• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 24 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Ayah, Naikkan Aku ke Atas Pelana Kuda dan Izinkan Aku Melesat

22/09/2025
in Parenting
Belajar Menerima Ayat Jihad dan Ayat Poligami

Belajar Menerima Ayat Jihad dan Ayat Poligami (foto: pixabay)

105
SHARES
807
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Ayah, naikkan aku ke atas pelana kuda dan izinkan aku melesat. Para orangtua pada masa sahabat hingga masa salaf mendidik anak-anak mereka dengan keberanian dan ketabahan yang luar biasa dalam menghadapi segala macam onak kehidupan di dunia ini.

Ketika mereka dewasa, mereka mampu maju sebagai pejuang yang gigih dan pekerja keras di jalan kebenaran.

Seorang anak meminta izin kepada ayahnya untuk berkelana ke penjuru dunia dengan harapan bisa memperoleh jalan kemuliaan, kebahagiaan dan kehormatan bagi dirinya.

Baca Juga: Nabi Musa dan Penunggang Kuda

Ayah, Naikkan Aku ke Atas Pelana Kuda dan Izinkan Aku Melesat

Untuk ayahnya, dia menuliskan sebuah syair yang gagah perkasa,

Lemparkanlah pelana ke atas anak kuda

Dan pasangkanlah kendalinya

 

Kemudian masukkanlah topi besi ke kepalaku

Dan berikanlah pedang yang tajam kepadaku

Kapan aku mencari rezeki

Jika tidak dari masa kecil

 

Akan ku lintasi bumi

Demi mendapat sesuatu yang halal

Dan bukan yang haram

 

Barangkali perjalanan

Dapat menghapus kemiskinan

Atau mendekatkan kematian

 

Jika kita berkaca pada anak-anak mereka, anak-anak kita boleh jadi tertinggal jauh. Pada usia baligh, apakah kita sudah cukup memberikan bekal yang cukup untuk mereka sebagai manusia dewasa?

Boleh jadi mereka hidup ribuan tahun sebelum kita, tapi visi kehidupan mereka begitu visioner.

Selain tujuan langitan, bersama ke surga, mereka juga mempunyai tujuan untuk menjaga peradaban dan menjaga nilai kemanusiaan. Sudah semestinya kita mengikuti jejak-jejak kaki mereka.

Apa yang menyebabkan anak-anak muda masa itu menjadi begitu istimewa. Ada beberapa alasan, antara lain;

– Karena sejak usia mudanya mereka terdidik dengan keahlian berenang, menunggang kuda dan memanah.

– Karena mereka tidak terdidik dengan kemanjaan yang berlebihan dan ketergantungan pada orang lain yang membinasakan.

– Karena mereka menyadari tanggung jawab dan kepercayaan terhadap diri mereka sendiri.

– Karena mereka terbiasa bergaul dengan teman-teman sebaya dari anak-anak keluarga mereka dan orang-orang lain.

– Karena mereka telah mempelajari biografi para pahlawan, orang-orang pemberani, para penakluk dan para panglima perang.

Ketika kita, para orangtua dan para pendidik menerapkan dasar-dasar pendidikan yang benar yang membebaskan anak dari ketakutan dan sifat pengecut.

Jika kita mau mengikuti jejak para pendahulu kita, in syaa Allah akan lahir generasi yang tidak lagi gelisah dan pengecut.

Merekalah generasi yang percaya diri, berani, bijak dan berpegang teguh pada ayat, “ … padahal kekuatan itu hanyalah  bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui.” (QS. Al Munafiqun: 8).[MAY]

 

Tags: ayahNaikkan Aku ke Atas Pelana Kuda dan Izinkan Aku Melesat
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hukum Mengganti Nasab ke Ayah Angkat

Next Post

BMKG Himbau Gelombang Laut Setinggi 2.5 Meter di NTT

Next Post
BMKG Himbau Gelombang Laut Setinggi 2.5 Meter di NTT

BMKG Himbau Gelombang Laut Setinggi 2.5 Meter di NTT

Gagal Mendidik Anak

Gagal Mendidik Anak

Ukhti Cantik di-bully

Ukhti Cantik di-bully

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8478 shares
    Share 3391 Tweet 2120
  • Rahasia Membuat Gyoza Ayam yang Lezat dan Juicy ala Rumahan

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2149 shares
    Share 860 Tweet 537
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11359 shares
    Share 4544 Tweet 2840
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4337 shares
    Share 1735 Tweet 1084
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    876 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3823 shares
    Share 1529 Tweet 956
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2271 shares
    Share 908 Tweet 568
  • Kisah Lengkap Penyembelihan Nabi Ismail

    415 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Resep Daging Mercon Bolosego yang Cocok untuk Santapan Keluarga

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga