• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Selasa, 21 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Abu Dzar Al-Ghifari yang Berani Menyatakan Keislamannya

29/01/2025
in Kisah
Kisah Abu Dzar Al-Ghifari yang Berani Menyatakan Keislamannya

Kisah Abu Dzar Al-Ghifari yang Berani Menyatakan Keislamannya (Foto: Pexels/Francesco Ungaro)

271
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KISAH Abu Dzar Al-Ghifari yang berani menyatakan keislamannya di hadapan kaum Quraisy ini menunjukkan bahwa setiap sahabat Rasulullah memiliki watak yang berbeda-beda.

Saat pertama kali masuk Islam, padahal Rasulullah telah menyatakan bahwa sedang melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi dan meminta Abu Dzar menyembunyikan keislamannya.

Kisah Abu Dzar Al-Ghifari yang Berani Menyatakan Keislamannya

Namun, karena wataknya yang kritis, radikal, dan revolusioner serta ingin selalu menentang kebatilan, ia pun dengan berani menyatakan keislamannya bahkan langsung menentang kebatilan yang dilihatnya.

Dikutip dari buku “Pejuang dan Pemikir Islam dari Masa ke Masa” yang ditulis oleh Hidayatullah dan Abdul Latif, suatu hari, Abu Dzar pergi menuju pelataran Ka’bah tempat kaum Kafir Quraisy sering berkumpul untuk melakukan tawaf menyembah berhala yang berada di sekeliling.

Kemudian, Abu Dzar pun berdiri di atas sebuah gundukan tanah yang tinggi dan ia pun mulai menyatakan keislamannya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

“Wahai Kaum Quraisy sekalian, ketahuilah bahwa aku telah memeluk agama Islam dan menjadi pengikut Nabi Muhammad. Oleh karena itu, dengarkanlah seruanku Asyhadu alaa ilaaha ilallahu wa asyhadu anna muhammadar Rasulullah.”

Mendengar itu, gegerlah kota Makkah. Saat itu, belum pernah ada seorang pun dari suku Arab yang mendengarkan langsung pernyataan keislaman seseorang di hadapan khalayak ramai, terlebih lagi orang yang menyatakannya bukan berasal dari sekitar Kota Makkah.

Akhirnya, secara serentak, Abu Dzar pun dikepung dan dihujani dengan pukulan yang melukai dirinya dan dia juga bahkan dibawa ke hadapan para pembesar kaum Quraisy.

Berita penangkapan tersebut sampai kepada Paman Nabi, Abbas bin Abdul Muthalib. Ia pun membantu untuk membebaskan Abu Dzar.

Baca Juga: Tentang Makanan yang Mempengaruhi Terkabulnya Doa

Mencaci Kedua Wanita

Namun, setelah dibebaskan, keberanian Abu Dzar tidak pernah pudar. Pada hari-hari berikutnya, ketika ia melihat dua wanita suku Quraisy sedang melakukan tawaf di sekeliling Ka’bah dan mereka sedang menyembah berhala, Abu Dzar pun berdiri dan menghadang mereka.

Kemudian, dengan suara yang lantang, Abu Dzar menghina kedua wanita tersebut. Mereka terkejut mendengar cacian itu dan berteriak ketakutan sambil meminta tolong kepada orang-orang Quraisy yang berada di sekitar.

Abu Dzar pun kembali mengalami hal yang sama, yaitu dipukuli sampai pingsan. Ketika ia sadar, kalimat pertama yang diucapkannya adalah Laa ilaaha illallahu Muhammadar Rasulullah.

Akhirnya, agar penganiayaan tidak lagi menimpa Abu Dzar, Rasulullah memerintahkan Abu Dzar untuk kembali kepada kaumnya sampai syiar Islam dapat dilakukan dengan terang-terangan. [Cms/Sdz]

Tags: Abu dzarAbu dzar al-ghifariBerani menyatakan keislamannya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kisah Masuk Islamnya Ath-Thufail bin Amr Ad-Dausi

Next Post

Tetaplah Kalian Seperti Itu

Next Post
Egois Itu Berlawanan dengan Islam

Tetaplah Kalian Seperti Itu

Iringi Keburukan dengan Kebaikan, Tafsir Surah Hud ayat 114

Iringi Keburukan dengan Kebaikan, Tafsir Surah Hud ayat 114

Pelajaran dari Quba tentang Alas Budi

Isra Miraj dan Rahasia Keunggulan Abu Bakar

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    794 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8239 shares
    Share 3296 Tweet 2060
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1160 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Menghina Allah dalam Hati

    454 shares
    Share 182 Tweet 114
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3691 shares
    Share 1476 Tweet 923
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4225 shares
    Share 1690 Tweet 1056
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11266 shares
    Share 4506 Tweet 2817
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3301 shares
    Share 1320 Tweet 825
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2060 shares
    Share 824 Tweet 515
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga