• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 Juli, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Ammar bin Yasir (3) – Wahyu Turun Untuk Ammar

08/05/2022
in Kisah, Unggulan
Ammar bin Yasir (3) - Wahyu Turun Untuk Ammar

Foto: Pixabay

166
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Telah disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, setiap hari mendatangi tempat keluarga Yasir disiksa. Beliau mengagumi ketabahan dan kepahlawanan mereka, sementara hatinya yang mulia seperti hancur karena kasihan melihat kondisi mereka yang mendapat siksaan melebihi batas hingga wahyu turun untuk Ammar, anak dari Yasir.

Baca Juga Kisah Sebelumnya: Ammar bin Yasir (2) – Bukti Ujian Keimanan Keluarga Yasir

Pada suatu hari, ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengunjungi mereka, ‘Ammar memanggilnya, “Ya Rasulullah, kami sudah tidak kuat lagi menahan siksa.” Rasululullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, menjawab “Sabarlah, wahai Abu Yaqdhan. Sabarlah, wahai keluarga Yasir. Tempat yang dijanjikan bagi kalian adalah Surga.”

Ammar bin Yasir (3) – Wahyu Turun Untuk Yasir

Siksaan yang dialami oleh ‘Ammar dilukiskan oleh kawan-kawannya dalam beberapa riwayat.

Amr bin Hakam berkata,  “Dahsyatnya siksaan yang diterima ‘Ammar, membuatnya tidak tahu apa yang diucapkan.”

Amr bin Maimun berkata, “Orang-orang musyrik membakar ‘Ammar bin Yasir dengan api. Saat itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lewat di tempat itu. Beliau mengusap kepalanya dan bersabda, ‘Hai api, jadilah kamu sejuk dan menyegarkan tubuh ‘Ammar, sebagaimana dulu kamu juga sejuk dan menyegarkan tubuh Ibrahim.”

Meskipun siksaan hebat itu berhasil melukai tubuh ‘Ammar, dan menguras tenagannya, namun tidak sedikit pun melemahkan keimannya.

Ia baru merasa dirinya benar-benar hancur, ketika para penyiksanya mulai kesetanan. Mereka menyiksanya habis-habisan. Mulai dari siksaan dengan api, penyaliban, dan ditelentangkan di pasir panas lalu ditindih batu besar yang sangat panas, sampai dibenamkan ke dalam air hingga ia tidak bisa bernafas.

Pada hari itu, ketika kesadarannya hilang karena dahsatnya siksaan yang diterima, orang-orang itu berkata kepadanya, “Pujalah tuhan-tuhan kami.” Mereka mengulang-ulang kata pujian, dan tanpa sadar, ‘Ammar mengikuti ucapan mereka.

Ketika ia mulai sadar, ia teringat apa yang baru saja ia lakukan. Ia tergagap dan benar-benar menyesal. Ia merasa telah melakukan kesalahan yang sangat besar, yang tak mungkin ditebus. Saat itu juga ia merasakan pedihnya siksa yang akan dihadapi, jauh lebih pedih dari siksaan orang-orang kafir itu.

Seandainya ‘Ammar dibiarkan larut dalam perasaanya itu, ia akan hancur oleh perasaanya sendiri.

Sebelumnya, ‘Ammar mampu bertahan menanggung semua siksa yang ditimpahkan ke tubuhnya, karena keimanannya sedang berada di posisi puncak. Tetapi sekarang, ia merasa keimananya telah kalah, sehingga rasa sesal, kecewa, dan kesedihan mendalam hampir saja membuhunya.

Akan tetapi, Allah yang Maha Agung lagi Maha Tinggi menginginkan peristiwa mendebarkan ini berakhir dengan indah. Wahyu pun turun menjabat tangan ‘Ammar, dan berbisik kepadannya, “Bangkitlah wahai pahlawan. Tidak ada sesal dan tidak ada kesulitan.”

Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menemui sahabatnya itu, didapatinya ia sedang menangis. Rasulullah mengusap air mata ‘Ammar dengan tangan beliau, sambil bersabda, “Orang-orang kafir itu telah menyiksamu dan menenggelamkanmu ke dalam air, lalu kamu mengucapkan ini dan itu.?”

“Benar, wahai Rasulullah,” jawab ‘Ammar meratap.

Rasulullah bersabda sambil tersenyum, “Jika mereka melakukannya lagi, katakan apa yang kamu katakan tadi.”

Kemudian beliau membacakan firman Allah, “Kecuali orang yang dipaksa, sedang hatinya tetap teguh dalam keimanan.” (An-Nahl : 106)

Hati ‘Ammar kembali tenang. Siksaan yang ia anggap salah telah mendapat jaminan bebas dari Al-Qur’an. Dan apa yang akan terjadi, biarlah terjadi.

Setelah peristiwa itu, semua siksaan dihadapi ‘Ammar dengan tabah, hingga orang-orang kafir itu kelelahan dan merasa kecil di hadapan ‘Ammar.

Bersambung… Ammar bin Yasir (4) – Keimanan Yang Kuat Hingga Tulang [Ln]

Tags: Ammar bin YasirWahyu Turun Untuk Ammar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hukum Mahram Bayi Adopsi

Next Post

Penyakit Degeneratif, antara Tren dan Gaya Hidup

Next Post
Penyakit Degeneratif, antara Tren dan Gaya Hidup

Penyakit Degeneratif, antara Tren dan Gaya Hidup

Tolong, Ibuku Tidak Mencintai Aku

9 Hal Penting yang Ibu Perlu Katakan pada Putrinya tentang Menstruasi

Tidak ada Beda Orang yang Qona'ah dengan Raja Dunia

Tidak ada Beda Orang yang Qona'ah dengan Raja Dunia

  • Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    Profil Lamine Yamal, Bintang Muda Muslim yang Menginspirasi Dunia Sepak Bola

    349 shares
    Share 140 Tweet 87
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8928 shares
    Share 3571 Tweet 2232
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3490 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Tak Ada yang Kebetulan: Dari Messi Memandikan Bayi Yamal hingga Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Semua Terjadi dalam Takdir Allah

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4027 shares
    Share 1611 Tweet 1007
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5437 shares
    Share 2175 Tweet 1359
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11609 shares
    Share 4644 Tweet 2902
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1112 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4696 shares
    Share 1878 Tweet 1174
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2371 shares
    Share 948 Tweet 593
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga