• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 11 Mei, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Khaulah binti Tsa’labah, Wanita yang Pengaduannya Didengar Allah

20/06/2021
in Kisah
Khaulah binti Tsa’labah, Wanita yang Pengaduannya Didengar Allah

Foto: Pixabay/danigeza)

90
SHARES
693
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ChanelMuslim.com – Kisah Khaulah Binti Tsa’labah berikut ini memberikan pelajaran kepada kita bahwa setiap doa atau harapan yang kita panjatkan kepada Allah itu pasti didengar.

Selain itu, kita juga bisa mengambil hikmah lain dari kisah ini, yaitu terkait tindakan Khaulah yang tidak ingin melakukan sesuatu sampai hukum Allah jelas baginya.

Baca Juga: Kingkin Anida: Istri yang Luar Biasa Dibentuk dari Ketabahan dan Kesabaran

Khaulah binti Tsa’labah Disamakan dengan Punggung Ibu Sang Suami

Dilansir channel telegram KisahIslami yang mengambil dari sumber Mengenal Shahabiah Nabi, karya Mahmud Mahdi al-Istanbuly, et.ali., h.228-233, Penerbit At-Tibyan, dijelaskan bahwa Khaulah memiliki suami bernama Aus bin Shamit bin Qais.

Suaminya merupakan saudara dari Ubadah bin Shamit yang beliau menyertai perang Badar dan perang Uhud dan mengikuti seluruh perperangan yang disertai Rasulullah.

Suatu hari, Khaulah mendapati suaminya marah sambil berkata, “Bagiku engkau ini seperti punggung ibuku.”

Kemudian, Aus keluar setelah mengatakan kalimat tersebut dan duduk bersama orang-orang.

Beberapa lama setelah itu, dia masuk dan menginginkan Khaulah. Akan tetapi, kesadaran hati dan kehalusan perasaan Khaulah membuatnya menolak hingga jelas hukum Allah terhadap kejadian yang baru pertama kali terjadi dalam sejarah Islam.

Khaulah berkata, “Tidak! Jangan! Demi yang jiwa Khaulah berada di tangan-Nya, engkau tidak boleh menjamahku karena engkau telah mengatakan sesuatu yang telah engkau ucapkan terhadapku, sehingga Allah dan Rasul-Nya lah yang memutuskan hukum tentang peristiwa yang menimpa kita.”

Baca Juga: Kisah Imam Syafi’i Mencari Jawaban Terkait Ijma’ (1)

Meminta Fatwa Rasulullah

Kemudian, Khaulah keluar menemui Rasulullah. Ia duduk di hadapan beliau dan menceritakan peristiwa yang menimpa dirinya dengan suaminya.

Keperluannya adalah untuk meminta fatwa dan berdialog dengan Nabi tentang urusan tersebut. Rasulullah pun bersabda, “Kami belum pernah mendapatkan perintah berkenaan urusanmu tersebut, aku tidak melihat melainkan engkau sudah haram baginya.”

Wanita ini mengulangi perkatannya dan menjelaskan kepada Rasulullah apa yang menimpa dirinya dan anaknya apabila dia harus cerai dengan suaminya.

Namun, Rasulullah tetap menjawab, “Aku tidak melihat melainkan engkau telah haram baginya.”

Setelah berbicara dengan Rasulullah dan tidak mendapatkan jawaban yang diharapkannya, wanita itu mengangkat kedua tangannya ke langit sambil di hatinya tersimpan kesedihan dan kesusahan.

Pada kedua matanya nampak meneteskan air mata dan semacam ada penyesalan. Beliau berdoa, “Ya Allah sesungguhnya aku mengadu kepada-Mu tentang peristiwa yang menimpa diriku.”

Meminta fatwa kepada Rasulullah dan mengadu kepada Allah merupakan bukti kejernihan iman dan tauhidnya yang telah dipelajari oleh Khaulah.

Tidak ada henti-hentinya wanita ini berdoa, sehingga suatu ketika Rasulullah pingsan sebagaimana biasanya beliau pingsan ketika menerima wahyu.

Baca Juga: Kisah Imam Syafi’i Mencari Jawaban Terkait Ijma’ (2)

Surat Al-Mujadalah Sebagai Jawaban

Kemudian, setelah Rasulullah sadar kembali, beliau bersabda, “Wahai Khaulah, sungguh Allah telah menurunkan Al-Qur`an tentang dirimu dan suamimu.”

Rasulullah pun membaca wahyu yang diturunkan oleh Allah.

“Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan [halnya] kepada Allah.

Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Q.S. Al-Mujadalah: 1)

Wahyu ini turun dari ayat 1 s.d. 4

Kemudian Rasulullah menjelaskan kepada Khaulah tentang kafarat (tebusan) yang harus ditunaikan.

Rasulullah memerintahkan kepada suami Khaulah untuk memerdekan seorang budak.

Akan tetapi, Khaulah menyatakan bahwa Aus bin Shamit tidak memiliki seorang budak yang bisa dia merdekakan.

Rasulullah pun memerintahkan untuk shaum dua bulan berturut-turut. Namun, Aus merupakan laki-laki yang tidak kuat melakukan shaum.

Kemudian, Rasul memerintahkan kepadanya memberi makan dari kurma sebanyak 60 orang miskin. Khaulah pun menjawab bahwa suaminya tidak memiliki kurma sebanyak itu.

Akhirnya, Rasulullah pun membantu dengan separuhnya, begitu juga dengan Khaulah yang juga membantu separuh.

Diputuskanlah sedekah kurma itu sebagai kafarat baginya.

Sahabat Muslim, semoga kisah seorang wanita yang mengajukan gugatan ini membuat kita selalu yakin bahwa doa-doa kita akan selalu didengar Allah. [Cms]

Tags: Khaulah binti tsa'labahWanita yang mengajukan gugatan
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kumpulan Resep JSR Atasi Sakit Kepala

Next Post

8 Cara Menyelamatkan Akhlak Anak Remaja

Next Post
8 Cara Menyelamatkan Akhlak Anak Remaja

8 Cara Menyelamatkan Akhlak Anak Remaja

Akhir Pekan, Yuk Buat Es Cream Homemade Enak

Akhir Pekan, Yuk Buat Es Cream Homemade Enak

3 Jenis Masker Wajah Alami untuk Kulit Kering

3 Jenis Masker Wajah Alami untuk Kulit Kering

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8373 shares
    Share 3349 Tweet 2093
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3777 shares
    Share 1511 Tweet 944
  • Pengurus Salimah Kalimantan Selatan Ikuti Rakornas, PKPS 2, dan TFT Kepalestinaan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4292 shares
    Share 1717 Tweet 1073
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3349 shares
    Share 1340 Tweet 837
  • Alasan Nikita Willy Mantap Berhijab

    68 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    921 shares
    Share 368 Tweet 230
  • 4 Macam Mad Lazim, Berikut Ini Pengertian dan Contohnya

    5357 shares
    Share 2143 Tweet 1339
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1245 shares
    Share 498 Tweet 311
  • Salimah Kudus Tingkatkan Soliditas Pengurus Cabang hingga Ranting

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga