• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 1 Juni, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Kisah

Kisah Abu Dzar Al-Ghifari yang Berani Menyatakan Keislamannya

29/01/2025
in Kisah
Kisah Abu Dzar Al-Ghifari yang Berani Menyatakan Keislamannya

Kisah Abu Dzar Al-Ghifari yang Berani Menyatakan Keislamannya (Foto: Pexels/Francesco Ungaro)

273
SHARES
2.1k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

KISAH Abu Dzar Al-Ghifari yang berani menyatakan keislamannya di hadapan kaum Quraisy ini menunjukkan bahwa setiap sahabat Rasulullah memiliki watak yang berbeda-beda.

Saat pertama kali masuk Islam, padahal Rasulullah telah menyatakan bahwa sedang melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi dan meminta Abu Dzar menyembunyikan keislamannya.

Kisah Abu Dzar Al-Ghifari yang Berani Menyatakan Keislamannya

Namun, karena wataknya yang kritis, radikal, dan revolusioner serta ingin selalu menentang kebatilan, ia pun dengan berani menyatakan keislamannya bahkan langsung menentang kebatilan yang dilihatnya.

Dikutip dari buku “Pejuang dan Pemikir Islam dari Masa ke Masa” yang ditulis oleh Hidayatullah dan Abdul Latif, suatu hari, Abu Dzar pergi menuju pelataran Ka’bah tempat kaum Kafir Quraisy sering berkumpul untuk melakukan tawaf menyembah berhala yang berada di sekeliling.

Kemudian, Abu Dzar pun berdiri di atas sebuah gundukan tanah yang tinggi dan ia pun mulai menyatakan keislamannya.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

“Wahai Kaum Quraisy sekalian, ketahuilah bahwa aku telah memeluk agama Islam dan menjadi pengikut Nabi Muhammad. Oleh karena itu, dengarkanlah seruanku Asyhadu alaa ilaaha ilallahu wa asyhadu anna muhammadar Rasulullah.”

Mendengar itu, gegerlah kota Makkah. Saat itu, belum pernah ada seorang pun dari suku Arab yang mendengarkan langsung pernyataan keislaman seseorang di hadapan khalayak ramai, terlebih lagi orang yang menyatakannya bukan berasal dari sekitar Kota Makkah.

Akhirnya, secara serentak, Abu Dzar pun dikepung dan dihujani dengan pukulan yang melukai dirinya dan dia juga bahkan dibawa ke hadapan para pembesar kaum Quraisy.

Berita penangkapan tersebut sampai kepada Paman Nabi, Abbas bin Abdul Muthalib. Ia pun membantu untuk membebaskan Abu Dzar.

Baca Juga: Tentang Makanan yang Mempengaruhi Terkabulnya Doa

Mencaci Kedua Wanita

Namun, setelah dibebaskan, keberanian Abu Dzar tidak pernah pudar. Pada hari-hari berikutnya, ketika ia melihat dua wanita suku Quraisy sedang melakukan tawaf di sekeliling Ka’bah dan mereka sedang menyembah berhala, Abu Dzar pun berdiri dan menghadang mereka.

Kemudian, dengan suara yang lantang, Abu Dzar menghina kedua wanita tersebut. Mereka terkejut mendengar cacian itu dan berteriak ketakutan sambil meminta tolong kepada orang-orang Quraisy yang berada di sekitar.

Abu Dzar pun kembali mengalami hal yang sama, yaitu dipukuli sampai pingsan. Ketika ia sadar, kalimat pertama yang diucapkannya adalah Laa ilaaha illallahu Muhammadar Rasulullah.

Akhirnya, agar penganiayaan tidak lagi menimpa Abu Dzar, Rasulullah memerintahkan Abu Dzar untuk kembali kepada kaumnya sampai syiar Islam dapat dilakukan dengan terang-terangan. [Cms/Sdz]

Tags: Abu dzarAbu dzar al-ghifariBerani menyatakan keislamannya
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Kisah Masuk Islamnya Ath-Thufail bin Amr Ad-Dausi

Next Post

Tetaplah Kalian Seperti Itu

Next Post
Egois Itu Berlawanan dengan Islam

Tetaplah Kalian Seperti Itu

Iringi Keburukan dengan Kebaikan, Tafsir Surah Hud ayat 114

Iringi Keburukan dengan Kebaikan, Tafsir Surah Hud ayat 114

Pelajaran dari Quba tentang Alas Budi

Isra Miraj dan Rahasia Keunggulan Abu Bakar

  • Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    Resep Telur Dadar Tahu Enak ala Chef Renatta

    249 shares
    Share 100 Tweet 62
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8551 shares
    Share 3420 Tweet 2138
  • Doa Ketika Selesai Sa’i

    157 shares
    Share 63 Tweet 39
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11389 shares
    Share 4556 Tweet 2847
  • Tumis Jantung Pisang Ala Chef Rudy Choirudin, Lauk Tradisional yang Kaya Rasa

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3848 shares
    Share 1539 Tweet 962
  • 5 Objek Wisata Dekat Stasiun Cikarang yang Cocok untuk Liburan Singkat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Majza’ah bin Tsaur Al Sadusy, Sahabat Pemberani Penakluk Benteng Persia

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 3 Resep Olahan Daging Sapi Recommended Dicoba

    538 shares
    Share 215 Tweet 135
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga