• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 18 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Editorial

Uswatun Hasanah Kita

04/09/2025
in Editorial
Hikmah Sujud Dua Kali di Satu Rakaat

Ilustrasi, foto: wajibbaca.com

71
SHARES
547
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

‘SUNGGUH telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu…” (QS. Al-Ahzab: 21)

Beliau lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah. Bertepatan dengan 20 April 570 Masehi. Beliau wafat pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun 10 Hijriah di usia 63 tahun.

Mungkin ada perbedaan pendapat di antara para ahli sejarah tentang angka-angka itu. Namun esensi yang sama: adanya sosok uswatun hasanah untuk kita semua.

Para sahabat Nabi adalah generasi yang paling beruntung. Mereka hidup bersama Nabi, belajar langsung dengan Nabi, dan bisa merekam semua keteladanan mulia beliau shallallahu ‘alaihi wasallam.

Satu dan dua generasi pun berlalu. Orang-orang cerdas di masa itu, berjuang untuk mencari tahu seperti apa kehidupan Nabi: perkataan Nabi, perbuatan Nabi, dan segala hal yang diajarkan dan diteladani Nabi.

Merekalah para ulama yang disebut sebagai Rijalul Hadis. Mereka berjuang mengumpulkan hadis yang bertebaran di beberapa wilayah yang sangat berjauhan: Madinah, Mekah, Bagdad, Syam, Yaman, dan lainnya.

Karya-karya mereka tersimpan baik dari generasi ke generasi, hingga sampai ke tangan kita. Ada Kitab Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Daud, Musnad Ahmad, dan lainnya.

Semua kitab hadis itu seolah merekonstruksi ulang sosok Nabi melalui mozaik perkataan, perbuatan, dan pengakuan para sahabat tentang Nabi. Kumpulan mozaik itu kini telah utuh menggambarkan sosok Nabi.

Kini, semua berpulang kepada kita semua. Apakah sosok mulia itu ingin kita hidupkan dalam setiap langkah hidup kita, atau sekadar kumpulan kitab hadis yang hanya menjadi referensi ilmiah. Kita merujuknya ketika dibutuhkan, dan dibiarkan begitu saja ketika dirasa tak diperlukan.

Zaman memang sudah berubah. Apa yang melingkupi di zaman Nabi jauh berbeda dengan saat ini.

Namun, esensi hidup dari zaman ke zaman tetap sama. Terutama, di masa kehidupan umat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hingga zaman ini akan menemui akhirnya.

Hidupkanlah sunnah Nabi dalam kehidupan kita sehari-hari. Jadikan ruh kehidupan Nabi dalam hati dan gerak kita, bukan sekadar dalam ucapan dan simbol budaya. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Uswatun Hasanah Kita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Luka Batin pada Anak

Next Post

Perhatian Khalifah Umar Terhadap Rakyat

Next Post
Perhatian Khalifah Umar Terhadap Rakyat

Perhatian Khalifah Umar Terhadap Rakyat

Rasulullah Melakukan Perjalanan Isra' Mi'raj Hanya dengan Ruhnya, Benarkah?

Turunnya Nabi Isa pada Akhir Zaman

10 Motivasi Islami untuk Kamu yang Patah Hati

Jangan Rusak Rumah Tangga Saudaramu

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8432 shares
    Share 3373 Tweet 2108
  • Lewat Sekolah Lansia, Salimah Tulungagung Ajak Masyarakat Kenali Gejala Demensia Sejak Dini

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    854 shares
    Share 342 Tweet 214
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3800 shares
    Share 1520 Tweet 950
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11340 shares
    Share 4536 Tweet 2835
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4313 shares
    Share 1725 Tweet 1078
  • Inilah Jawabannya, Mengapa Kita Berjalan Mengelilingi Kabah di Makkah

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2256 shares
    Share 902 Tweet 564
  • Mengenal Tiga Warna Favorit Nabi Muhammad

    239 shares
    Share 96 Tweet 60
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4603 shares
    Share 1841 Tweet 1151
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga