• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 10 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Fokus

Makna Bendera Merah ‘Jamkaran’ Iran

18/06/2025
in Fokus, Khazanah
Makna Bendera Merah ‘Jamkaran’ Iran

Ilustrasi, foto: tribunnews.com

149
SHARES
1.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

IRAN mengibarkan bendera warna merah ‘Jamkaran’. Inilah simbol pembalasan yang dipahami masyarakat Iran.

Setelah serangan Israel ke Iran pada Jumat dinihari (13/6), pemerintah Iran mengibarkan sebuah bendera warna merah. Bendera dikibarkan di masjid Jamkaran di Kota Qom.

Pada bendera berwarna merah itu terdapat sebuah tulisan berbahasa Arab: Yaa litsaraat Al-Husain. Artinya kira-kira ‘wahai para penuntut balas Imam Husain’.

Imam Husain dan Masyarakat Iran

Imam Husain bin Imam Ali radhiyallahu ‘anhuma adalah cucu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau seorang mujahid dan syahid di sebuah wilayah bernama Karbala.

Sejarah mencatat, syahidnya Imam Husain ini merupakan pembantaian yang dilakukan penguasa zalim saat itu bernama Yazid bin Muawiyah. Yang dibunuh bukan hanya Imam Husain, melainkan juga seluruh keluarganya yang laki-laki.

Dalam masyarakat Syi’ah Itsna ‘Asyariyah (Syi’ah 12 Imam), Imam Husain merupakan imam yang ketiga setelah Imam Ali dan Imam Hasan radhiyallahu ‘anhum.

Pembantaian Imam Husain dan keluarganya di Karbala menjadi momen khusus dan diperingati setiap tahun oleh masyarakat Syi’ah.

Bisa dibilang, makna secara umum dari pengibaran bendera merah ini merupakan pernyataan pembalasan terhadap mereka yang zalim sebagaimana kezaliman penguasa yang membantai Imam Husain dan keluarganya.

Masjid Jamkaran di Qom

Masjid yang berlokasi di Kota Qom ini dinamakan Masjid Jamkaran. Dibangun pada abad keempat hijriyah, atau sekitar tahun 373 hijriyah.

Dinamakan Jamkaran karena pendirinya seorang ulama bernama Syaikh Hasan bin Mitslih Jamkarani. Dari nama sosok inilah akhirnya masyarakan Iran menyebutnya Masjid Jamkaran.

Berdirinya masjid ini ternyata tidak sekadar sebuah masjid biasa. Syaikh Hasan membangun masjid ini setelah mengalami mimpi bertemu dengan Imam Mahdi. Imam Mahdi merupakan imam yang ke-12 dan masih ghaib dalam Syi’ah Itsna Asyariyah.

Dalam mimpi itu, Imam Mahdi memerintahkan Syaikh Hasan untuk membangun sebuah masjid. Tidak heran jika pengibaran bendera merah tersebut juga memiliki makna lain selain pembalasan.

Yaitu, makna tentang akan datangnya Imam Mahdi di akhir zaman. Baik ulama Ahlus Sunnah maupun Syi’ah memahami bahwa pada akhir zaman Imam Mahdi yang akan memimpin pembebasan Palestina dari kezaliman kaum Yahudi.

Imam Mahdi pula yang kelak akan memimpin dunia sebagai Khalifah Islam terakhir di muka bumi ini.

Dengan kata lain, pengibaran bendera merah ‘Jamkaran’ oleh Iran menunjukkan pernyataan perang besar melawan Israel hingga kepemimpinan dunia Islam dipegang oleh Imam Mahdi. Wallahu a’lam. [Mh]

 

 

 

 

 

Tags: Palestina Negeri Akhir Zaman
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Hijabersmom Community Bekasi Gelar Harmoni Hijrah Bersama Angelina Sondakh

Next Post

Antara Mendukung Syiah dan Netral di Perang Iran Israel

Next Post
Antara Mendukung Syiah dan Netral di Perang Iran Israel

Antara Mendukung Syiah dan Netral di Perang Iran Israel

Tiga Bandara di Pulau Flores Ditutup Akibat Letusan Gunung Lewotobi

Tiga Bandara di Pulau Flores Ditutup Akibat Letusan Gunung Lewotobi

Kisah Nyata Pengemis Tanpa Kaki

Skenario Allah itu Indah

  • Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

    Wisata Minat Khusus di Kulon Progo, Yogyakarta

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8365 shares
    Share 3346 Tweet 2091
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4288 shares
    Share 1715 Tweet 1072
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    824 shares
    Share 330 Tweet 206
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3772 shares
    Share 1509 Tweet 943
  • Salimah Kalbar Gelar Rakornas dan Pelatihan Kepemimpinan

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2241 shares
    Share 896 Tweet 560
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4591 shares
    Share 1836 Tweet 1148
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11322 shares
    Share 4529 Tweet 2831
  • Bacaan Doa saat Duduk Tasyahud Akhir Lengkap Beserta Latin dan Terjemahannya

    2173 shares
    Share 869 Tweet 543
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga