• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 27 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Suami Istri

Fleksibelitas Beban Suami Istri

03/03/2024
in Suami Istri
Saling Menyesuaikan Suami Istri (4)

Ilustrasi, foto: Pinterest

83
SHARES
638
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SUAMI istri memiliki beban yang sama, dengan jenis yang berbeda. Tapi, beban itu semestinya dikerjakan secara fleksibel atau mengikuti keadaan.

Rumah tangga tegak karena kerja berat suami istri. Masing-masing pihak memiliki tugas yang sama tapi jenisnya yang berbeda.

Suami biasanya bertugas mencari nafkah. Dan istri memiliki tugas domestik tentang keadaan internal rumahnya.

Namun begitu, hal itu sebatas teori manajemen rumah tangga. Karena pada kenyataannya, beban bisa numpuk di satu sisi dan membutuhkan soliditas kerja suami istri, saling bantu, dan saling memahami keadaan.

Paradigmanya kira-kira seperti berikut ini:

Satu, latar belakang tidak bisa disamakan.

Di masyarakat kita yang variatif dari segi budaya dan tradisi, kecendrungan bakat orang tidak bisa diseragamkan. Misalnya, tidak semua wanita bisa memasak dan tidak semua laki-laki bisa berdagang.

Kadang, keadaannya menjadi terbalik. Suami pandai memasak, dan istri pandai berdagang dan bisnis. Karena itu, beban tidak bisa diterapkan secara kaku. Karena hal itu akan mengurangi bahkan menghambat produktivitas.

Yang terpenting adalah semua beban di bawah tanggung jawab siapa. Dan jawabannya adalah suami. Karena istri hanya membantu saja atau mengikuti pengaturan dan keputusan suami.

Meskipun pelaksanaannya juga tidak sekaku itu. Artinya, tanggung jawab memang ada di suami, tapi istri juga melengkapi kekurangan suami. Di situlah terjalin saling kerja sama dan sama-sama kerja.

Kedua, tidak selalu kenyataan berjalan normal.

Kenyataan kehidupan rumah tangga kadang tidak seperti yang ditulis dalam buku teori rumah tangga. Karena sesuatu hal, suami dan istri akhirnya mengambil beban yang tidak biasa.

Misalnya, suami mengalami PHK dan sulit memperoleh pekerjaan pengganti. Sementara, istri memiliki keterampilan dagang atau bisnis lainnya.

Karena fokus beban yang tidak biasa itu, maka suami harus mengambil beban di internal rumah agar istri bisa berbisnis dengan tenang. Meskipun lebih baik lagi jika bisnis dilakukan di dalam rumah.

Apa yang bisa dilakukan suami di dalam rumah? Suamilah yang akhirnya memasak, mencuci baju, mengurus dinamika anak-anak, dan lainnya.

Hal ini tidak menunjukkan turunnya derajat suami. Karena Rasulullah juga menjahit pakaiannya sendiri. Dan Rasulullah tidak melarang suami memasak.

Namun begitu, tanggung jawab dan beban kendali rumah tangga tetap ada di pundak suami. [Mh]

 

Tags: Fleksibelitas Beban Suami Istri
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Cara Alami Mengatasi Rambut Berketombe

Next Post

Inilah Tiga Keutamaan Puasa Ramadan

Next Post
Inilah Tiga Keutamaan Puasa Ramadan

Inilah Tiga Keutamaan Puasa Ramadan

Mendorong Istri untuk Menambah Ilmu

Mendorong Istri untuk Menambah Ilmu

Saat Umat Muslim Berada di Miqat Umroh

Saat Umat Muslim Berada di Miqat Umroh

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1761 shares
    Share 704 Tweet 440
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8017 shares
    Share 3207 Tweet 2004
  • 4 Golongan yang Dirindukan Surga

    399 shares
    Share 160 Tweet 100
  • Kisah Nuhair yang Tak Berani Meminta Surga

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1684 shares
    Share 674 Tweet 421
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4473 shares
    Share 1789 Tweet 1118
  • Istri Pulang ke Rumah Ortu, Apakah Suami Wajib Menafkahi

    3723 shares
    Share 1489 Tweet 931
  • Getaran Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru Tercatat Hampir Empat Jam

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3532 shares
    Share 1413 Tweet 883
  • Hukum Menyentuh Kemaluan Saat Mandi Wajib

    2059 shares
    Share 824 Tweet 515
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga