• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 15 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Mughirah bin Syu’bah Sahabat yang Cerdas dan Jago Berunding

23/11/2025
in Kisah, Unggulan
Mughirah bin Syu'bah Sahabat Nabi yang Cerdas dan Jago Berunding

Mughirah bin Syu'bah Sahabat Nabi yang Cerdas dan Jago Berunding (foto: pixabay)

492
SHARES
3.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NAMA lengkapnya Mughirah bin Syu’bah bin Abi Amir bin Mas’ud Ats-Tsaqafi, biasa dipanggil Abu Abdillah dan digelari Mughirah Ar-Ra’y. Ia lahir di Thaif tahun 20 sebelum hijrah.

Pada masa jahiliyah, ia pernah meninggalkan Thalif dan merantau ke Iskandaria, Mesir. Saat itu, ia mengunjungi Al-Muqauqis, gubernur pemerintahan Romawi di Iskandaria. Kemudian ia kembali ke tanah Hijaz.

Ia masuk Islam tahun 5 H dan mengikuti perjanjian Hudaibiyah.

Ia juga mengikuti perang Al-Yamamah, pembebasan Syam, Al-Qadisiyah, Nahrawand, Hamadan, dan wilayah lainnya. Ia kehilangan penglihatan pada perang Al-Yarmuk.

Sebelumnya, perang Al-Qadisiyah meletus, Rustam, panglima pasukan Persia, meminta kepada Sa’ad bin Abi Waqqash untuk mengutus salah satu di antara pasukannya yang cerdas dan intelek dalam rangka menjawab beberapa pertanyaannya.

Baca Juga: Tiga Pilihan Al-Mughirah bin Syubah kepada Panglima Rustum (3)

Mughirah bin Syu’bah Sahabat yang Cerdas dan Jago Berunding

Sa’ad lalu mengutus Mughirah bin Syu’bah. Setelah bertemu, Rustam bertanya,

“Kalian adalah tetangga kami dan kami selalu berlaku baik terhadap kalian serta mencegah gangguan yang mengancam keselamatan kalian.

“Karena itu, hendaklah kalian pulang ke wilayah kalian dan kami berjanji tidak akan menghalangi ekspedisi dagang kalian untuk masuk ke wilayah kami”.

Mughirah menjawab, “Kami tidak mencari keuntungan ukhrawi. Allah telah mengutus kepada kami seorang Rasul”.

Selanjutnya Mughirah mengatakan, “Aku akan menguasai golongan yang enggan menganut agama yang kuanut dan akan memerangi mereka.

Tetapi kalau mereka mengakui agamaku, maka aku akan memberikan kemenangan kepada mereka. Agama tersebut adalah agama kebenaran.

Tidak ada seorang pun yang membencinya melainkan ia akan menjadi hina, dan tidak ada seorang pun yang berpegang teguh kepadanya melainkan ia akan menjadi mulia”.

“Apa agamamu itu?” tanya Rustam.

“Pondasinya adalah kesaksian bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah serta pengakuan terhadap apa yang datang dari-Nya,” jawab Mughrirah.

” \Alangkah baiknya hal itu! Lantas apa lagi?” tanya Rustam.

“Semua manusia adalah anak cucu Adam. Karenanya, mereka semua adalah bersaudara dan berasal dari seorang ayah dan seorang ibu,” kata Mughirah.

“Hal ini juga baik, lantas apa lagi?” tanya Rustam sambil berujar, “Jika kami memeluk agama kalian, apakah kalian hengkang dari wilayah kami?”

“Tentu! Kami tidak akan mendatangi wilayah kalian kecuali ada kepentingan atau ada urusan dagang,” jawab Mughirah.

“Hal ini juga baik,” kata Rustam.

Baca Juga: Belajar Berdiplomasi dari Al-Mughirah bin Syubah (1)

Setelah Mughirah pergi, Rustam langsung mengajak para pemimpin kaumnya untuk masuk Islam. Akan tetapi, mereka menolak.

Umar pernah mengangkat Mughirah sebagai gubernur Bashrah. Pada masa kepemimpinannya, ia berhasil membebaskan beberapa wilayah baru. Setelah itu, Umar mencopot jabatannya.

Kemudian Usman mengangkatnya menjadi gubernur Kufah. Tidak lama kemudian, Usman mencopot jabatannya.

Ia menghindar saat terjadi konflik antara Ali bin Abi Thalib dengan Mu’awiyah bin Abi Sufyan.

Ia hadir bersama dua juru runding yang ditunjuk kedua belah pihak yang bertikai dalam proses tahkim (arbitrase) di Shiffin.

Mu’awiyah pernah menugaskannya sebagai gubernur Kufah. Ia adalah orang pertama yang menyusun administrasi pemerintahan di Kota Bashrah.

Ia juga gubernur pertama yang diberi penghormatan dalam Islam.

Asy-Sya’bi pernah mengatakan, “Ada empat orang cerdik Arab, yaitu Mu’awiyah karena kesabarannya, Amr bin Syu’bah dalam hal ide spontanitasnya, dan Ziyad bin Abih terhadap kalangan tua dan muda.”

Baca Juga: Utsman bin Mazh’un Mendapat Perlindungan Walid bin Mughirah

Ia meriwayatkan 136 hadis dari Nabi. Di antaranya, Nabi bersabda,

“Allah telah mengharamkan kepada kalian menyakiti ibu-ibumu, mengubur anak perempuan hidup-hidup, menarik dan menahan harta yang bukan miliknya.

Dan Allah membencinya kalian menceritakan kejelekan orang lain, banyak bertanya, dan menyia-nyiakan harta.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Itulah biografi singkat Mughirah bin Syu’bah. Ia meninggal di Kufah pada tahun 50 H.[ind]

(sumber: Tokoh-Tokoh Besar Islam Sepanjang Sejarah, Syaikh Muhammad Sa’id Mursi, Pustaka Al-Kautsar)

Tags: Mughirah bin Syu'bah
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Rasulullah Melakukan Perjalanan Isra’ Mi’raj Hanya dengan Ruhnya, Benarkah?

Next Post

Mendapat Tawaran Kerja di Bank Syariah

Next Post
Mendapat Tawaran Kerja di Bank Syariah

Mendapat Tawaran Kerja di Bank Syariah

Umrah Ramadan Bersama JIBBS

Umrah Ramadan Bersama JIBBS

Kemandulan yang Membawa Berkah

Kemandulan yang Membawa Berkah

  • Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    Simbang Kulon Night Carnival 2026 Viral, Adegan Bernuansa Satanic dan Kabar Peserta Meninggal

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Beberapa Penyebab Rambut Tipis Mudah Lepek

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9322 shares
    Share 3729 Tweet 2331
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    835 shares
    Share 334 Tweet 209
  • Beberapa Tips Memilih Tas yang bisa Dipakai di Berbagai Aktivitas

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    504 shares
    Share 202 Tweet 126
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4226 shares
    Share 1690 Tweet 1057
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4803 shares
    Share 1921 Tweet 1201
  • Doa Nabi Musa AS untuk Jodoh dan Pekerjaan yang Mengajarkan Keteguhan

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Inilah Negara Penghafal Qur’an Terbanyak

    514 shares
    Share 206 Tweet 129
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga