• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 14 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Oleh-oleh dari Lebaran

27/03/2026
in Khazanah
Oleh-oleh dari Lebaran

Ilustrasi, foto: kaskus.co.id

69
SHARES
528
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

LEBARAN akhirnya usai. Semua pun kembali ke pos semula. Lalu, apa saja oleh-oleh dari Lebaran?

Sepekan sudah Lebaran membentuk suasana kegiatan kita. Ada silaturahim, pulang kampung, halal bihalal, kumpul warga, dan lainnya.

Namun begitu, kita tak boleh gagal fokus. Lebaran bukan liburan. Lebaran bukan pelesiran. Lebaran bukan sekadar jalan-jalan.

Oleh-oleh dari Lebaran

Sejumlah oleh-oleh akan kita dapatkan jika Lebaran dikelola dengan baik. Diisi dengan niat mencari ridha Allah dan ditujukan untuk menjalin kembali kesegaran bersaudara dalam keluarga.

Satu, Saling Memaafkan

Hal utama yang bisa diraih dari oleh-oleh Lebaran adalah adanya saling memaafkan sesama keluarga besar, sesama warga lingkungan, teman sejawat, dan lainnya.

Saling memaafkan bisa dibayangkan seperti detoksifikasi atau pembersihan racun dalam diri kita. Selama satu tahun ini, begitu banyak khilaf dan salah yang melekat dalam hati, dan hal itu akan meracuni persaudaraan kita.

Dua, Saling Memahami

Tak akan ada saling memaafkan jika tanpa saling memahami. Karena maaf berangkat dari ketulusan diri menerima sanak kerabat dan sejawat apa adanya. Memahami bahwa segala yang ‘nyangkut’ di hati sebagai yang bukan disengaja. Tapi karena keteledoran, kekhilafan, bahkan ketidaktahuan.

Saling memahami bahwa apa pun kekeliruan yang dimunculkan sebagai bukan karakter asli seseorang. Melainkan keterpaksaan atau kekhilafahan.

Bahkan kalau pun itu terjadi karena sadar, terjadinya di masa lalu dan tak perlu lagi dipertahankan untuk rentang waktu yang lama.

Saling Mengenal

Saling memahami tak akan muncul tanpa diawali dengan saling mengenal satu sama lain. Saling mengenal tidak didapat dari basa-basi, pencitraan, dan teoritis persaudaraan lainnya.

Saling mengenal diperoleh dari kedalaman interaksi dalam satu momen yang lama dan dalam. Misalnya, dalam sebuah perjalanan panjang, antara lain dalam suasana pulang kampung itu sendiri.

Selalu saja hadir hal baru di tiap tahun Lebaran berikutnya. Baik karena kemunculan anggota keluarga baru, status baru, nuansa posifit dan negatif yang baru.

Misalnya, yang sebelumnya masih remaja kini sudah lebih dewasa. Yang sebelumnya lajang, kini sudah punya pasangan. Yang sebelumnya hanya pasangan suami istri, kini sudah punya momongan. Dan seterusnya.

Masih banyak variabel hidup yang diperoleh dari saling mengenal. Dari situ kita bisa memahami, misalnya, kenapa ada anggota keluarga yang tidak bisa ikut hadir, tidak bisa ikut nyumbang uang, dan lainnya.

Ada pepatah lama mengatakan: siapa tak kenal, maka tak sayang. Saling mengenal dalam keluarga besar merupakan tangga awal untuk meraih saling sayang dan cinta.

Kalau di setiap Lebaran ada raihan kesan positif, maka momen Lebaran akan menjadi begitu dinanti.

Jadi, oleh-oleh Lebaran bukan baju baru, dan hal baru lainnya. Melainkan, semangat baru untuk terus hidup harmonis dalam sebuah keluarga besar. [Mh]

Tags: Oleh-oleh dari Lebaran
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Pelaksanaan Haji saat di Makkah

Next Post

Seperti Inilah Romantisme

Next Post
Tanda-tanda Datangnya Kiamat, Manakah yang Lebih Dulu dan Berikutnya

Seperti Inilah Romantisme

Hukum Memasang Implan untuk Mengatur Kehamilan

Hukum Memasang Implan untuk Mengatur Kehamilan

Jangan Lelah Mengejar Musuh

Jangan Lelah Mengejar Musuh

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    500 shares
    Share 200 Tweet 125
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9314 shares
    Share 3726 Tweet 2329
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    829 shares
    Share 332 Tweet 207
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4222 shares
    Share 1689 Tweet 1056
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11757 shares
    Share 4703 Tweet 2939
  • Konferensi Keluarga Asia Pasifik 2026: Kuatkan Keluarga untuk Cetak Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4800 shares
    Share 1920 Tweet 1200
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1281 shares
    Share 512 Tweet 320
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2476 shares
    Share 990 Tweet 619
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga