SEDEKAH itu mengeluarkan sebagian harta untuk orang lain yang membutuhkan. Itulah cara untuk membersihkan dan mensucikan harta dan diri.
Seorang bapak mengalami keracunan makanan. Ia pun mengkonsultasikannya ke praktisi herbal atau herbalis.
Herbalis menyarankan agar sang bapak mengkonsumsi ramuan herbal yang alami. Antara lain air kelapa hijau, kuning telur, dan lainnya.
Saran itu dilakukan sang bapak. Ia meminum ramuan itu. Beberapa waktu kemudian, perutnya terasa mulas. Ia buang-buang air.
“Apa ada yang salah, ya?” ucap sang bapak kepada herbalis setelah merasakan hal tidak nyaman itu.
Namun, herbalis menjelaskan kalau itulah cara ramuan itu membersihkan racun dari dalam perut. Ketika racun itu bersih, keluhan buang-buang air pun reda secara alami.
Benar saja. Setelah beberapa kali merasakan hal tidak nyaman itu, keluhan keracunan yang dirasakan sang bapak hilang. Ia merasa sembuh.
**
Sedekah itu cara syar’i dan sekaligus alami untuk membersihkan hati dan jiwa seseorang dari ‘racun’ harta. Sedekah membersihkan diri dari ‘racun’ kikir, cinta dunia, dan pamer.
Menariknya, semakin banyak harta yang disedekahkan, semakin efektif ‘racun-racun’ yang dibersihkan.
Dan jauh lebih menarik lagi, harta yang sering disedekahkan tidak membuat orang jatuh miskin. Sebaliknya, harta itu terus bertambah dan bertambah, baik dari jumlah maupun keberkahannya. [Mh]


