• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 25 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Jangan Mudah Bilang “Pisah”

28/03/2018
in Suami Istri
95
SHARES
730
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Psikolog dari Northwestern University, Eli J. Finkel, dalam penelitiannya yang ia cantumkan dalam buku The All of Nothing Marriage: How the Best Marriage Work (2017), menyimpulkan bahwa kehidupan pernikahan bagi pasangan modern memang dirasa lebih berat. Menurutnya, hal ini disebabkan gaya hidup dan modernitas yang ikut memengaruhi cara pandang seseorang tentang konsep pernikahan.

Sebenarnya ada harapan yang tinggi bahwa pasangan akan mengizinkan mereka untuk ‘tumbuh’, seperti mengejar karier walau sudah menikah, melanjutkan sekolah meski menjadi ibu rumah tangga, atau tetap bekerja meski sudah memiliki anak, dan sebagainya. Harapan ini membuat banyak orang memercayakan pasangannya untuk dapat mengejar kepuasan diri dan ambisi pribadi. Sayangnya, inilah yang justru memberikan tekanan pada pernikahan.

Tekanan-tekanan itu misalnya, tak ada atau sulit memiliki quality time karena pasangan sama-sama sibuk, masalah dalam mengelola keuangan keluarga akibat biaya hidup tinggi hingga hadirnya media sosial dan perangkat gadget yang bisa memperkeruh komunikasi jika tidak pintar menyiasatinya. Tekanan-tekanan dalam rumah tangga seperti ini yang kerap menimbulkan ketegangan dan seringkali memicu para pasangan untuk mengucapkan “Pisah” atau cerai.

Perceraian adalah sesuatu yang dibenci, terutama ketika suami istri telah berubah status menjadi orangtua. Dampak negatif dari perceraian tidak saja mengenai mereka berdua tapi menimpa orang-orang yang tidak bersalah di sekitar mereka.

Menjaga pernikahan merupakan sebuah usaha melestarikan kehidupan berkeluarga yang tidak akan terlaksana kecuali dengan niat yang ikhlas dan keyakinan yang benar, bahwa suami merasa cukup dengan istri yang akan membahagiakannya dan istri merasa puas terhadap suami yang memerhatikan. Persis seperti firman Allah, “Dan orang-orang yang berkata, “Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati kami dan jadikanalah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al Furqan:74)

Sesungguhnya ketenangan hati suami terhadap istri, dan istri terhadap suami adalah perkara yang sangat penting. Tidak hanya sebatas pada komunikasi yang baik dan terus menerus, suami istri juga harus punya komitmen untuk menjaga kehidupan berkeluarga ini. Saling berkompromi dan berlapang dada untuk kepentingan bersama dan tujuan akhir yaitu surga.

Islam dengan ajaran-ajarannya yang mendalam memelihara kehidupan berkeluarga baik untuk hari ini maupun masa depan. Dia menjauhkan pintu perceraian yang menakutkan dari kehidupan keluarga. jika hubungan pernikahan kita terguncang, mari segera kembali kepada Allah dan mulai mengevaluasi diri. Mungkin ini akibat kita jauh dari Allah sehingga kita menjauh dari kasih sayangnya. Jangan segera memutuskan untuk pisah dan menceraikan pasangan karena akan datang sesal setelahnya. Seperti bait syair lagu Koes Plus ini,

Terlalu indah dilupakan

Terlalu sedih dikenangkan

Setelah aku jauh berjalan

Dan kau ku tinggalkan

(Maya Agustiana)

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Lula Kamal Berbagi Tips Memilih Wadah Plastik

Next Post

DIY Rak Sepatu dari Pralon Bekas

Next Post

DIY Rak Sepatu dari Pralon Bekas

ACTA Akan Daftarkan Class Action Terhadap Ombudsman RI Terkait Kasus Tanah Abang dan PSI

BPOM RI Sita 5 Miliar Kosmetik Ilegal

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8722 shares
    Share 3489 Tweet 2181
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    996 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11496 shares
    Share 4598 Tweet 2874
  • Warna Hijab yang Cocok untuk Baju Warna Coklat Susu

    180 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3925 shares
    Share 1570 Tweet 981
  • Perhatikan Batas Usia Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2025/2026

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • Bahaya Game Sakura Simulator School untuk Anak-Anak

    254 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2238 shares
    Share 895 Tweet 560
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4454 shares
    Share 1782 Tweet 1114
  • Spirit Doll Boneka Arwah dan Hukumnya dalam Islam

    371 shares
    Share 148 Tweet 93
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga