• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 22 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?

19/12/2022
in Khazanah, Unggulan
Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?

Foto: Pixabay

103
SHARES
790
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SETIAP kali terjadi bencana alam, ramai dibicarakan apakah peristiwa yang terjadi merupakan azab dari Allah atau bukan?

Sebagian orang menyakini bahwa hal tersebut merupakan azab akibat berbagai kemaksiatan dan kemunkaran yang terjadi di daerah tersebut.

Biasanya hal ini akan diiringi dengan semacam invesitigas, kemunkaran apa yang terjadi di daerah tersebut sehingga mengundang bencana?

Pandangan ini tidak sepenuhnya salah, karena memang beberapa dalil baik dalam Al-Quran maupun sunah memberikan isyarat bahwa akibat dari banyaknya kemaksiatan dan kemunkaran adalah turunnya ‘bala’ dan ‘hukuman’ dari Allah.

Baca Juga: Dompet Dhuafa Gelar Pelatihan Jurnalis Siaga Bencana

Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?

Beberapa hadis menunjukkan bahwa jika kemaksiatan sudah merajalela di tengah masyarakat, Allah akan turunkan ‘azab’Nya. Di antaranya hadis berikut:

ما ظهرَ في قومٍ الزِّنا والرِّبا ؛ إلَّا أحلُّوا بأنفسِهِم عذابَ اللهِ

“Manakala zina dan riba merebak di suatu negeri, itu artinya mereka sedang mengundang azab Allah.” (HR. Ahmad, no. 3809, Ibnu Hibban, no. 4410)

Bahkan dalam Al-Quran, Allah menyatakan bahwa berbagai kerusakan (bencana) di daratan dan di lautan (di desa maupun di kota), tujuannya adalah;

لِيُذِيقَهُم بَعْضَ ٱلَّذِى عَمِلُوا۟

“….Supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka… “ (QS. Ar Rum: 42)

Para ulama tafsir mengatakan, kata ‘sebagian’ pada ayat tersebut menggambarkan bahwa berbagai bencana yang menimpa umat manusia adalah baru ‘sebagian kecil’ dari azab yang Allah perlihatkan di dunia. Sebagian besar sisanya, jika tidak bertaubat, akan jauh lebih dahsyat nanti Allah timpakan di hari kiamat.

Namun demikian, melakukan vonis bahwa pada setiap bencana sebagai azab, juga tidak sepenuhnya dapat dibenarkan, apalagi jika wilayah tersebut banyak orang beriman dan ahli ketaatan.

Pertama karena azab yang sifatnya massif di suatu negeri itu sudah Allah ‘hapuskan’.

Bahkan para ulama menyatakan bahwa hal tersebut sudah ‘dihapus’ sejak diturunkannya kitab Taurat pada masa Nabi Musa alaihissalam, setelah ditenggelamkannya Fir’aun, sebagaimana diisyaratkan dalam Surat As-Syuara:

وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا مُوسَى ٱلْكِتَٰبَ مِنۢ بَعْدِ مَآ أَهْلَكْنَا ٱلْقُرُونَ ٱلْأُولَىٰ بَصَآئِرَ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَرَحْمَةً لَّعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

“Sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Al-Kitab (Taurat) sesudah Kami binasakan generasi-generasi yang terdahulu, untuk menjadi pelita bagi manusia dan petunjuk dan rahmat, agar mereka ingat.” (QS. Al-Qashash: 43)

Dalam hadis riwayat Al Hakim, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam mengutip ayat ini untuk menjelaskan bahwa sejak diturunkannya Taurat, Allah meniadakan azab yang membinasakan suatu negeri (HR. Hakim, no. 3534)

Kedua, banyak riwayat hadis yang menyatakan bahwa berbagai musibah yang menimpa muslim, justru akan meninggikan derajatnya di sisi Allah, bahkan hingga derajat syahid.

Sebab bedasarkan hadis riwayat Muslim, orang yang wafat karena penyakit tho’un (wabah), orang yang mengalami sakit pada perutnya, orang yang tertimpa reruntuhan (longsor) dan orang yang mati tenggelam dan yang terbunuh dalam perang di Sabilillah, maka dia tergolong mati syahid.

Bahkan, boleh jadi musibah atau bencana yang menimpa seseorang justru alamat cinta dari Allah. Karena Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menyatakan bahwa jika Allah mencintai seseorang maka Dia akan menguji mereka, semakin tinggi bala’nya semakin besar pahalanya..

إنَّ عِظَمَ الجزاءِ مع عِظَمِ البلاءِ ؛ و إنَّ اللهَ تعالى إذا أحبَّ قومًا ابتلاهم

“Sesungguhnya besarnya balasan tergantung besarnya ujian. Sesugguhnya Allah Taala jika mencintai suatu kaum, maka Dia akan mengujinya.” (HR. Tirmizi, no. 2396)

Jadi bagaimana kesimpulannya? Apakah bencana yang terjadi dapat dibilang azab atau bukan?

Mungkin dapat kita rangkum semuanya dengan menyatakan bahwa bencana yang terjadi di berbagai tempat adalah azab Allah bagi ahli maksiat, penghapus dosa dan peninggi derajat bagi orang saleh, dan lambang cinta Allah bagi para kekasih dan wali Allah yang sangat tinggi kedudukannya karena ketakwaannya kepadaNya.

Wallahu a’lam.

Catatan: Ustadz Abdullah Haidir, Lc

Tags: Apakah Terjadinya Bencana Alam adalah Azab dari Allah?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Doa dan Dzikir agar Tidak Malas

Next Post

Jumat Berkah, LAZ Al Azhar Salurkan Makanan Siap Saji di Mushala Darurat Gempa Cianjur

Next Post
Jumat Berkah, LAZ Al Azhar Salurkan Makanan Siap Saji di Mushala Darurat Gempa Cianjur

Jumat Berkah, LAZ Al Azhar Salurkan Makanan Siap Saji di Mushala Darurat Gempa Cianjur

Paragon Gelar Graduation Ceremony Wardah Inspiring Teacher 2022

Paragon Gelar Graduation Ceremony Wardah Inspiring Teacher 2022

Anak-anak SMU JIBBS Studi di Madinah

Memasukkan Sekolah dengan Latar Belakang Agama yang Bagus

  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    367 shares
    Share 147 Tweet 92
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8704 shares
    Share 3482 Tweet 2176
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11488 shares
    Share 4595 Tweet 2872
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    986 shares
    Share 394 Tweet 247
  • Kedudukan Hewan ketika Mati, Masuk Surga atau Neraka?

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    249 shares
    Share 100 Tweet 62
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4450 shares
    Share 1780 Tweet 1113
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2328 shares
    Share 931 Tweet 582
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3919 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2234 shares
    Share 894 Tweet 559
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga