• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 22 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Mengenal Lebih Dekat Emotional Quotient

29/03/2026
in Parenting, Unggulan
Mengenal Lebih Dekat Emotional Quotient

foto:pinterest

84
SHARES
644
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

LAMAN Psychology Today mendefinisikan Emotional Quotient (EQ) sebagai kemampuan mengidentifikasi dan mengelola emosi diri sendiri serta emosi orang lain.

Teori EQ diperkenalkan pertama kali oleh Peter Salovey dan John D. Mayer pada 1990-an.

Selanjutnya, teori ini dikenalkan kepada masyarakat luas oleh Daniel Goleman.

EQ umumnya mencakup beberapa keterampilan. Pertama, kesadaran emosional.

Kemampuan ini berupa mengidentifikasi emosi diri sendiri dan memahami apa yang mereka rasakan, termasuk emosi negatif, seperti kesedihan atau frustrasi.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Anak yang memiliki kecerdasan emosional dapat mengelola emosi tersebut dan memahami konsekuensinya jika tidak diselesaikan.

Oleh karena itu, mereka memiliki rasa percaya diri yang tinggi dan realistis tentang diri mereka sendiri.

Kedua, kecakapan mengelola emosi.

Kemampuan ini meliputi keterampilan mengatur emosi diri sendiri ketika diperlukan dan kecakapan dalam membantu orang lain melakukan hal yang sama.

Anak yang memiliki kecerdasan emosional tidak bersikap impulsif atau terburu-buru karena mereka berpikir sebelum bertindak.

Hal ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk mengurangi intensitas emosi atau kecemasan (down-regulation).

Mengenal Lebih Dekat Emotional Quotient

Kemampuan tersebut membuat anak yang ber-EQ tinggi mampu beralih dan meredakan suasana hati, baik secara internal maupun eksternal.

Selain emosinya sendiri, anak yang ber-EQ tinggi juga peka terhadap emosi orang lain.

Nah, bersikap peka terhadap orang lain memudahkan hubungan dengan orang lain.

Hal ini membuat anak dengan EQ tinggi dapat menjadi teman, mentor, pasangan, serta pemimpin yang lebih baik.

Baca juga: Mengenal Pembajakan Emosi dan Cara Mengatasinya

Dikutip dari artikel “Why Emotional Intelligence is Important in Leadership” yang diposting di Harvard Business School, 71 persen pemberi kerja lebih menghargai kecerdasan emosional ketimbang keterampilan teknis saat mengevaluasi calon karyawan.

Pasalnya, karyawan dengan kecerdasan emosional tinggi lebih tenang saat menghadapi tekanan.

Mereka juga dapat menyelesaikan konflik secara efektif dan menanggapi rekan kerja dengan empati.

Sebaliknya, individu dengan EQ rendah mungkin kesulitan menyampaikan gagasan dengan jelas, memahami sudut pandang orang lain, atau menyelesaikan konflik secara efektif.[Sdz]

Tags: Mengenal Lebih Dekat Emotional Quotient
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bagaimana Mengatasi Pornografi dan Seks Bebas pada Remaja?

Next Post

Cara Memilih Lipstik yang Sesuai dengan Warna Kulit

Next Post
Cara Memilih Lipstik yang Sesuai dengan Warna Kulit

Cara Memilih Lipstik yang Sesuai dengan Warna Kulit

Pelaksanaan Haji saat di Makkah

Pelaksanaan Haji saat di Makkah

Oleh-oleh dari Lebaran

Oleh-oleh dari Lebaran

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8470 shares
    Share 3388 Tweet 2118
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4334 shares
    Share 1734 Tweet 1084
  • Menghina Allah dalam Hati

    510 shares
    Share 204 Tweet 128
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3820 shares
    Share 1528 Tweet 955
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2145 shares
    Share 858 Tweet 536
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2268 shares
    Share 907 Tweet 567
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11355 shares
    Share 4542 Tweet 2839
  • Gandeng Arie Untung, Lafaya Travel Siapkan Program Umroh Healing Keluarga Muslim

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga