PERUSAHAAN Kereta Api Arab Saudi (SAR) mengumumkan penambahan kapasitas Kereta Api Cepat Haramain untuk musim Haji 1447 H menjadi lebih dari 2,21 juta kursi untuk memenuhi peningkatan permintaan transportasi antara Mekah dan Madinah.
Ini menandai penambahan lebih dari 210.000 kursi dibanding musim sebelumnya, dengan rencana 5.308 perjalanan atau naik sekitar 11 persen.
Transportasi kereta api bagi jemaah Haji dari stasiun Bandara Internasional King Abdulaziz menuju stasiun Mekah itu akan dimulai pada Selasa, 5 Mei, yang menandai awal Haji 1447 H.
Armada kereta api cepat itu terdiri atas 35 rangkaian yang beroperasi dengan kecepatan hingga 300 km/jam di jalur sepanjang 453 kilometer.
Perjalanan antara Mekah dan Madinah membutuhkan waktu sekitar dua jam, dengan lima stasiun utama yang menghubungkan dua kota suci tersebut dan Jeddah.
Baca juga: Kemenhaj Catat 74.652 Jemaah Haji Indonesia Telah Berangkat Ke Tanah Suci
Penambahan Kapasitas Kereta Api Cepat Haramain untuk Musim Haji 1447 H
Inisiatif ini mendukung Strategi Transportasi dan Logistik Nasional, serta Visi Saudi 2030 guna meningkatkan layanan bagi Jemaah dan membuat pengalaman ibadah haji secara keseluruhan menjadi lebih baik.
Kereta Cepat Haramain memiliki kecepatan maksimal 300 kilometer per jam, perjalanan Mekkah-Madinah yang berjarak sekitar 449 kilometer dapat ditempuh dalam waktu sekitar dua jam.
Stasiun KAEC yang berada di antara Mekah dan Madinah menjadi penghubung dua kota suci tersebut. Perjalanan dari Stasiun KAEC ke Mekah akan memakan waktu sekitar 55 menit, dan demikian juga perjalanan dari KAEC ke Madinah.
Bangunan Stasiun KAEC, yang berada sekitar 110 kilometer dari pusat kota Jeddah, merupakan rancangan dari perusahaan arsitektur Inggris, sementara teknologi yang digunakan dalam pengoperasian kereta disediakan oleh perusahaan asal Spanyol Talgo.
Dukungan teknologi dalam pelayanan di Stasiun KAEC mencakup mesin pembelian tiket, pengecekan tiket kereta pada pintu masuk menuju peron, serta fasilitas pelayanan di dalam kereta.
Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.
Stasiun KAEC juga dilengkapi memiliki ruang sholat yang luas, peturasan, ruang tunggu, serta tempat belanja dan restoran.
Pada siang hari, penerangan seluruh ruangan stasiun berasal dari reflektor cahaya matahari yang dipasang di atas bangunan stasiun. Listrik hanya digunakan pada malam hari.
Petugas Pelayanan di Stasiun KAEC Rayan Al-Thoubaiti menjelaskan stasiun ini memiliki enam jalur kereta, dua jalur ganda di tengah, dan masing-masing satu jalur tunggal di tepi kanan dan kiri.
Di dalam gerbong kereta, para penumpang dapat memesan makanan dan minuman dari kafetaria, menggunakan listrik dan internet, serta mengakses informasi mengenai peta perjalanan, jarak dan waktu tempuh perjalanan, serta suhu di luar kereta dari layar monitor yang tersedia. [Din]




