• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 12 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Ammar bin Yasir (3) – Wahyu Turun Untuk Ammar

08/05/2022
in Kisah, Unggulan
Ammar bin Yasir (3) - Wahyu Turun Untuk Ammar

Foto: Pixabay

167
SHARES
1.3k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

Telah disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, setiap hari mendatangi tempat keluarga Yasir disiksa. Beliau mengagumi ketabahan dan kepahlawanan mereka, sementara hatinya yang mulia seperti hancur karena kasihan melihat kondisi mereka yang mendapat siksaan melebihi batas hingga wahyu turun untuk Ammar, anak dari Yasir.

Baca Juga Kisah Sebelumnya: Ammar bin Yasir (2) – Bukti Ujian Keimanan Keluarga Yasir

Pada suatu hari, ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengunjungi mereka, ‘Ammar memanggilnya, “Ya Rasulullah, kami sudah tidak kuat lagi menahan siksa.” Rasululullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, menjawab “Sabarlah, wahai Abu Yaqdhan. Sabarlah, wahai keluarga Yasir. Tempat yang dijanjikan bagi kalian adalah Surga.”

Ammar bin Yasir (3) – Wahyu Turun Untuk Yasir

Siksaan yang dialami oleh ‘Ammar dilukiskan oleh kawan-kawannya dalam beberapa riwayat.

Amr bin Hakam berkata,  “Dahsyatnya siksaan yang diterima ‘Ammar, membuatnya tidak tahu apa yang diucapkan.”

Amr bin Maimun berkata, “Orang-orang musyrik membakar ‘Ammar bin Yasir dengan api. Saat itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lewat di tempat itu. Beliau mengusap kepalanya dan bersabda, ‘Hai api, jadilah kamu sejuk dan menyegarkan tubuh ‘Ammar, sebagaimana dulu kamu juga sejuk dan menyegarkan tubuh Ibrahim.”

Meskipun siksaan hebat itu berhasil melukai tubuh ‘Ammar, dan menguras tenagannya, namun tidak sedikit pun melemahkan keimannya.

Ia baru merasa dirinya benar-benar hancur, ketika para penyiksanya mulai kesetanan. Mereka menyiksanya habis-habisan. Mulai dari siksaan dengan api, penyaliban, dan ditelentangkan di pasir panas lalu ditindih batu besar yang sangat panas, sampai dibenamkan ke dalam air hingga ia tidak bisa bernafas.

Pada hari itu, ketika kesadarannya hilang karena dahsatnya siksaan yang diterima, orang-orang itu berkata kepadanya, “Pujalah tuhan-tuhan kami.” Mereka mengulang-ulang kata pujian, dan tanpa sadar, ‘Ammar mengikuti ucapan mereka.

Ketika ia mulai sadar, ia teringat apa yang baru saja ia lakukan. Ia tergagap dan benar-benar menyesal. Ia merasa telah melakukan kesalahan yang sangat besar, yang tak mungkin ditebus. Saat itu juga ia merasakan pedihnya siksa yang akan dihadapi, jauh lebih pedih dari siksaan orang-orang kafir itu.

Seandainya ‘Ammar dibiarkan larut dalam perasaanya itu, ia akan hancur oleh perasaanya sendiri.

Sebelumnya, ‘Ammar mampu bertahan menanggung semua siksa yang ditimpahkan ke tubuhnya, karena keimanannya sedang berada di posisi puncak. Tetapi sekarang, ia merasa keimananya telah kalah, sehingga rasa sesal, kecewa, dan kesedihan mendalam hampir saja membuhunya.

Akan tetapi, Allah yang Maha Agung lagi Maha Tinggi menginginkan peristiwa mendebarkan ini berakhir dengan indah. Wahyu pun turun menjabat tangan ‘Ammar, dan berbisik kepadannya, “Bangkitlah wahai pahlawan. Tidak ada sesal dan tidak ada kesulitan.”

Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menemui sahabatnya itu, didapatinya ia sedang menangis. Rasulullah mengusap air mata ‘Ammar dengan tangan beliau, sambil bersabda, “Orang-orang kafir itu telah menyiksamu dan menenggelamkanmu ke dalam air, lalu kamu mengucapkan ini dan itu.?”

“Benar, wahai Rasulullah,” jawab ‘Ammar meratap.

Rasulullah bersabda sambil tersenyum, “Jika mereka melakukannya lagi, katakan apa yang kamu katakan tadi.”

Kemudian beliau membacakan firman Allah, “Kecuali orang yang dipaksa, sedang hatinya tetap teguh dalam keimanan.” (An-Nahl : 106)

Hati ‘Ammar kembali tenang. Siksaan yang ia anggap salah telah mendapat jaminan bebas dari Al-Qur’an. Dan apa yang akan terjadi, biarlah terjadi.

Setelah peristiwa itu, semua siksaan dihadapi ‘Ammar dengan tabah, hingga orang-orang kafir itu kelelahan dan merasa kecil di hadapan ‘Ammar.

Bersambung… Ammar bin Yasir (4) – Keimanan Yang Kuat Hingga Tulang [Ln]

Tags: Ammar bin YasirWahyu Turun Untuk Ammar
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hukum Mahram Bayi Adopsi

Next Post

Penyakit Degeneratif, antara Tren dan Gaya Hidup

Next Post
Penyakit Degeneratif, antara Tren dan Gaya Hidup

Penyakit Degeneratif, antara Tren dan Gaya Hidup

Tolong, Ibuku Tidak Mencintai Aku

9 Hal Penting yang Ibu Perlu Katakan pada Putrinya tentang Menstruasi

Tidak ada Beda Orang yang Qona'ah dengan Raja Dunia

Tidak ada Beda Orang yang Qona'ah dengan Raja Dunia

  • doa tolak

    Doa Tolak Bala di Akhir Bulan Safar dan Keutamaannya

    202 shares
    Share 81 Tweet 51
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9083 shares
    Share 3633 Tweet 2271
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    655 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Penjelasan Lengkap Soal Rebo Wekasan dari Segi Syariah

    230 shares
    Share 92 Tweet 58
  • Baru Mulai Pelihara Koi? Ini 7 Tips agar Ikan Tetap Sehat dan Cantik

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4390 shares
    Share 1756 Tweet 1098
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4115 shares
    Share 1646 Tweet 1029
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4741 shares
    Share 1896 Tweet 1185
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2416 shares
    Share 966 Tweet 604
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3529 shares
    Share 1412 Tweet 882
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga