• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 28 Juli, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Berita

Iran, AS, dan Sepak Bola

16/06/2026
in Berita
Iran, AS, dan Sepak Bola

Ilustrasi, foto: news.republika.co.id

73
SHARES
561
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

IRAN akhirnya bisa bertanding di piala dunia di AS. Meski mengalami banyak teror, tim Iran berhasil menahan imbang Selandia Baru dengan skor 2-2.

Sepak bola itu olah raga. Dan piala dunia, merupakan wujud persahabatan dunia melalui olah raga. Tapi bagi AS, yang katanya negara paling inklusif, sepak bola tidak dianggap sekadar ajang olah raga. Melainkan juga politik dan rasisme.

Teror untuk Tim Iran

Sejak awal, jauh sebelum pertandingan dilangsungkan, teror kerap dialami tim Iran. Tuan rumah: AS, tidak mau memberikan izin tinggal untuk tim Iran.

Akibatnya, Iran merupakan satu-satunya tim piala dunia yang menginap dan berlatih di Tijuana, Meksiko. Kalau ada jadwal pertandingan, tim ini terbang dari Meksiko ke AS. Setelah pertandingan usai, tim ini juga harus segera pergi meninggalkan AS.

Ketika tim ini baru tiba di AS, kendaraan yang ditumpangi didemo ratusan orang dengan mengibarkan bendera AS dan Israel. Mereka meneriakkan yel-yel kecamatan terhadap tim Iran.

Itu masih belum seberapa. Bahkan ketika di awal ajang latihan, tim Iran mendapatkan kiriman kantung mayat. Hingga kini, pihak kepolisian setempat masih belum bisa memberikan informasi tentang asal muasal kantung mayat itu.

Laga Pertama Melawan Selandia Baru

Awalnya publik sepak bola skeptis dengan Tim Iran di laga pertama melawan Selandia Baru di stadion Los Angeles, AS. Selain karena tekanan mental yang begitu berat, Selandia Baru juga bukan tim lemah.

Namun, hasilnya di luar dugaan, Tim Iran berhasil menahan imbang dengan skor 2-2. Sebuah pencapaian yang lumayan di tengah teror yang luar biasa dan dukungan penonton yang nyaris tak ada. Kecuali, warga Meksiko yang begitu setia menjadi relawan.

Dua gol itu diperoleh dari dua tim penyerang Iran: Ramin Rezaian dan Mohammad Mohebi. Bahkan, ada satu momen selebrasi gol yang dianggap pengamat sepak bola sebagai yang paling berani di dunia.

Yaitu, ketika Ramin Rezaian memperlihatkan tangan kanannya dengan simbol tembakan pistol tiga kali. Gestur ini seperti memperlihatkan keberanian tim Iran melawan tekanan dari pemerintah AS.

Rasisme AS

Kita masih ingat ketika Indonesia ditunjuk FIFA sebagai tuan rumah ajang piala dunia U20. Tapi, penunjukkan itu tiba-tiba dibatalkan dan pertandingan dipindahkan ke negara lain.

Apa sebabnya? Hal ini karena adanya penolakan melalui demo yang dilakukan sebagian publik Indonesia terhadap tim Israel.

AS bukan sekadar demo oleh sebagian warganya terhadap Tim Iran. Bahkan, Trump terang-terangan menyatakan bahwa kemenangan tim Iran merupakan ancaman buat AS.

Bukan itu saja, pemerintah AS pun tidak mau memberikan izin tinggal terhadap seluruh personil tim dari Iran. Tapi anehnya, FIFA sama sekali tidak menghukum AS. Bahkan menegur pun tidak. Hal yang jauh berbeda ketika menghukum Indonesia. [Mh]

 

 

 

 

Tags: Rasisme AS di Sepak Bola Dunia
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Tips Merawat Rambut untuk Wanita Berhijab

Next Post

6 Tahapan Bermain pada Anak

Next Post
Tiga Aktivitas untuk Meningkatkan Daya Ingat Anak

6 Tahapan Bermain pada Anak

Makan Malam Enak di Tegal yang Wajib Dicoba

Makan Malam Enak di Tegal yang Wajib Dicoba

Mengubah Takdir dengan Merayu Allah, Bagaimana Caranya?

Mengubah Takdir dengan Merayu Allah, Bagaimana Caranya?

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8975 shares
    Share 3590 Tweet 2244
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4054 shares
    Share 1622 Tweet 1014
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11631 shares
    Share 4652 Tweet 2908
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5451 shares
    Share 2180 Tweet 1363
  • Menyerahkan Segala Urusan kepada Allah Saat Jalan Terasa Buntu

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa setelah Shalat sesuai Sunnah Nabi

    277 shares
    Share 111 Tweet 69
  • Mazhab: Jalan Menuju Cahaya, Bukan Tembok Pemisah

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    687 shares
    Share 275 Tweet 172
  • Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama: Dua Pilar Peradaban Islam dan Penjaga Persatuan Indonesia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga