• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Tujuan Hubungan Suami Istri setelah Menjadi Orang Tua

12/07/2023
in Suami Istri
Tujuan hubungan suami istri setelah menjadi orang tua

Foto: Canva Pro/Odua Images

83
SHARES
638
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEBAGAI pasangan, penting sekali memahami tujuan hubungan suami dan istri setelah menjadi orang tua. Setelah mempunyai anak, suami istri baru bisa memahami betapa sulitnya membesarkan anak. Dari menjadi suami dan istri, mereka menjadi orang tua dan kehidupan mereka berputar di sekitar anak mereka.

Namun, setiap pasangan perlu menyadari bahwa tanggung jawab membesarkan anak harus dibagi. Sangat penting untuk mengutamakan kerja tim dan tidak bisa mengharapkan hanya ibu yang memikul semua tanggung jawab pengasuhan anak di kepalanya.

Masyarakat kita juga beranggapan  perempuan harus memikul semua tanggung jawab rumah tangga dan anak-anak. Tetapi zaman telah berubah dan masyarakat kita juga perlu berubah.

Baca Juga: Wahai Suami Istri, Cobalah Mengerti Tujuan Pernikahan

Tujuan Hubungan Suami Istri setelah Menjadi Orang Tua

Perempuan selalu dituntut untuk pandai melakukan banyak tugas. Apakah mereka melakukan pekerjaan atau menjalankan bisnis online dan menjadi ibu rumah tangga sekaligus, mereka melakukan segalanya dengan cara terbaik dan berusaha menuntaskan pekerjaan mereka dengan baik.

Namun, untuk melakukan semuanya sendirian kadang-kadang dapat membuat mereka frustrasi dan membuat mereka gelisah. Hali ini sudah merupakan perlakuan tidak adil terhadap perempuan.

Tradisi masyarakat kita, laki-laki harus mencari nafkah untuk keluarga dan perempuan harus di rumah mengurus pekerjaan rumah tangga dan anak-anak.

Pertanyaannya, mengapa laki-laki tidak berpartisipasi dalam kegiatan rumah tangga? Pekerjaan yang harus dipikulnya mungkin akan membuat perempuan frustrasi dan kemudian frustrasi ini berubah menjadi pertengkaran kecil antara suami dan istri.

Argumen seperti itu merusak suasana rumah yang bahagia dan sehat. Dan seorang anak tidak akan pernah bisa mendapatkan pendidikan yang baik dalam suasana seperti itu.

Ketika seorang anak tumbuh, ia belajar dengan mengamati hal-hal di sekitarnya. Jika ada pertengkaran di rumah, itu bisa memengaruhi anak-anak.

Mereka mungkin merasa sedih atau tertekan. Tetapi ketika ada cinta dan kebahagiaan di rumah, seorang anak akan tumbuh dengan baik.

Jika pasangan ingin hidup bahagia, mereka harus menghargai kebutuhan satu sama lain. Berbagi tanggung jawab dan saling membantu dalam pekerjaan rumah tangga.

Membuat satu sama lain nyaman dapat membuat pasangan bahagia. Dan pasangan yang sadar akan tanggung jawab mereka pasti menjadi orang tua yang bertanggung jawab dan baik.

Mereka tahu bahwa membesarkan anak-anak bukanlah pekerjaan ibu tetapi tugas mengasuh anak harus dilakukan oleh ibu dan ayah.

Mencintai dan mendukung pasangan akan membawa cinta ke dalam rumah dan itu akan membuat anak-anak bahagia. Harus selalu diingat jika ingin menjadi orangtua yang baik maka berikan cinta, perhatian, dan saling mendukung. [Maya/Cms]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Peduli Yatim Piatu, IBF Net Bangun Jaringan Panti Asuhan Berbasis On-Chain

Next Post

Menjilati Jari-Jemari dan Tempat Makan Selesai Makan

Next Post
Menjilati Jari-Jemari dan Tempat Makan Selesai Makan

Menjilati Jari-Jemari dan Tempat Makan Selesai Makan

Suami yang hatinya seluas samudra

Menjadi Suami yang Hatinya Seluas Samudra

Penyebab Kuteks Tidak Boleh Digunakan

Tips Mengetahui Tas Branded Asli atau Palsu

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1161 shares
    Share 464 Tweet 290
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8240 shares
    Share 3296 Tweet 2060
  • Menghina Allah dalam Hati

    454 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3692 shares
    Share 1477 Tweet 923
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3302 shares
    Share 1321 Tweet 826
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11266 shares
    Share 4506 Tweet 2817
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4548 shares
    Share 1819 Tweet 1137
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2060 shares
    Share 824 Tweet 515
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga