 1, Pujian kepada Allah

    133 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Model Halima Aden Berhenti dari Peragaan Busana karena Keyakinan Agama

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga