• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 29 November, 2025
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Mengenal Lebih Dekat Emotional Quotient

Juli 15, 2025
in Parenting, Unggulan
Mengenal Lebih Dekat Emotional Quotient

foto:pinterest

82
SHARES
627
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

LAMAN Psychology Today mendefinisikan Emotional Quotient (EQ) sebagai kemampuan mengidentifikasi dan mengelola emosi diri sendiri serta emosi orang lain.

Teori EQ diperkenalkan pertama kali oleh Peter Salovey dan John D. Mayer pada 1990-an.

Selanjutnya, teori ini dikenalkan kepada masyarakat luas oleh Daniel Goleman.

EQ umumnya mencakup beberapa keterampilan. Pertama, kesadaran emosional.

Kemampuan ini berupa mengidentifikasi emosi diri sendiri dan memahami apa yang mereka rasakan, termasuk emosi negatif, seperti kesedihan atau frustrasi.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Anak yang memiliki kecerdasan emosional dapat mengelola emosi tersebut dan memahami konsekuensinya jika tidak diselesaikan.

Oleh karena itu, mereka memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan realistis tentang diri mereka sendiri.

Kedua, kecakapan mengelola emosi.

Kemampuan ini meliputi keterampilan mengatur emosi diri sendiri ketika diperlukan dan kecakapan dalam membantu orang lain melakukan hal yang sama.

Anak yang memiliki kecerdasan emosional tidak bersikap impulsif atau terburu-buru karena mereka berpikir sebelum bertindak.

Hal ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk mengurangi intensitas emosi atau kecemasan (down-regulation).

Mengenal Lebih Dekat Emotional Quotient

Kemampuan tersebut membuat anak yang ber-EQ tinggi mampu beralih dan meredakan suasana hati, baik secara internal maupun eksternal.

Selain emosinya sendiri, anak yang ber-EQ tinggi juga peka terhadap emosi orang lain.

Nah, bersikap peka terhadap orang lain memudahkan hubungan dengan orang lain.

Hal ini membuat anak dengan EQ tinggi dapat menjadi teman, mentor, pasangan, serta pemimpin yang lebih baik.

Baca juga: Mengenal Pembajakan Emosi dan Cara Mengatasinya

Dikutip dari artikel “Why Emotional Intelligence is Important in Leadership” yang diposting di Harvard Business School, 71 persen pemberi kerja lebih menghargai kecerdasan emosional ketimbang keterampilan teknis saat mengevaluasi calon karyawan.

Pasalnya, karyawan dengan kecerdasan emosional tinggi lebih tenang saat menghadapi tekanan.

Mereka juga dapat menyelesaikan konflik secara efektif dan menanggapi rekan kerja dengan empati.

Sebaliknya, individu dengan EQ rendah mungkin kesulitan menyampaikan gagasan dengan jelas, memahami sudut pandang orang lain, atau menyelesaikan konflik secara efektif.[Sdz]

Tags: Mengenal Lebih Dekat Emotional Quotient
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Ketika Segalanya Terasa Berat

Next Post

Dua Keistimewaah Sa’ad bin Abi Waqqash

Next Post
Dua Keistimewaah Sa'ad bin Abi Waqqash

Dua Keistimewaah Sa'ad bin Abi Waqqash

9 Pelajaran dari Quraisy

9 Pelajaran dari Quraisy

Kenalan Lebih Jauh dengan Sahabat Muhajirin

Kenalan Lebih Jauh dengan Sahabat Muhajirin

  • Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    Pernikahan Fiki Naki dan Tinandrose Menarik Perhatian Publik

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Dari Mandi Lumpur Hingga Makan Cicak, Muhammadiyah Soroti Fenomena Ngemis Online di Tiktok

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    439 shares
    Share 176 Tweet 110
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3234 shares
    Share 1294 Tweet 809
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7665 shares
    Share 3066 Tweet 1916
  • Nur Izzaty Hafizah, Meninggal Dunia Akibat Infeksi Bagian Paru-Paru

    166 shares
    Share 66 Tweet 42
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5159 shares
    Share 2064 Tweet 1290
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1590 shares
    Share 636 Tweet 398
  • Islamic Relief Indonesia Dirikan 83 Huntara di Cianjur dan Cash Voucher untuk 5.600 Penerima Manfaat

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Jangan Putus Asa, Ada 20 Pintu Rezeki yang Bisa Kamu Usahakan

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga