• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 6 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Residu-residu Suami Istri Bekerja (3)

25/12/2021
in Suami Istri, Unggulan
Tetap Tunggal atau Menerima Pasangan Baru (5)

Ilustrasi, foto: spiritualray.com

79
SHARES
605
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com- Residu itu sisa kotoran dari interaksi. Jika interaksinya di luar, sisa kotorannya kadang masih melekat dan terbawa ke dalam rumah.

Selalu ada residu atau sisa kotoran dari interaksi dengan dunia luar. Karena tidak ada jaminan di luar rumah selalu bersih.

Ada kotoran yang berasal dari sisa interaksi melalui mata. Interaksi antar lisan. Melalui lintas pendengaran. Dan akhirnya interaksi antar hati.

Residu “Untung Rugi”

Suami istri yang berdagang mungkin sudah terbiasa dengan strik untung rugi. Artinya, selisih harga adalah nyawa yang harus diperjuangkan. Sekecil apa pun selisih itu.

Di dunia perdagangan, hal itu memang wajar. Bahkan, harus. Dengan begitulah, dinamika dagang akan berjalan normal.

Masalahnya, ketika suasana strik untung rugi ini terbawa ke rumah. Kemungkinan ini sangat besar karena porsi keseharian suami atau istri boleh jadi lebih banyak di dunia ini daripada di rumah.

Ketika strik untung rugi ini terbawa ke rumah, segala sesuatu menjadi terasa ada harganya. Padahal, rumah adalah lingkungan cinta yang nilai harganya bukan dengan ukuran selisih harga.

Bayangkan jika untung rugi diterapkan di rumah. Yang paling jadi korban adalah yang di rumah. Bisa istri dan anak. Mereka akan merasakan “penderitaan” di balik bayang-bayang efesiensi atau penghematan.

Logika suasana keluarga bisa dibilang hampir kebalikan dari dunia dagang. Keluarga adalah wadah untuk saling berlomba dalam memberi. Sementara dagang berlomba untuk saling menerima.

Seorang suami atau istri harus “terbuka” kantongnya untuk saling melengkapi. Dan akan lebih dituntut “terbuka” lagi untuk anak-anak.

Hal ini karena anak-anak merupakan aset paling mahal yang dimiliki ayah atau ibu. Jauh lebih mahal dari sekadar modal dagang atau untung rugi dan tabungan.

Hanya hubungan orang tua dan anak yang tidak pernah ada bekasnya. Selebihnya bisa ada bekasnya. Bahkan suami istri sekalipun ketika mereka bercerai.

Hubungan orang tua dan anak akan tetap abadi bukan hanya sebatas di dunia. Melainkan juga di akhirat kelak.

Orang tua bahkan harus berpikir bahwa urusan anak adalah investasi. Bukan variabel belanja. Artinya, semakin tinggi nilai anak, semakin tinggi nilai yang akan kembali ke orang tua.

Di zaman ini, bisa dibilang hampir sulit mencari sarana pendidikan berkualitas yang murah. Bayangkan jika ayah ibu menerapkan untung rugi di sektor ini. Maka anak-anak akan memperoleh sarana pendidikan yang ala kadarnya.

Kalau pun anak-anak diperjuangkan di sarana pendidikan yang lumayan mahal, dengan otak dagang, ayah ibu akan menuntut anak-anak bisa balik modal. Ini runyamnya.

Jadi, silahkan strik tentang untung rugi di dunia dagang suami atau istri di luar keluarga. Tapi ketika untuk keluarga, semuanya beda nilai. Bukan untuk menerima, tapi untuk memberi. [Mh]

 

 

Tags: Residu-residu Suami Istri Bekerja
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Teleskop NASA Lepas Landas untuk Menemukan Sejarah Kosmik Awal

Next Post

Selamat Jalan Wahai Saad!

Next Post
Selamat Jalan Wahai Saad!

Selamat Jalan Wahai Saad!

Melindungi Anak dari Varian Omicron dengan Vaksinasi dan Imunisasi

Melindungi Anak dari Varian Omicron dengan Vaksinasi dan Imunisasi

Perbedaan Ghibah, Buhtan dan Ifki serta Akibatnya (2)

Perbedaan Ghibah, Buhtan dan Ifki serta Akibatnya (2)

  • Rekomendasi Warna Baju agar Wajah Tampak Cerah

    Rekomendasi Warna Baju agar Wajah Tampak Cerah

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Gunung Kelir di Wonogiri jadi Primadona Baru dengan Pesona Alamnya

    73 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8338 shares
    Share 3335 Tweet 2085
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3759 shares
    Share 1504 Tweet 940
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4275 shares
    Share 1710 Tweet 1069
  • Salimah Jakarta Selenggarakan Rapat Koordinasi Nasional

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    811 shares
    Share 324 Tweet 203
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4581 shares
    Share 1832 Tweet 1145
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2229 shares
    Share 892 Tweet 557
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11312 shares
    Share 4525 Tweet 2828
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga