• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Posisi Ulama dan Umaro

13/02/2025
in Nasihat
Posisi Ulama dan Umaro

Ilustrasi, foto: ngobibareng.id

76
SHARES
586
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ULAMA berperan membimbing umat. Umaro berperan melayani dan melindungi. Tapi kendali tetap di tangan ulama.

Ada sisi lain yang menarik dari para ulama salaf, atau ulama generasi awal setelah masa Sahabat Nabi. Mereka tekun membimbing umat, tapi di sisi lain, tegas terhadap umaro atau pemerintah.

Salah satunya Imam Abu Dawud rahimahullah yang hidup di abad kedua hijriyah. Ulama fikih dan hadis ini pernah ‘didekati’ amir atau penguasa saat itu: Amir Al-Muwaffiq.

Al-Muwaffiq meminta agar Abu Dawud tidak lagi tinggal di Bagdad. Melainkan pindah ke Bashrah. Mungkin hal itu berkaitan dengan permintaannya yang kedua.

Kedua, Abu Dawud diminta bisa mengajarkan secara khusus anak-anak Al-Muwaffiq.

Permintaan pertama disetujui Abu Dawud. Tapi yang kedua ditolak. Guru dari Imam Tirmidzi dan Nasa’i ini menolak mengajar secara khusus keluarga istana.

“Mereka harus duduk bersama-sama dengan umat Islam yang lain,” tegas Abu Dawud.

Akhirnya disepakati, keluarga istana yang ikut pengajian Imam Abu Dawud memang duduk bersama dengan peserta yang lain. Tapi, diberikan tempat khusus yang disekat dengan tirai.

Persoalan ini pula yang dialami Imam Bukhari hingga akhir hayatnya. Beliau tetap menolak mengajar secara khusus keluarga istana, sementara amir saat itu memaksa Imam Bukhari mau datang ke istana.

Karena tidak ada kata sepakat, Imam Bukhari diusir dari wilayah kekuasaan amir itu. Penulis kitab yang berniai sakral kedua setelah Al-Qur’an itu pun meninggal dunia dalam masa ‘pengasingan’ itu.

Begitu pun dengan Imam Malik rahimahullah. Guru Imam Syafi’i ini memberikan dalih ke penguasa saat itu: al ilmu yu’ta walaa ya’ti. Ilmu itu didatangi, bukan mendatangi.

**

Sedemikian wara’-nya, sedemikian hati-hatinya para ulama salaf dengan istana; mereka tidak ingin memberikan hak istimewa pada keluarga istana dengan mendatangi istana. Meskipun dengan acara mulia, yaitu mengajar ilmu Islam ke keluarga istana.

Kenapa? Karena mereka tidak ingin meletakkan fatwa di bawah kendali istana. Fatwa agama harus di atas segalanya. Termasuk, kebijakan istana.

Jadi, bukan mengharamkan hubungan baik dengan istana. Tapi, lebih karena ingin menjaga kemandirian fatwa yang murni berdasarkan dalil-dalil yang sahih, meskipun akan bertentangan dengan kebijakan istana. [Mh]

 

 

Tags: Posisi Ulama dan Umaro
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kemenag Berencana Menggelar Sidang Isbat pada 28 Februari 2025 Mendatang

Next Post

Makna Kunjungan Erdogan ke Indonesia

Next Post
Makna Kunjungan Erdogan ke Indonesia

Makna Kunjungan Erdogan ke Indonesia

Kemandirian dan Kebersamaan dalam Keluarga

Kemandirian dan Kebersamaan dalam Keluarga

Mendorong Brand Lokal, Scarf Media Gelar Ramadhan Nostalgic

Mendorong Brand Lokal, Scarf Media Gelar Ramadhan Nostalgic

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1903 shares
    Share 761 Tweet 476
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    256 shares
    Share 102 Tweet 64
  • Milad ke-26, Salimah Kota Blitar Gelar Khataman Qur’an dan Santunan Anak Yatim

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3565 shares
    Share 1426 Tweet 891
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Potret Artis Cilik Maissy yang Kini Menjadi Dokter

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Untuk Pemula, Belajar Islam Mulai dari Mana?

    3127 shares
    Share 1251 Tweet 782
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1181 shares
    Share 472 Tweet 295
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga