• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 30 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Nasihat

Jangan Usil dengan Urusan Orang Lain

17/09/2022
in Nasihat
Belajar Gaul dengan Tetangga (2)

Ilustrasi, foto: cdn.vox.cdn.com

103
SHARES
790
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PRIORITAS urusan hidup ini jelas. Yaitu, perbaiki urusan diri sendiri, keluarga, sanak kerabat, dan orang lain.

Manusia itu makhluk sosial yang kadang terasa menjadi lebih hidup ketika mengurusi urusan orang lain. Padahal, urusan diri sendiri masih perlu banyak perbaikan.

Kalau ditanya pembicaraan apa yang paling menarik untuk disimak? Sebagian menjawab, pembicaraan tentang orang lain yang sudah dikenal. Bisa sahabat, tetangga, kerabat, dan lainnya.

Sayangnya, tema pembicaraan yang menariknya bukan tentang kebaikan mereka. Tapi tentang keburukannya.

Apa saja yang kelihatan buruk dari orang lain, meskipun secara objektif kecil, terasa begitu besar dan sangat menarik untuk disimak.

Kalau kekurangan bahan, bisa share bahan ke teman ngerumpi. Dan menimpali omongan tentang ini rasanya begitu mengasyikkan.

Di mana asyiknya? Yaitu ketika suasana pembicaraan memposisikan diri kita dan teman ‘diskusi’ sebagai hakim yang bisa memutuskan apa saja: yang ini baik, dan yang ini buruk.

Lalu, apakah hasil ‘diskusi’ itu akan disampaikan ke pemilik masalah? Sama sekali tidak. Pemilik masalah hanya sebagai acuan saja. Kegiatan pokoknya justru pada keasyikan menghakimi si pemilik masalah atau orang yang dibicarakan itu.

Bagaimana kalau nggak ada masalah yang terungkap dari orang-orang sekitar yang dikenal? Ya, cari masalah apa saja. Mungkin tentang publik figure, tema sinetron, atau siapa saja yang bisa diolah masalahnya.

Pertanyaannya, berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga ‘diskusi’ tuntas? Jawabannya, tak ada batasan waktu. Kalau perlu terus bersambung.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menasihati, “Sebagian dari bagusnya Islam (agama) seseorang adalah meninggalkan apa-apa yang tidak bermanfaat.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

Yang bermanfaat itu bukan yang terasa enak kalau dilakoni. Tapi yang bisa memberikan nilai tambah, baik untuk keuntungan dunia maupun akhirat.

Keuntungan dunia misalnya ada nilai yang bisa didapat, misalnya bisnis, pengetahuan, kesehatan, dan lainnya. Sementara keuntungan akhirat antara lain pahala kebaikan.

Hidup ini nggak gratis, akan ada pertanggungjawabannya: untuk apa waktu dan kesempatan yang tersedia dihabiskan?

Kalau kita tidak piawai mencari pahala, jangan gemar buat dosa. Karena itu, isi waktu dan kesempatan yang Allah sediakan untuk kemaslahatan dunia dan akhirat.

Jangan untuk mengurus yang bukan urusan kita. Kecuali untuk benar-benar membantu atau membimbing orang lain agar selamat dari keburukan.

Tapi kalau hanya sekadar ‘asyik-asyik’ saja, bukan maslahat yang akan didapat. Tapi dosa yang terus ditumpuk dan dibesarkan.

Jangan kepo dengan urusan orang lain. Kecuali jika diminta untuk membantu oleh si empunya masalah. Jangan juga hobi ‘diskusi’ tentang urusan orang lain. Karena urusan kita sangat banyak. [Mh]

 

 

 

Tags: Jangan Usil dengan Urusan Orang Lain
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Masjidil Haram Luncurkan Robot Khutbah Bisa Murottal dan Azan

Next Post

Az-Zuhri, Mampu Menghafal Al-Qur’an dalam 80 Malam

Next Post
Keberkahan Pergi pada Pagi Hari untuk Mencari Nafkah

Az-Zuhri, Mampu Menghafal Al-Qur'an dalam 80 Malam

Keberkahan Pergi pada Pagi Hari untuk Mencari Nafkah

Rabi'ah Ar-Rayi, Orang yang Hafal Sunnah

Rumah yang Rapi dan Bersih dalam Keluarga Harmonis

Rumah yang Rapi dan Bersih dalam Keluarga Harmonis

  • Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    Fenomena Danau dan Sungai Kering di Kalimantan

    244 shares
    Share 98 Tweet 61
  • Ragam Manfaat Teh Rosella untuk Kesehatan Tubuh

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9208 shares
    Share 3683 Tweet 2302
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Cara Merawat Baju Velvet Agar Tetap Mewah dan Awet

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4166 shares
    Share 1666 Tweet 1042
  • Muslim LifeFest 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Tren Halal Lifestyle dan Edukasi Syariah Terlengkap di ICE BSD

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • 5 Nama Potongan Rambut Pria agar Tidak Qaza`

    1966 shares
    Share 786 Tweet 492
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2444 shares
    Share 978 Tweet 611
  • Peran Penting Stasiun Cipendeuy di Jalur Selatan Pulau Jawa

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga