• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 20 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Playing Victim pada Masa Rasulullah

25/04/2025
in Kisah, Unggulan
Playing Victim pada Masa Rasulullah

Playing Victim pada Masa Rasulullah (foto: pixabay)

274
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PLAYING Victim juga pernah terjadi pada masa Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Uttiek Herlambang menuliskan dalam akun Instagram-nya, Selasa (10/5/2022) sebagai berikut.

Ramai di sosial media wawancara seorang pesohor dengan pelaku LG**. Sekalipun konten itu menuai protes, namun si narasumber malah merasa mendapat panggung.

Ia semakin gencar “memprovokasi” dengan mengunggah bermacam postingan yang menempatkan dirinya seolah “korban” dari orang-orang yang tidak bisa “open mind”.

Parahnya, ia mencoba menggiring audience-nya untuk mempercayai “penafsirannya” akan kisah kaum Luth, yang seakan diazab bukan karena perbuatan keji yang mereka lakukan.

Dalam psikologi dikenal istilah playing victim atau victim mentality. Pelaku menempatkan diri seolah menjadi korban.

Playing victim adalah bentuk kesengajaan untuk memanipuasi orang lain. Tujuannya membuat orang lain merasa bersalah, menarik simpati, atau hal lain sesuai keinginannya.

Di era sosial media seperti sekarang, semua menjadi mudah, karena everybody has their own media alias semua orang punya “panggung” dan “penontonnya” sendiri.

Ia bebas mempertontonkan apa saja, selama audience-nya suka.

Kondisi ini tentu memprihatinkan. Yang salah bisa menjadi benar, begitupun sebaliknya. Pada mereka yang tidak paham, dengan mudah akan digiring untuk menyetujui pemikiran pelaku.

Kalaupun tidak menyetujuinya, minimal tidak mempermasalahkan atau menganggap wajar penyimpangan itu. Yang seperti ini pun sama berbahayanya.

Baca Juga: Playing Victim, Tanda-tanda sampai Cara Menghadapinya

Playing Victim pada Masa Rasulullah

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)

Playing victim tak hanya terjadi hari ini, pada masa Rasulullah pun pernah terjadi melalui peristiwa Banu Ubairiq dan Labid bin Sahal. Sebagaimana tersebut dalam Sunan Tirmidzi.

Banu Ubairiq yang melakukan pencurian namun berlaku seolah menjadi korban sehingga membuat banyak orang terkecoh dan bersimpati padanya.

Sebagaimana tersebut QS An-Nisa’: 106-107.

“Dan janganlah kamu berdebat (untuk membela) orang-orang yang mengkhianati dirinya. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang selalu berkhianat lagi bergelimang dosa; mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak bersembunyi dari Allah…. ”

Jangan berikan panggung pada mereka yang berlaku seolah korban. Lindungi orang-orang yang kita sayangi dari bahaya LG**.[ind]

 

Tags: Playing Victim pada Masa Rasulullahuttiek herlambang
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Beberapa Manfaat Pisang untuk Kulit Wajah

Next Post

Mengenal Para Perempuan Berdaya Pilihan ParagonCorp di Terang dari Hati

Next Post
Mengenal Para Perempuan Berdaya Pilihan ParagonCorp di Terang dari Hati

Mengenal Para Perempuan Berdaya Pilihan ParagonCorp di Terang dari Hati

Oh Ibu Malang

Selalu Ada Wanita Mulia di Balik Tokoh Besar

Oreshnik, Si Kacang Penghancur Dunia

Perang Dunia Ketiga terjadi di Tahun Ini?

  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6124 shares
    Share 2450 Tweet 1531
  • Model Gamis Potongan Dua Tingkat bisa Jadi Rekomendasi untuk Lebaran 2026

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Tren Pakaian Denim Bergeser ke Model Berpotongan Longgar dan Lebar di Tahun 2026

    451 shares
    Share 180 Tweet 113
  • Kokurikuler SDIT Yapidh Dorong Literasi Lewat Program Jurnalis Cilik Berkarya

    74 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Poin Penting Perjalanan Isra’ Mi’raj dari Surat Al-Isra’ Ayat 1

    1748 shares
    Share 699 Tweet 437
  • Resep Singkong Keju Goreng

    155 shares
    Share 62 Tweet 39
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7864 shares
    Share 3146 Tweet 1966
  • Cara Membuat Zuppa Soup Ayam Sederhana di Rumah

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3403 shares
    Share 1361 Tweet 851
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5244 shares
    Share 2098 Tweet 1311
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga