• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 9 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Lepasnya Cordoba dari Kekuasaan Islam

07/08/2021
in Kisah
Kisah Lepasnya Cordoba dari Kekuasaan Islam

Kisah Lepasnya Cordoba dari Kekuasaan Islam (1) (Foto: wikipedia.org)

122
SHARES
939
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Pada tanggal 29 Juni 1236 terdapat kisah lepasnya Cordoba dari genggaman Muslimin. Kota tersebut merupakan kota besar bekas ibukota Dinasti Umayyah II yang pernah mencapai kejayaannya di masa Khalifah Abdurrahman III An-Nasir, Al-Hakam II, dan Al-Hajib Al-Manshur.

Baca Juga: UNESCO Tetapkan Kota Tua Medina Azahara Cordoba Sebagai Situs Warisan Dunia

Lepasnya Cordoba Dilakukan oleh Kerajaan Castile

Dilansir channel telegram Generasi Shalahuddin tulisan @aladdin1997, Kontributor Gen Saladin, lepasnya Cordoba dilakukan oleh pasukan Kerajaan Castile-León, Aragon dan Portugal yang telah menaklukkan beberapa kota dan wilayah Muslim di Andalusia, seperti Badajoz, Mallorca dan Merida (1230), Trujillo (1232), Ubeda (1233), Beja (1234) dan Ibiza (1235).

Akhirnya, suatu peristiwa, yaitu penaklukan Kota Córdoba dilakukan oleh Kerajaan Castile pada 1236. Penaklukan Córdoba awalnya tidak direncanakan secara langsung oleh Raja Ferdinand III dari Castile, melainkan oleh segelintir kaum elit militer dan tentara bayaran Castile di daerah perbatasan dengan sekelompok Muslim di Córdoba yang tidak menyukai Amir Ibnu Hud.

Mereka telah pergi ke Andújar, kota kecil di dekat Córdoba yang telah dikuasai oleh Castile sejak 1225, guna meminta bantuan pasukan bayaran Castile untuk menyingkirkan kekuasaan sang amir di Andalusia dengan bayarannya ialah Kota Córdoba dan daerah sub-urban di bagian timur kota yang disebut “Al-Sharqiyyah” (El-Axerquía).

Para tentara tersebut berkumpul di Andújar, untuk mempelajari strategi penyerangan yang akan dilakukan diam-diam pada malam hari ketika cuaca buruk.

Salah seorang pasukan, Pedro Ruiz Tafur lalu melaporkan rencana mereka kepada Álvar Pérez de Castro, pemimpin wilayah perbatasan Castile dan Pedro Ruiz de Castro di Martos untuk meminjamkan mereka bantuan dan dukungan materil.

Penyerangan ke Córdoba dimulai pada 23 Desember 1235. Pasukan bayaran Castile ini dipimpin Pedro Ruiz Tafur, Martín Ruiz de Argote, Benito de Baños, Domingo Muñoz dan Álvaro Colodro.

Mereka juga memperoleh pasukan bantuan dari Fray Domingo de Baeza, Uskup Baeza.

Sebelum menyerang Córdoba, sekelompok pasukan bayaran “Almogávares” yang pandai berbahasa Arab pimpinan Benito de Baños, telah diperintahkan untuk memanjat tembok benteng kota di bagian timur yang lemah dan menyamar sebagai Muslim dengan memakai surban dan jubah Arab.

Baca Juga: Akhir Kejayaan Umat Islam di Sevilla (1)

Pengepungan Kota

Setelah membunuh para penjaga menara kota dan melihat pertahanan kota yang begitu lemah dan terabaikan di bagian timur, maka Domingo Muñoz memimpin langsung pengepungan kota, sedangkan pasukan lainnya pimpinan Álvaro Colodro menyerang wilayah El-Axerquía (Córdoba Timur) di pinggiran kota secara kilat di waktu malam.

Keesokan harinya, pasukan Castile tersebut telah berhasil merebut semua menara dan tembok benteng timur kota beserta wilayah El-Axerquía dan membantai sebagian besar penduduk Muslimnya.

Penyerangan lalu berlanjut ke pusat kota dengan bantuan para pengkhianat Muslim di Córdoba yang menunjuki mereka titik-titik terlemah kota. Hebatnya, penyerangan ini berhasil digagalkan oleh pasukan dan mayoritas penduduk Muslim yang mempertahankan benteng pusat kota mati-matian.

Kegagalan itu membuat pasukan ini mengirim utusan kepada Raja Ferdinand III di Benavente (Zamora) untuk memberitahukan mengenai pengepungan Córdoba.

Penduduk Córdoba juga telah mengirimkan utusan untuk meminta bantuan Amir Ibnu Hud yang saat itu berada di Murcia.

Ketika mengetahui hal tersebut, Amir Ibnu Hud dan pasukannya segera bergerak cepat ke Córdoba dan bermarkas sementara di Écija.

Ia juga telah mengirimkan surat kepada Raja Ferdinand III untuk menarik pasukannya yang mengepung Córdoba karena dinilai telah melanggar perjanjian gencatan senjata di antara mereka pada 1234.

Raja Ferdinand III sendiri lalu memutuskan untuk memimpin langsung penaklukan Córdoba dan bergerak bersama dengan pasukan dan sukarelawan Castile yang besar dari Benavente, Ciudad Rodrigo, Alcántara, Medellín, Magacela, Benquerencia, Dos Hermanas, Dar Albaçar hingga tiba di Córdoba pada 7 Februari 1236. [Cms]

(Bersambung pada bagian kedua)

Tags: Kekuasaan islamLepasnya cordoba
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Bertambahnya Ilmu juga Termasuk Salah Satu Rezeki

Next Post

Hanamaza Pan Unggulkan Leopard Table Bread dalam Promo Kemerdekaan

Next Post
Hanamaza Pan Unggulkan Leopard Table Bread dalam Promo Kemerdekaan

Hanamaza Pan Unggulkan Leopard Table Bread dalam Promo Kemerdekaan

Strategi Bisnis Kuliner di Masa Pandemi

Strategi Bisnis Kuliner di Masa Pandemi

Mengenal Rinitis Alergi, Peradangan yang Terjadi pada Hidung

Mengenal Rinitis Alergi, Peradangan yang Terjadi pada Hidung

  • 5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    5 Objek Wisata Terbaik di Cilacap

    233 shares
    Share 93 Tweet 58
  • 5 Ide Kreasi Camilan Simpel dengan Rice Paper yang Renyah dan Lezat

    502 shares
    Share 201 Tweet 126
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9069 shares
    Share 3628 Tweet 2267
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4381 shares
    Share 1752 Tweet 1095
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    644 shares
    Share 258 Tweet 161
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1178 shares
    Share 471 Tweet 295
  • Ragam Minuman yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Ginjal, Bukan Sekadar “Membersihkan”

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • KPIPA Luncurkan Al-Aqsa Memanggil Perempuan Jawa Barat (ALMA)

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2411 shares
    Share 964 Tweet 603
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4107 shares
    Share 1643 Tweet 1027
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga