• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 23 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Cara Membuang Mental Kasihan kepada Orangtua

11/09/2025
in Parenting, Unggulan
Tips Berpuasa bagi Lansia

(foto: pixabay)

94
SHARES
724
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Bagaimana cara membuang mental kasihan kepada orangtua yang tertanam dalam pikiran?Materi tentang “kasihan” kepada orangtua, saya mengalaminya dan saya merasakan dampaknya sampai sekarang.

Ketika berbagi cerita dengan kawan, kadang-kadang lawan bicara saya langsung memberikan sesuatu yang mungkin respon dari cerita saya itu.

Saya harus bagaimana ya bunda untuk berusaha lebih baik lagi membuang mental “kasihan” yang tertanam dalam pikiran saya?

Motivator dan pegiat parenting dari Rumah Pintar Aisha Randy Ariyanto W. dan Dyah Lestyarini menyarankan agar Bunda membayangkan perasaan saat mengingat orangtua.

Jika bunda sedih sekali, bahkan bisa manangis maka dalam diri bunda ada sampah emosi negatif. Sampah negatif itu perlu dinetralkan.

Terapinya, coba terapkan proses cleansing kemudian menginstal afirmasi positif. Yang pertama, perlu saya sampaikan bahwa, bukan kita atau terapinya yang bisa menyembuhkan atau mengubah diri kita tetapi Allahlah satu-satunya yang mampu mengubahnya.

Kita hanya berusaha. Semua tergantung dengan Allah. Tergantung kedekatan kita dengan Allah.

Cleansing. Coba tulis kejadian-kejadian apa saja yang membuat bunda merasa kasihan dengan orang tua. Tulislah peristiwanya.

Setelah daftar sudah dibuat kita mulai proses cleansing-nya. Ada banyak terapi. Yang sering saya gunakan adalah terapi ikhlas pasrah dan terapi hooponopono.

Baca Juga: Puasa sebagai Terapi Sehat saat Pandemi

Cara Terapi Ikhlas dan Pasrah

Bayangkan peristiwa yang membuat bunda sedih dan kasihan dengan orang tua. Bunda bisa mengambil salah satu peristiwa yang sudah bunda tulis tadi. Semakin detail membayangkan semakin baik.

Lalu muncul emosinya bisa sedih, dan kasihan. Kalau emosinya semakin mendalam dan jika ingin menangis biarkan saja. Menangis lebih baik.

Lalu berdoalah: “Ya Allah, meskipun saya kasihan (misalnya saat melihat Ayah pulang larut malam untuk mencari uang), saya ikhlas, saya terima. Ya Allah, saya ridho semua atas kehendak-Mu.

Saya pasrahkan ketenangan hati saya kepada-Mu”. Ulang-ulang terus kata-kata itu sampai lega. Jika belum lega ulangi sampai lega.

Jika emosi semakin memuncak, dada terasa sesak maka redakan dengan beristighfar.

Di lain waktu, coba ingat-ingat lagi peristiwanya. Jika masih sedih, masih kasihan ulangi lagi terapinya karena sampah emosinya masih ada.

Jika saat mengingat tidak lagi muncul perasaan sedih kasihan berarti sampah emosinya sudah hilang.

Jika sudah menghilang, coba terapi lagi untuk peristiwa kedua dengan pola yang sama. Lakukan sampai daftar habis.

Terapi ini bisa kita lakukan untuk peristiwa apapun dan emosi apapun yang tidak menyenangkan. Biasakan setiap sholat, lakukan terapi untuk menghilang sampah emosi dari dalam diri kita.

Jadi proses terapinya yakni memgakses peristiwanya, memunculkan emosinya lalu menghilangkan emosinya.

Baca Juga: Cara Melepaskan Emosi saat Kesal dengan Orangtua

Cara Membuang Mental Kasihan kepada Orangtua

Cara yang paling efektif menghilangkan luka batin adalah dengan cara menerimanya, ikhlas dan ridho karena semua yang terjadi pada diri kita itu sudah menjadi kehendak Allah.

Kita mungkin tidak bisa menghilangkan peristiwanya tetapi kita bisa menghilangkan sampah emosinya.

Contohnya seperti ini jika kita ingat anak kita yang meninggal lalu kita sedih banget, marah banget, maka masih ada sampah negatif tetapi jika kita ingat dan bercerita tanpa ada perasaan marah dan sedih berarti sampah emosinya sudah tidak ada.

 

Tags: Cara Membuang Mental Kasihan kepada Orangtua
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

IATF 2025: Aljazair Dorong Integrasi Afrika dan Tandatangani Kesepakatan Dagang Senilai $44 Miliar

Next Post

Pemahaman yang Sama dalam Menjaga Kehormatan Anak Remaja

Next Post
Pemahaman yang Sama dalam Menjaga Kehormatan Anak Remaja

Pemahaman yang Sama dalam Menjaga Kehormatan Anak Remaja

Resep Seaweed Roll atau Nori Gulung Isi Roti Abon Favorit Keluarga

Resep Seaweed Roll atau Nori Gulung Isi Roti Abon Favorit Keluarga

Hukum Menjual dan Memindahkan Tanah Wakaf

Hukum Menjual dan Memindahkan Tanah Wakaf

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8250 shares
    Share 3300 Tweet 2063
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3698 shares
    Share 1479 Tweet 925
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11272 shares
    Share 4509 Tweet 2818
  • Permata Bank Perkenalkan Syariah untuk Semua, Sebagai Solusi Finansial yang Relevan Bagi Masyarakat

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3306 shares
    Share 1322 Tweet 827
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2064 shares
    Share 826 Tweet 516
  • Morgan Oey, Generasi Muda Butuh Solusi Keuangan Syariah yang Praktis dan Relevan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    1998 shares
    Share 799 Tweet 500
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4551 shares
    Share 1820 Tweet 1138
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga