• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 18 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Sedikit Bicara Banyak Mendengar

09/11/2023
in Nasihat
Sedikit Bicara Banyak Mendengar

Ilustrasi, foto: the-eastbridge-school

114
SHARES
879
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEDIKITlah bicara agar kita bisa banyak mendengar. Karena banyak bicara lebih banyak salahnya, dan banyak mendengar akan lebih banyak bijaksananya.

Allah subhanahu wata’ala menciptakan kita dengan kelengkapan dua telinga dan satu mulut. Tentu, ada arti tafsiran dari hal ini.

Orang bijak mengatakan, dua telinga dan satu mulut menunjukkan bahwa kita diminta untuk lebih banyak mendengar daripada bicara.

Proses perkembangan bayi pun didahului dengan kemampuan mendengar, baru kemudian melihat dan berpikir.

Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Dialah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati…” (QS. Al-Mulk: 23)

Cara pertama kita belajar tentang lingkungan adalah dengan mendengar, kemudian melihat, dan memahami. Apa yang akhirnya menjadi pengetahuan berasal dari apa yang kita dengar, lihat, dan cerna dalam pikiran.

Metodologi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan Al-Qur’an kepada para sahabat adalah dengan mendengar. Dari mendengar itu, mereka menjadi hafal, memahami dan mengamalkan.

Begitu pun mestinya kita dalam berinteraksi dengan lingkungan. Awali dengan mendengar, melihat, dan akhirnya bisa memahami.

Dan mendengar adalah yang berasal dari sumbernya. Bukan dari katanya, apalagi katanya dari katanya.

Tentang kemampuan mendengar yang baik memang bukan sekadar keterampilan. Tapi lebih dalam dari itu. Yaitu, kemampuan merendahkan hati untuk mau memandang penting orang selain diri kita.

Melihat saja tanpa mendengar dengan baik bisa menggelincirkan kita dari pemahaman yang benar. Seperti foto atau video sebuah objek tanpa suara yang bisa memiliki seribu satu makna.

Inilah yang bisa membuat banyak orang mengalami salah paham. Bahkan antara orang dekat sekali pun. Seperti suami istri, orang tua dengan anak, kakak dengan adik, antar tetangga sebelah, dan seterusnya.

Sekali lagi, belajarlah untuk pandai mendengar. Yaitu dengan merendahkan hati kita, mengenyampingkan ego, merasa lebih senior, merasa lebih berilmu, dan seterusnya.

Dengarkan dengan baik, maka kita akan bisa memahami masalahnya. Dengarkan dengan baik, maka kita akan menemukan jalan keluarnya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam juga mengajarkan kita untuk sedikit bicara kecuali yang baik. Hal ini agar kita lebih banyak mendengar.

“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata yang baik atau diam….” (HR. Bukhari dan Muslim) [Mh]

 

 

 

 

 

Tags: Sedikit Bicara Banyak Mendengar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Iman dan Kesholihan Pribadi, Dua Kunci Pembentuk Keluarga Bahagia

Next Post

Sejahterakan Ekonomi Petani Lokal, Dompet Dhuafa Sediakan Lahan Wakaf Produktif Budi Daya Aloe Vera di Magelang

Next Post
Sejahterakan Ekonomi Petani Lokal, Dompet Dhuafa Sediakan Lahan Wakaf Produktif Budi Daya Aloe Vera di Magelang

Sejahterakan Ekonomi Petani Lokal, Dompet Dhuafa Sediakan Lahan Wakaf Produktif Budi Daya Aloe Vera di Magelang

Belajarlah dari Rasulullah dan Mulailah dari Diri Sendiri

Belajarlah dari Rasulullah dan Mulailah dari Diri Sendiri

Doa Nabi Musa

Intervensi Mertua dalam Rumah

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8906 shares
    Share 3562 Tweet 2227
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11594 shares
    Share 4638 Tweet 2899
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1101 shares
    Share 440 Tweet 275
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3480 shares
    Share 1392 Tweet 870
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4687 shares
    Share 1875 Tweet 1172
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4011 shares
    Share 1604 Tweet 1003
  • Lightplus Lightperience Picnic 2026 Soroti Dampak Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Gen Z

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Lightplus Hadirkan Lightperience Picnic 2026, Ajak Gen Z Rawat Kulit dan Kesehatan Mental Secara Seimbang

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Belajar Dewasa dengan Keadaan

    66 shares
    Share 26 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2365 shares
    Share 946 Tweet 591
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga