SELAIN bayam, brokoli menjadi salah satu sayuran hijau yang banyak digemari karena kaya nutrisi dan mudah diolah menjadi berbagai masakan. Di dalam sayuran ini, mengandung vitamin C, serat, antioksidan, serta berbagai zat penting yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, sebelum dimasak, brokoli perlu dibersihkan dengan benar karena bagian bunganya yang rapat sering menjadi tempat menempelnya kotoran, serangga kecil, hingga sisa pestisida.
Sayangnya, masih banyak orang yang hanya membilas brokoli sekilas menggunakan air mengalir sebelum memasaknya. Padahal, cara tersebut belum tentu cukup untuk membersihkan sela-sela bunga brokoli secara menyeluruh.
Baca Juga: Brokoli Sangat Baik untuk Menurunkan Berat Badan
Jangan Langsung Dimasak, Begini Cara Membersihkan Brokoli agar Lebih Higienis
Lalu bagaimana cara membersihkan brokoli yang benar sebelum dimasak? Simak beberapa caranya berikut ini yang bisa dicoba di rumah!
Potong Brokoli Menjadi Bagian Kecil
Langkah pertama yang dianjurkan adalah memotong brokoli menjadi beberapa bagian kecil terlebih dahulu. Cara ini membantu air lebih mudah masuk ke sela-sela bunga sehingga kotoran dapat terangkat dengan lebih maksimal.
Selain itu, bagian batang yang terlalu keras juga sebaiknya dipisahkan atau dikupas kulit luarnya agar lebih mudah diolah saat dimasak.
Dikutip dari Healthline, mencuci sayuran dengan benar penting dilakukan untuk membantu mengurangi sisa kotoran dan residu yang menempel pada permukaan makanan.
Rendam dengan Air Garam
Salah satu cara yang cukup efektif untuk membersihkan brokoli adalah merendamnya menggunakan air garam. Campurkan garam secukupnya ke dalam wadah berisi air, lalu rendam brokoli sekitar 10–15 menit.
Larutan garam membantu mengeluarkan ulat kecil atau serangga yang mungkin tersembunyi di sela bunga brokoli. Setelah direndam, bilas kembali menggunakan air bersih yang mengalir.
Sebagian orang juga menggunakan campuran cuka makanan untuk membantu membersihkan permukaan sayur dari sisa kotoran.
Bilas di Bawah Air Mengalir
Setelah proses perendaman selesai, brokoli perlu dibilas kembali di bawah air mengalir sambil digoyangkan perlahan. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada sisa garam, kotoran, atau serangga yang tertinggal.
United States Department of Agriculture (USDA) menyarankan untuk mencuci sayur dan buah menggunakan air mengalir tanpa sabun agar bahan pangan tetap aman dikonsumsi.
Penggunaan sabun atau cairan pembersih tertentu justru tidak dianjurkan karena residunya dapat tertinggal pada makanan.
Jangan Merendam Terlalu Lama
Meski perendaman penting untuk membantu membersihkan brokoli, merendam terlalu lama juga tidak disarankan. Brokoli yang terlalu lama terkena air dapat kehilangan sebagian kandungan nutrisi larut air seperti vitamin C.
Karena itu, cukup rendam dalam waktu singkat lalu segera bilas dan tiriskan sebelum dimasak.
Masak dengan Cara yang Tepat
Setelah dibersihkan, brokoli sebaiknya dimasak tidak terlalu lama agar tekstur dan kandungan gizinya tetap terjaga. Merebus terlalu lama dapat membuat warna hijau brokoli menjadi kusam dan nutrisinya berkurang.
Metode seperti kukus atau tumis cepat sering dianggap lebih baik untuk mempertahankan rasa dan kandungan vitamin dalam sayuran.
Dikutip dari Alodokter, brokoli termasuk sayuran yang kaya antioksidan dan baik dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat.
Membersihkan brokoli dengan benar bukan hanya soal menjaga tampilan makanan, tetapi juga penting untuk kesehatan. Dengan memotong, merendam, dan membilas brokoli secara tepat, sayuran menjadi lebih higienis dan aman dikonsumsi. Langkah sederhana tersebut dapat membantu keluarga menikmati masakan sehat dengan lebih tenang dan nyaman. [DW]


