• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 15 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Kejujuran Imam Syafii

27/08/2022
in Kisah
Kaidah Berinteraksi dengan Lawan Jenis
165
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KISAH tentang kejujuran Imam Syafii berikut bisa jadi inspirasi untuk kita semua. Imam asy-Syafi rahimahullah sebelum berangkat belajar ke Madinah, beliau belajar kepada Imam Malik rahimahullah, beliau berkata Ibunya “Wahai ibu, berilah saya nasihat!”

Baca Juga: Imam Syafii dan Tiga Kebiasaan saat Malam

Kisah Kejujuran Imam Syafii

Ibunya berkata, “Wahai anakku, berjanjilah kepada ku untuk tidak berdusta.”

Imam asy-Syafi’i rahimahullah berkata, “Saya berjanji kepada Allah lalu kepada mu untuk tidak berdusta.”

Beliau waktu usia nya masih kecil, dibekali oleh ibunya uang 400 dirham.

Beliau menaiki hewan tunggangannya dan keluar bersama rombongan menuju Madinah, Imam asy-Syafii menyimpan uang itu di dalam sebuah kantong yang ia jahit disela – sela bajunya..

Di tengah – tengah perjalanan ada rampok yang merampas seluruh harta rombongan tersebut, tatkala sampai di hadapan, Imam asy-Syafi’i yang masih kecil, para perampok itu bertanya, “Apakah kamu membawa uang?”

Imam asy-Syafi’i yang masih kecil ini menjawab, “Iya.”

Perampok berkata, “Berapa ??”

Asy-Syafi’i menjawab, “Saya membawa uang 400 dirham.”

Para perampok tersebut tertawa sambil mengejek beliau dan berkata : “Pergilah, apakah kamu hendak mengolok – olok kami?”

Pergilah sana. Apakah orang seperti mu membawa uang sebanyak empat ratus dirham?” Kata para perampok dengan tidak percaya.

Memudian asy-Syafi’i berhenti disamping rombongan kafilah yang dirampok. Pemimpin rampok berkata kepada anak buah nya, “Apakah kalian telah mengambil semuanya ??”

Mereka menjawab, “Ya”

Pemimpin rampok berkata, “Apakah kalian tidak meninggalkan seorang pun?

Mereka (anak buah) menjawab, “Tidak, kecuali seorang anak kecil yang mengaku telah membawa uang sebanyak 400 dirham.

Namun, anak tersebut gila atau hanya ingin mengolok – olok kita, sehingga kami pun menyuruhnya pergi.”

Pemimpin rampok berkata, “Bawa anak itu kemari.”

Mereka pun membawa Syafi’i kecil. Kemudian pemimpin rampok itu bertanya kepada beliau, “Apakah kamu membawa uang, wahai anak kecil?”

Syafi’i kecil menjawab, “Ya.”

Pemimpin Rampok berkata, “Berapa uang yang kamu bawa?”

Syafi’i kecil menjawab, “Empat ratus dirham.”

Pemimpin perampok itu bertanya lagi, “Di mana uang itu?”

Lalu Syafi’i kecil mengeluarkan uang tersebut dari balik pakaiannya dan menyerahkannya kepada pemimpin kawanan perampok tersebut.

Pemimpin rampok itu menuangkan uang – uang tersebut kepangkuan nya, lalu ia memandangi syafi’i kecil dengan keheranan dan berkata, “Kenapa kamu jujur kepadaku ketika aku tadi bertanya kepadamu, dan kamu tidak berdusta kepadaku, padahal kamu tahu bahwa uangmu akan hilang?”

Syafi’i pun menjawab, “Saya jujur kepadamu karena saya telah berjanji kepada ibuku untuk tidak berdusta kepada siapa pun.”

Mendengar penuturan Syafi’i kecil itu, tiba – tiba tangan pemimpin rampok itu berhenti memain-mainkan uang 400 dirham tersebut, karena hatinya telah bergetar karena hidayah dari Allah.

Lalu pemimpin rampok itu berkata sambil mengembalikan uang tersebut kepada Syafi’i kecil, “Ambillah uangmu, kamu takut untuk mengkhianati janjimu kepada ibumu, sedangkan aku tidak takut berkhianat kepada janji Allah Subhanhu wa ta’ala.

Pergilah, wahai anak kecil dalam keadaan aman dan tenang, karena aku telah bertaubat kepada Zat yang Maha menerima taubat lagi Maha Penyayang melalui kedua tangan mu dengan taubat ini dan aku tidak akan pernah mendurhakai-Nyalagi selamanya.”

Kemudian pemimpin kawanan perampok itu memandang anak buahnya dan berkata :

إنّ الله يامركم أن تؤدّوا الأمانات إلى أهلها

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada orang yang berhak menerima nya…” [An-Nisa ayat 58].

Lalu anak buahnya berkata sambil membawa harta dan berbagai perhiasan rombongan kafilah yang mereka rampok tadi dan mengembalikannya, dan mereka berkata kepada pemimpin mereka : “Wahai tuan kami, Anda telah bertaubat dengan Zat Yang Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang, sedangkan Anda adalah pemimpin kami. Oleh karena itu kami lebih pantas untuk bertaubat daripada Anda.”

Akhirnya mereka semua bertaubat kepada Allah, lewat kejujuran Imam asy-Syafi’i kecil. [Cms]

[Diringkas dan disadur dari buku Biografi Imam Syafi’i hal 17-20, Abdul Aziz Asy-Syinawi]

Majmuah salafiyyah margasari.

Tags: Kisah kejujuran imam syafii
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Gelaran Indonesia Muslim Life Fest 2022 Resmi Dimulai Hari ini

Next Post

Kenapa Ada Kesenangan ketika Melihat Orang Lain Susah

Next Post
Kenapa Ada Kesenangan ketika Melihat Orang Lain Susah

Kenapa Ada Kesenangan ketika Melihat Orang Lain Susah

Allah Mudahkan Jalan Penuntut Ilmu Menuju Surga

Sebarkanlah Ilmu di Setiap Kesempatan

Cegah Kanker Kulit dengan Rutin Makan Tomat

Cegah Kanker Kulit dengan Rutin Makan Tomat

  • Persiapan Menghadapi Akhir Zaman, Kenali Keutamaan Surat Al-Kahfi

    Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4420 shares
    Share 1768 Tweet 1105
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8653 shares
    Share 3461 Tweet 2163
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11452 shares
    Share 4581 Tweet 2863
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    954 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    285 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Hukum Tahajud setelah Subuh karena Telat Bangun

    1399 shares
    Share 560 Tweet 350
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2218 shares
    Share 887 Tweet 555
  • Viral, Koin Uang 1000 Kelapa Sawit bisa Mencapai Rp120 Juta

    253 shares
    Share 101 Tweet 63
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    247 shares
    Share 99 Tweet 62
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2230 shares
    Share 892 Tweet 558
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga