• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 18 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Jendela Hati

Intervensi Mertua dalam Rumah

10/11/2023
in Jendela Hati, Unggulan
Doa Nabi Musa

Mam Fifi

78
SHARES
601
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

INTERVENSI mertua dalam rumah. “Kamu ke mana saja sih,..? Kok sudah jam segini belum pulang juga! Lihat tuh anak-anakmu pada nangis kurang perhatian! Jangan terlalu cuek dong jadi ibu!

Dulu, Ibu selalu gelisah kalau jam lima belum sampai rumah. Kok sudah jam tujuh malam begini masih belum sampai di rumah sih..!” SMS ibu mertua Tia membuatnya menjadi gelisah dan setengah kesal.

“Zaman dulu kan jalanan enggak semacet ini, Bu! Mobil juga belum banyak dan zaman dulu lulusan S-1 kayak aku gini sangat dihargai dan mudah cari pekerjaan.

“Zaman sekarang susah cari pekerjaan. Mau gelarnya apa kek, belum gontok-gontokkan di kantor, dan bos yang pelitnya bujuk buneng,” rutuk Tia lancar karena semua diucapkan sendirian dalam kendaraan yang ditumpanginya, maka Tia tidak sampai dimusuhi mertuanya karena mertuanya tidak mendengar rutukannya.

“Tia, kamu di mana..? Bisa pulang lebih cepat, yaa? Kata ibu, si Inas cakar-cakaran sama Harry, kayak kucing sama anjing. Aku jadi malu sama ibu. Kamu cepetan pulang, deh! Ibu kayaknya sudah stres tuh jagain rumah kita. Aku masih ada meeting di kantor, setengah jam lagi aku keluar. Thanks ya Ti, muaahh..”, Iwan suami Tia yang menikahinya tujuh tahun lalu nyerocos tanpa memberi kesempatan pada Tia untuk menjawab sepotong pun.

Tia yang memang sudah lelah di kantor, ditambah dengan bis yang ditumpanginya panas karena penumpang yang sangat sesak dan melebihi kapasitas membuatnya merasa lelah dan ingin muntah.

Rasa bencinya pada keadaan membuat Tia malas untuk menjawab apapun, baik SMS dari mertuanya ataupun teguran langsung suaminya.

Cemberut dan wajah lelah, mertuanya sudah menghadang di pintu. Tia segera mencium tangan dan kemudian berbisik lirih, “Terima kasih ya, Bu.”

Panik Tia menjadi-jadi melihat susunan kursi di ruang tamu dan rak buku yang sudah berubah dan juga melihat lauk pauk yang bukan kebiasaan Tia.

“Mbok, kenapa jadi begini…?” desis Tia geram pada Mbok Nah yang asyik mengepel lantai sambil mencampur sabun pewangi dan rebusan daun sirih.

baca juga: Bubur Ayam Mam Fifi

Intervensi Mertua dalam Rumah

Aneh, namun itu terjadi di rumahnya di bawah kekuasaannya. Tia tak habis pikir mengapa intervensi mertuanya begitu terasa dalam.

Walau rumah mertuanya berjarak 15 menit dari rumah Tia, namun Tia merasa seluruh kehidupannya sebagai seorang istri telah dijajah ibu mertua. Dan Tia merasa bosan dan jenuh.

“Tia, kamu sudah di rumah, kan! Makasih yaa. Kata ibu, gorden di rumah kita warnanya kusam. Bagus juga kalau kamu sempat, besok pulang kantor cari-cari kain gorden yang agak cerah.

Kan sebentar lagi mau Ramadan, jadi sekalian ya, biar rumah kita lebih cerah. Makasih ya, sayang! Aku sudah mau sampai rumah, ni!, love!” pesan panjang dari suaminya melalui handphone terbaru Tia yang masih menyicil, membuat Tia semakin jenuh dan ingin berteriak.

“Ibu, kenapa sih ibu ngurusin semua isi rumahku? Mulai dari masakan di rumah, susunan tempat duduk warna gorden, pola asuh anak, dan lain lain?” air mata Tia meleleh satu persatu membasahi handphone-nya.

Dengan gemas, Tia akhirnya memilih main games untuk meluruhkan kekesalannya yang memuncak.

“Maaa… Mama… ayo shalat isya!” Aisyah putri bungsunya yang berusia 4 tahun melenggang masuk ke kamarnya dengan menggunakan mukena neneknya.

Terdengar suara ibu mertuanya yang memerintahkan si Mbok untuk mengeluarkan sajadah dan menyiapkan semua keperluan.

Sementara itu, Tia pun bergegas mengambil air wudhu di kamar mandi. Sayup-sayup mendengar suara ibu mertuanya yang menyuruhnya bergegas karena semua anak sudah siap di ruang tengah yang memang dijadikan tempat shalat keluarga. Lagi-lagi hasil rancangan ibu mertuanya.

Sambil mengenakan mukenanya, Tia mendesah, “Bila terus menerus begini, mungkin aku minta cerai saja. Aku ingin bebas dari intervensi mertuaku,” pikir Tia kesal.

Shalat pun selesai. Ucapan salam yang diucapkan dengan gembira oleh Iwan, suaminya, dan ciuman lembut Iwan pada ibunya membuat Tia menjadi semakin kesal. Dengan cemberut, Tia menyambut suaminya.

Setelah menyiapkan gelas berisi teh panas, Tia menyorongkan pada suaminya. Tumpahan air teh panas tanpa sengaja memercik ke tangan suaminya.

Pelototan suaminya dalam diam di balik punggung ibunya, membuat Tia menjadi semakin ingin sekali berpisah dari suami dan ibunya. Salahkah Tia bila berpikir seperti itu?

Tia tahu, perceraian itu sesuatu yang halal namun dibenci Allah, Tia pun tak sanggup dibenci Allah. Ia juga tak sanggup menghadapi intervensi mertua dalam rumah tangganya.

Siapa yang sanggup memecahkan masalah Tia?

Iwanlah sang kepala keluarga. Komunikasikanlah langkah baik agar kasih sayang ibu mertua pada keluarga kecil Tia yang membuatnya tidak merasa jenuh dengan intervensi kelewat batas.

Bicarakanlah baik-baik dengan ibu. Memang berat menjadi kepala keluarga, namun pahala menanti bila mereka mampu membawa keluarganya ke surga melalui rumah tangga yang sakinah tanpa pikiran untuk berpisah. Wallahu’alam.

(Dikutip dari buku Secangkir Teh Buatan Bidadari)

By: Fifi P. Jubilea (S.E., S.Pd., M.Sc., Ph.D – Oklahoma, USA).

Owner and Founder of Jakarta Islamic School (Jakarta fullday); Kalimalang, Joglo, Depok.

Owner and Founder of Jakarta Islamic Boys Boarding School – Megamendung
Owner and Founder of Jakarta Islamic Girls Boarding School – Mega cerah

Next;
Owner and Founder of Jubilea Islamic College (2023) – Purwadadi Subang – setara SMP dan SMU. Boys and girls.
Owner and Founder of Jubilea University (2024) – Purwadadi and Malaka

Founder and Owner of Jakarta Islamic School, Jakarta Islamic Boys Boarding School (JIBBS), Jakarta Islamic Girls Boarding School (JIGSc)

Visit: //www.facebook.com/fifi.jubilea

Jakarta Islamic School (JISc/JIBBS/JIGSc): Sekolah sirah, sekolah sunnah, sekolah thinking skills (tafakur), sekolah dzikir dan sekolah Al-Qur’an, School for leaders

For online registration, visit our website:
?????://???.????????????????????.???/

Further Information:
0811-1277-155 (Ms. Indah; Fullday)
0899-9911-723 (Mr. Mubarok; Boarding)

Website:

https://ChanelMuslim.com/jendelahati

https://www.jakartaislamicschool.com/category/principal-article/

Facebook Fanpage:

https://www.facebook.com/jisc.jibbs.10

https://www.facebook.com/Jakarta.Islamic.Boys.Boarding.School

Instagram:

www.instagram.com/fifi.jubilea

Twitter:

https://twitter.com/JIScnJIBBs

Tiktok:

https://www.tiktok.com/@mamfifi_jisc

Tags: fifi jubileaIntervensi Mertua dalam RumahJakarta islamic schooljiscmam fifi
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Belajarlah dari Rasulullah dan Mulailah dari Diri Sendiri

Next Post

Qudwah Indonesia Siapkan Paket Bantuan Tahap Ketujuh untuk Palestina

Next Post
Qudwah Indonesia Siapkan Paket Bantuan Tahap Ketujuh untuk Palestina

Qudwah Indonesia Siapkan Paket Bantuan Tahap Ketujuh untuk Palestina

Bantuan Donatur LAZ Al Azhar untuk Palestina Sudah Diterima Warga Gaza

Bantuan Donatur LAZ Al Azhar untuk Palestina Sudah Diterima Warga Gaza

Ringankan Beban Masyarakat Palestina PT Gojek Indonesia, Tbk. (GOTO) sumbang Rp500 juta

Ringankan Beban Masyarakat Palestina PT Gojek Indonesia, Tbk. (GOTO) sumbang Rp500 juta

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9350 shares
    Share 3740 Tweet 2338
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    852 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Mazhab: Jalan Menuju Cahaya, Bukan Tembok Pemisah

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2412 shares
    Share 965 Tweet 603
  • Keutamaan Istighfar Menurut Hadis

    512 shares
    Share 205 Tweet 128
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11768 shares
    Share 4707 Tweet 2942
  • Houthi Bantah Serang Mekah

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2368 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Kemdiktisaintek Perkuat Relevansi Pendidikan Tinggi dengan Dinamika Dunia Kerja

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    139 shares
    Share 56 Tweet 35
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga