• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Tumbuh Kembang

Cara Melatih Konsentrasi Balita Melalui Kegiatan Sehari-Hari

19/12/2022
in Tumbuh Kembang
Rasulullah Turut Mengerjakan Pekerjaan Rumah

Foto: Pexels

89
SHARES
681
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

CARA melatih konsentrasi balita ternyata bisa dilakukan melalui kegiatan sehari-hari. Buah hati kita yang masih tergolong balita memang terbatas konsentrasinya.

Beberapa ahli dalam pendidikan anak mengatakan bahwa kemampuan konsentrasi balita hanya sekitar 5 menit bahkan kurang.

Karenanya pada usia balita metode pendidikan yang sebaiknya dilakukan adalah belajar sambil bermain. Namun, tidak ada salahnya juga melatih konsentrasi balita kita dengan melakukan kegiatan sehari-hari.

Baca Juga: Ide Permainan untuk Melatih Konsentrasi Balita

Cara Melatih Konsentrasi Balita Melalui Kegiatan Sehari-Hari

Kemampuan anak dalam berkonsentrasi akan sangat membantu kegiatan belajarnya. Juga akan sangat membantunya dalam menghafal Al-Quran serta berlatih shalat dengan khusyuk dan tuma’ninah (tenang).

Apa saja aktivitas sehari-hari di rumah yang bisa melatih si kecil berkonsentrasi sejak dini? Berikut seperti dijelaskan dalam laman Ummi Ummi.

Pada usia 1 tahun, rata-rata anak sudah mampu berjalan. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan untuk melatihnya membawa piring atau alat makan lainnya.

Bila anak sudah selesai makan, minta dia untuk membawa alat makannya ke wastafel. Pilihlah alat makan yang ringan dan tidak berpotensi pecah, seperti gelas plastik atau piring stainless steel.

Pada usia 2 tahun, anak-anak sudah bisa lebih cekatan dalam berjalan dan membawa barang. Mulai latih mereka membawa alat makan dari kaca.

Tapi, sebisa mungkin Anda dampingi mereka berjalan. Pesankan, “Hati-hati ya, Nak. Ini kaca, bisa pecah kalau jatuh.”

Pada usia 3 atau 4 tahun, ajak anak untuk belajar menyapu. Aktivitas ini membantu koordinasi mata dan tangan, serta melatih mereka berkonsentrasi menyapu kotoran dan debu dengan rapi.

Sekilas, aktivitas menyapu tampak sederhana, namun sebenarnya di balik itu anak berlatih untuk berkonsentrasi.

Bila mereka bisa berkonsentrasi dengan baik, ujung sapu akan mengayun tepat ke arah sampah sehingga sampah terkumpul menjadi satu. Bila tidak, sapu justru bergerak tak terarah hingga malah menyebar sampah ke mana-mana.

Ketika baru belajar menyapu, mungkin anak akan cenderung “menyebar” sampah dibandingkan menyapu dan menyatukannya.

Itu tidak mengapa, namanya juga baru belajar. Teruslah semangati bahwa dia anak salih/salihah karena membantu ibu menyapu, Allah sayang anak yang membantu orang tua, orang Islam rajin menjaga kebersihan dan kerapian.

Selain itu, berilah contoh cara menyapu yang baik agar sampah yang disapu bisa terkumpul dengan rapi. Lambat laun, seiring bertambahnya usia anak, insyaallah dia akan mampu menyapu dengan rapi dan bersih. Mungkin itu akan terjadi ketika dia berusia 4 tahun atau 5 tahun.

Pada usia 4 atau 5 tahun, anak-anak bisa diajari menjahit kancing. Aktivitas tersebut melatih mereka untuk berkonsentrasi memasukkan jarum ke lubang kancing.

Meski jahitannya belum rapi, insyaallah kegiatan ini akan sangat bermanfaat.

Selain itu, anak-anak bisa diminta memasukkan benang ke dalam lubang jarum. Terdengar sulit? Wah, jangan pandang enteng kemampuan anak!

Ada loh anak usia 5 tahun yang bisa konsentrasi memasukkan benang ke lubang jarum. Tentunya pilih lubang jarum jahit yang ukurannya tidak terlalu kecil. Bila anak terlihat patah semangat sejak awal, semangati dia, “Berusaha, Nak! Insyaallah kamu bisa.”

Aktivitas sehari-hari ini memang sederhana, tapi insyaallah dapat melatih konsentrasi anak-anak.

Selain contoh aktivitas di atas, kita juga bisa melatih konsentrasi anak dengan memintanya memakai baju sendiri, mengancingkan baju sendiri, memakai sandal atau sepatu sendiri, menyikat gigi sendiri, atau menyisir rambut sendiri.

Bila Anda cermati, kegiatan sehari-hari yang telah kita sebutkan adalah kegiatan yang dilakukan sendiri oleh anak. Dari aktivitas ini anak-anak juga berlatih untuk lebih mandiri dan percaya diri.

Tetapi jangan terlalu tergesa-gesa dengan berharap anak dapat melakukannya dengan benar dalam waktu singkat.

Proses belajar setiap anak tentu berbeda. Dan yang terpenting dari kegiatan ini selain untuk melatih konsentrasi, juga membiasakan anak untuk ringan tangan membantu pekerjaan rumah. [Cms]

Tags: melatih konsentrasi balita
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips untuk Memotret Makanan agar Tampak Menarik

Next Post

Doa dan Dzikir agar Tidak Malas

Next Post
Tips mengatasi malas belajar

Doa dan Dzikir agar Tidak Malas

Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?

Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?

Jumat Berkah, LAZ Al Azhar Salurkan Makanan Siap Saji di Mushala Darurat Gempa Cianjur

Jumat Berkah, LAZ Al Azhar Salurkan Makanan Siap Saji di Mushala Darurat Gempa Cianjur

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6179 shares
    Share 2472 Tweet 1545
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    892 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    459 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1753 shares
    Share 701 Tweet 438
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7867 shares
    Share 3147 Tweet 1967
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    283 shares
    Share 113 Tweet 71
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4073 shares
    Share 1629 Tweet 1018
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3405 shares
    Share 1362 Tweet 851
  • Banjir Karawang Meluas Akibat Sungai Citarum dan Sungai Cibeet Meluap

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Modinity Fashion Parade 2026 di Borobudur jadi Tonggak Penting untuk Fashion Asia Tenggara

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga