• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 12 Agustus, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Maimunah binti Al-Harits Al-Hilaliyah, Istri Terakhir Rasulullah yang Penuh Ketakwaan

26/05/2026
in Kisah
Maimunah binti Al-Harits Al-Hilaliyah, Istri Terakhir Rasulullah yang Penuh Ketakwaan

Sumber gambar: Pixabay

71
SHARES
548
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

NAMA Maimunah binti Al-Harits dikenal sebagai istri terakhir yang dinikahi Rasulullah dan merupakan wanita yang memiliki ketakwaan, kezuhudan, serta kepedulian besar terhadap sesama.

Kehidupannya menjadi teladan bagi muslimah sepanjang masa karena dipenuhi semangat ibadah, kesederhanaan, dan kecintaan kepada Allah serta Rasul-Nya.

Kisah Maimunah menunjukkan bahwa kemuliaan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kedudukan atau keturunan, tetapi juga oleh keimanan dan amal salehnya. Ia hidup pada masa yang penuh tantangan, namun tetap teguh memegang ajaran Islam hingga akhir hayatnya.

Maimunah lahir di Makkah sekitar enam tahun sebelum masa kenabian. Nama aslinya adalah Barrah binti Al-Harits, namun Rasulullah kemudian mengganti namanya menjadi Maimunah yang berarti “wanita yang diberkahi”. Ia berasal dari keluarga yang memiliki hubungan erat dengan sejumlah sahabat dan tokoh penting Islam. Kakaknya, Lubabah binti Al-Harits, termasuk perempuan pertama yang memeluk Islam setelah Khadijah.

Lingkungan keluarganya yang dekat dengan dakwah Islam membuat Maimunah tertarik kepada ajaran yang dibawa Rasulullah. Meskipun pada awalnya ia menyembunyikan keislamannya karena kondisi masyarakat Quraisy yang masih memusuhi kaum Muslimin, hatinya telah condong kepada Islam sejak dini.

Sebelum menikah dengan Rasulullah, Maimunah pernah menikah dan kemudian menjadi janda setelah suaminya wafat. Setelah Perjanjian Hudaibiyah, Maimunah menyampaikan keinginannya untuk menjadi bagian dari keluarga Rasulullah melalui saudaranya.

Paman Rasulullah, Al-Abbas bin Abdul Muthalib, kemudian membantu proses pernikahan tersebut. Pada tahun 7 Hijriah, Rasulullah menikahi Maimunah setelah melaksanakan Umrah Qadha.

Pernikahan ini memiliki nilai strategis karena semakin mempererat hubungan Rasulullah dengan berbagai kabilah Arab yang memiliki hubungan kekerabatan dengan Maimunah.

Sebagai istri Rasulullah, Maimunah dikenal memiliki akhlak yang lembut dan hubungan yang baik dengan istri-istri Nabi lainnya. Bahkan Aisyah binti Abu Bakar pernah memuji Maimunah sebagai wanita yang suka menyambung silaturahmi dan memiliki hati yang baik.

Baca Juga: Cara Rasulullah Menghadapi Kelompok yang Menentang Islam

Maimunah binti Al-Harits Al-Hilaliyah, Istri Terakhir Rasulullah yang Penuh Ketakwaan

Maimunah dikenal sebagai wanita yang sangat rajin beribadah. Hari-harinya banyak diisi dengan shalat, dzikir, dan berbagai amalan yang mendekatkan dirinya kepada Allah SWT. Selain itu, ia juga memiliki sifat dermawan dan gemar membantu orang lain.

Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa Maimunah sering memerdekakan budak dan membantu orang-orang yang membutuhkan. Ia memandang harta sebagai sarana untuk berbuat kebaikan, bukan sesuatu yang harus ditumpuk demi kepentingan pribadi. Sikap ini menunjukkan kedalaman imannya serta keyakinannya terhadap pahala yang dijanjikan Allah bagi orang-orang yang gemar bersedekah.

Maimunah tidak hanya dikenal sebagai ahli ibadah, tetapi juga sebagai wanita yang mendukung perjuangan Islam. Dalam beberapa riwayat, ia turut membantu kebutuhan pasukan Muslim, merawat mereka yang terluka, dan menyediakan bekal ketika diperlukan.

Selain itu, ia juga meriwayatkan sejumlah hadis Rasulullah yang kemudian menjadi sumber ilmu bagi generasi setelahnya. Para ulama mencatat bahwa Maimunah meriwayatkan puluhan hadis yang berkaitan dengan ibadah, kehidupan keluarga, dan akhlak Rasulullah.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Pada masa pemerintahan Muawiyah bin Abu Sufyan, Maimunah wafat dalam usia sekitar 80 tahun. Menariknya, ia meninggal di daerah Saraf, dekat Makkah, yaitu tempat yang diyakini menjadi lokasi pernikahannya dengan Rasulullah. Di tempat itulah ia dimakamkan sesuai wasiatnya. [DW]

Sumber: Biografi Ummu Habibah, Safiyyah binti Huyay, dan Maimunah binti Harits. Mahmud Al-Mishri. Penerbit Ummul Qura: 2022.

Tags: Maimunah binti Al-Harits Al-Hilaliyah Istri Terakhir Rasulullah yang Penuh Ketakwaan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Haji dan Arafah

Next Post

Hukum Non Muslim Menerima Daging Qurban

Next Post
Hukum Non Muslim Menerima Daging Qurban

Hukum Non Muslim Menerima Daging Qurban

Ratusan Ekor Hewan Kurban di Jakarta Timur Diketahui dalam Kondisi Sakit

Ratusan Ekor Hewan Kurban di Jakarta Timur Diketahui dalam Kondisi Sakit

Hukum Banci dalam Islam

Hukum Banci dalam Islam

  • doa tolak

    Doa Tolak Bala di Akhir Bulan Safar dan Keutamaannya

    199 shares
    Share 80 Tweet 50
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9081 shares
    Share 3632 Tweet 2270
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    655 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Ashanty, Anang dan Azriel Rayakan Wisuda Bersama di Universitas Airlangga

    4389 shares
    Share 1756 Tweet 1097
  • Penjelasan Lengkap Soal Rebo Wekasan dari Segi Syariah

    229 shares
    Share 92 Tweet 57
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4114 shares
    Share 1646 Tweet 1029
  • Baru Mulai Pelihara Koi? Ini 7 Tips agar Ikan Tetap Sehat dan Cantik

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4741 shares
    Share 1896 Tweet 1185
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4500 shares
    Share 1800 Tweet 1125
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2415 shares
    Share 966 Tweet 604
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga