• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 13 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Perlukah Sekolah untuk Orangtua?

04/05/2026
in Parenting
Perlukah Sekolah untuk Orangtua?

Foto: Unsplash

79
SHARES
604
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ALKISAH di sebuah sekolah tingkat menengah pertama semua siswa berkumpul di tengah lapang. Hari itu Kepala Sekolah akan memberikan pengumuman.

Lalu beberapa siswa di panggil ke depan. Sekitar 30 siswa dan siswi berdiri di hadapan ratusan teman-temannya dan para guru. Hari itu mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka terkait perkelahian siswa antar sekolah.

Tidak hanya itu, siswa-siswa yang satu pertemanan ini bergabung dalam grup obrolan via whatsaap. Di dalam grup ini, mereka saling berbagi keresahan dan kegembiraan.

Baca Juga: Respon Guru Jepang saat Orangtua Muslim Mengajukan Menu Makan Siang Halal

Mereka bebas mengungkapkan kekesalan mereka terhadap teman, guru bahkan orangtua. Tidak jarang perkataan kasar terlontar dari mereka. Mereka juga saling bertukar video porno. Padahal rata-rata usia mereka baru 13 tahun.

Setelah itu orangtua mereka dipanggil untuk bertemu pihak sekolah. Beragam reaksi, ada yang menampakan wajah datar, cemas, kecewa bahkan ada yang menangis.

“Anak saya kalau di rumah tidak nakal, Bu. Malah cenderung pendiam,” ujar salah seorang dari mereka.

Rata-rata orangtua tidak tahu perihal pergaulan anak-anaknya di luar rumah. Perilaku anak-anak bisa saja berbeda antara di rumah dengan di sekolah. Banyak hal yang menyebabkan anak berperilaku di luar kewajaran.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Yang paling berpengaruh adalah pola pengasuhan orangtua terhadap anak. Pola pengasuhan yang otoriter bisa mengekang jiwa anak. Pola pengasuhan terlalu dimanja membuat anak tidak mandiri. Pola pengasuhan serba cuek juga mengakibatkan anak merasa terabaikan.

Mengapa pola pengasuhan orangtua yang seperti itu terjadi? Itu juga akibat pola pengasuhan sebelumnya. Ini seperti lingkaran setan. Sesuatu yang tidak tuntas terjadi pada orangtua terkait pola pengasuhan yang diterimanya akan mengakibatkan hal yang sama atau bahkan lebih buruk pada anak-anaknya.

Lalu bagaimana dengan nilai-nilai kearifan lokal. Setiap budaya mempunyai falsafah hidupnya sendiri. Nilai-nilai hidup seperti kerukunan, saling asah, asuh dan asih, saling bantu, saling menghormati dan lainnya tergerus oleh perkembangan dunia.

Perlukah Sekolah untuk Orangtua?

Dampak yang paling signifikan adalah akibat berkembangnya dunia digital yang menghasilkan manusia-manusia yang materialis dan individualis. Sendi-sendi kehidupan yang biasanya berbasis pada keluarga perlahan hilang. Yang muncul adalah manusia-manusia yang hanya fokus pada kenyamanan kehidupannya sendiri.

Kembali kepada keluarga merupakan hal penting untuk memulai semua perbaikan. Untuk itu perlu ada sekolah untuk orangtua. Sekolah ini yang nantinya memberikan kelas-kelas bimbingan kepada orangtua yanga akan memotivasi dan membantu orangtua untuk menentukan tujuan keluarganya dan mengatasi masalah dalam keluarga.

Sekolah orangtua sudah digagas oleh berbagai pihak seperti Sekolah orangtua Kuttab al faith, Sekolah ayah Edi, atau Program Sekolah Pengasuhan Anak (PSPA) oleh Abah Ihsan. Sayangnya program-program ini masih sangat terbatas pada kalangan menengah ke atas karena biayanya yang tidak murah.

Untuk skala nasional memang sudah ada kelas-kelas penyuluhan keluarga yang digagas pemerintah dan lembaga-lembaga sosial. Namun memang belum terasa kehadirannya karena keterbatasan sumber daya dan dana.

Namun jika sekolah orangtua ini menjadi program pemerintah maka akan menjadi mudah dijalankan dengan melibatkan perangkat-perangkat dan pihak-pihak terkecil dalam masyarakat seperti RT, RW, PKK dan Karang Taruna. Sudah saatnya kita kembali menghidupkan perangkat-perangkat dalam masyarakat ini untuk meningkatkan kesejahteraan dalam berkeluarga dan menyelamatkan generasi muda. [May/Sdz]

Tags: Perlukah Sekolah untuk Orangtua?
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Manfaat Penggunaan Ekstrak Vanila pada Kulit

Next Post

Jangan Terbawa Arus

Next Post
Surat An-Nisaa Ayat 69 Menggambarkan Reuni di Surga

Jangan Terbawa Arus

Beberapa Brand Lokal dengan Koleksi Pakaian Anak yang Lucu

Beberapa Brand Lokal dengan Koleksi Pakaian Anak yang Lucu

Cara Agar Otak Balita Mudah Mengolah Informasi

Cara Agar Otak Balita Mudah Mengolah Informasi

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8390 shares
    Share 3356 Tweet 2098
  • BGN Wajibkan Seluruh SPPG Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    833 shares
    Share 333 Tweet 208
  • BGN Laporkan 20 SPPG di NTT-NTB Terdampak Kelangkaan Elpiji, Pertamina Patra Niaga Gerak Cepat Isi Pasokan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2122 shares
    Share 849 Tweet 531
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2246 shares
    Share 898 Tweet 562
  • Penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang Hukum Shalat Sendiri di Rumah bagi Laki-Laki

    2029 shares
    Share 812 Tweet 507
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11328 shares
    Share 4531 Tweet 2832
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2179 shares
    Share 872 Tweet 545
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4301 shares
    Share 1720 Tweet 1075
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga