MELIHAT tren tersebut, Lafaya Travel menggandeng Arie Untung dalam program Umroh + Thaif yang menawarkan pengalaman ibadah dengan suasana yang lebih tenang dan reflektif.
Dalam kesempatan berbincang dengan media, Arie Untung menilai kebutuhan masyarakat saat ini bukan hanya soal liburan, tetapi juga ketenangan batin di tengah ritme hidup yang semakin cepat.
“Sekarang orang bukan cuma butuh liburan, tapi juga ketenangan. Banyak keluarga ingin punya perjalanan yang pulangnya bukan cuma bawa foto, tapi juga membawa hati yang lebih tenang dan hubungan keluarga yang lebih dekat,” ujar Arie Untung.
Hal itu menjadi salah satu alasan dirinya bersama sang istri, Fenita Arie, turut serta dalam program “Special Guest Star Umroh + Thaif” bersama Lafaya Travel yang dijadwalkan berangkat pada 25 Juli 2026.
Menurut Arie, konsep perjalanan yang menggabungkan ibadah, refleksi, dan kebersamaan keluarga menjadi nilai penting dalam perjalanan spiritual masa kini.
Ia juga menilai Thaif memiliki pengalaman yang berbeda dibanding perjalanan umroh pada umumnya.

Gandeng Arie Untung, Lafaya Travel Siapkan Program Umroh Healing Keluarga Muslim
Kota yang berada di dataran tinggi tersebut dikenal memiliki udara sejuk, suasana lebih tenang, dan jejak sejarah penting dalam perjalanan dakwah Rasulullah SAW.
“Thaif itu punya suasana yang berbeda. Lebih tenang, lebih reflektif. Kadang orang habis dari Makkah dan Madinah masih sibuk dengan aktivitas dan energi yang besar. Tapi ketika sampai Thaif, suasananya membuat kita lebih mudah merenung dan menikmati perjalanan secara batin,” kata Arie.
Belakangan, Thaif memang mulai banyak dilirik jemaah Indonesia sebagai destinasi tambahan dalam perjalanan umroh.
Selain dikenal sebagai kota dengan udara yang sejuk, Thaif juga menyimpan nilai historis penting dalam sejarah Islam, termasuk perjalanan dakwah Rasulullah SAW yang penuh pelajaran tentang kesabaran dan keteguhan.
Melalui program ini, Lafaya Travel ingin menghadirkan pengalaman perjalanan spiritual yang tidak hanya nyaman secara fasilitas, tetapi juga memberi nilai emosional dan reflektif bagi jemaah.
Perubahan gaya hidup masyarakat muslim urban yang kini semakin mencari pengalaman spiritual yang lebih personal dinilai akan terus mendorong perkembangan konsep experiential spiritual journey di industri travel religi Indonesia.
Bagi banyak keluarga muda muslim saat ini, perjalanan umroh bukan lagi semata perjalanan ibadah tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan keluarga, menata ulang ritme hidup, dan mencari ketenangan di tengah dunia yang bergerak semakin cepat. [Din]





