• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 15 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Sejarah Islam Mencatat Kepahlawanan Para Pemuda

03/01/2025
in Khazanah, Unggulan
Sejarah Islam Mencatat Kepahlawanan Para Pemuda

Foto: Unsplash

79
SHARES
605
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

DALAM sejarah Islam, banyak ditemukan kepahlawanan para pemuda yang melampaui perkiraan manusia di masa sekarang.

Siapa sangka di antara pasukan yang terdiri dari Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib, ada seorang pemimpin pasukan bernama Usamah bin Zaid yang berusia tidak lebih dari 17 tahun.

Saat Usamah sedang menunggang kudanya, sedangkan khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq berjalan kaki, Usamah berkata, “Wahai penerus Rasulullah, kamu akan naik atau aku akan turun.”

Lalu Abu Bakar menjawab, “Demi Allah, jangan engkau turun dan aku tidak naik. Biarkan telapak kakiku ini dipenuhi debu sabilillah beberapa saat.”

Inilah sejarah umat Islam, sosok pemuda 17 tahun yang memimpin para sahabat terkemuka.

Baca Juga: Kepahlawanan Abu Bakar Ash-Shiddiq Saat Hijrah

Sejarah Islam Mencatat Kepahlawanan Para Pemuda

Umat Islam adalah bangsa terbaik yang dihadirkan untuk masyarakat, namun saat ini umat Islam justru tertindas.

Oleh karena itu, dibutuhkan kehadiran generasi yang mau membantu kebangkitan umat ini dengan ilmunya, ketulusannya, kesetiaannya dan keberpihakannya pada syariat. Itulah sebabnya Usamah bin Zaid menjadi panglima pasukan.

Syaik Rathib An-Nabulsi pernah mengatakan, “Dalam Islam, anak kecil adalah pahlawan, dan anak laki-laki adalah pahlawan, pemuda adalah pahlawan, orang tua adalah pahlawan, dan semua orang yang menganut agama ini dimuliakan oleh Allah dengan pengabdiannya.”

Seorang pemuda yang ayahnya syahid dalam Perang Uhud. Ibunya menikah lagi dengan seorang kaya dari suku Aus. Ayah tirinya itu melimpahinya dengan kehormatan yang besar setelah itu. Dia sangat mencintai anak tirinya itu. Pemuda ini juga menjadi terikat pada ayah tirinya.

Dalam salah satu pertempuran, para sahabat melakukan persiapan dengan matang. Namun pemuda ini tidak melihat ayah tirinya turut melakukan persiapan.

Pemuda itu lalu mengingatkannya tentang perbuatan para sahabat seperti Utsman, Abdul Rahman bin Auf dan sahabat lainnya yang kaya raya memberikan banyak harta untuk keperluan perang.

Namun ayah tirinya itu tetap duduk, tidak bergerak dan berkata,

“Demi Allah, jika Muhammad benar tentang apa yang ia katakan, maka kami lebih buruk dari keledai (maksudnya adalah ayat-ayat yang turun tentang orang-orang munafik yang tidak ikut perang).” Ini adalah perkataan sebuah perkataan kekafiran yang menghina Nabi Muhammad.

Lalu pemuda itu berkata, “Wahai paman, demi Allah, tidak ada seorang pun di muka bumi ini setelah Rasulullah yang lebih aku cintai daripada kamu. Dan sekarang, kamu justru mengucapkan kalimat kekafiran.”

“Aku akan menemui Rasulullah untuk menyampaikan kepadanya apa yang kamu katakan, sehingga kamu dapat mengatur urusanmu,” ucap pemuda tersebut.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Maka dia menemui Nabi Muhammad saw. dan menceritakan apa yang dikatakan ayah tirinya yang juga pamannya.

Lalu Nabi saw. memanggilnya dan berkata, “Apa yang kamu katakan?” Dia berkata: Demi Allah, aku tidak mengatakan apa-apa. Dia berbohong.”

Namun, Nabi saw. mengetahui bahwa apa yang dikatakan pemuda itu adalah sebuah kebenaran hingga turunlah surah At-Taubah ayat 74, yang berbunyi:

يَحْلِفُونَ بِاللَّهِ مَا قَالُوا وَلَقَدْ قَالُوا كَلِمَةَ الْكُفْرِ وَكَفَرُوا بَعْدَ إِسْلَامِهِمْ وَهَمُّوا بِمَا لَمْ يَنَالُوا وَمَا نَقَمُوا إِلَّا أَنْ أَغْنَاهُمُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ مِنْ فَضْلِهِ فَإِنْ يَتُوبُوا يَكُ خَيْراً لَهُمْ وَإِنْ يَتَوَلَّوْا يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ عَذَاباً أَلِيماً فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَمَا لَهُمْ فِي الْأَرْضِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

“Mereka (orang-orang munafik) bersumpah dengan (nama) Allah bahwa mereka tidak mengatakan (sesuatu yang menyakiti Nabi Muhammad).

Sungguh, mereka benar-benar telah mengucapkan perkataan kekafiran (dengan mencela Nabi Muhammad) dan (karenanya) menjadi kafir setelah berislam.

Mereka menginginkan apa yang tidak dapat mereka capai. Mereka tidak mencela melainkan karena Allah dan Rasul-Nya telah melimpahkan karunia-Nya kepada mereka.

Maka, jika mereka bertobat, itu lebih baik bagi mereka. Jika berpaling, niscaya Allah akan mengazab mereka dengan azab yang pedih di dunia dan akhirat. Mereka tidak mempunyai pelindung dan tidak (pula) penolong di bumi.”

Lalu laki-laki itu bertaubat dan mengatakan, “Anak laki-laki itu mengatakan yang sebenarnya, maka maafkan aku atas hal itu.”

Rasulullah memegang telinga si pemuda, membelainya seraya berkata, “Wahai Nak, Allah telah menyampaikan kebenaran kepadamu dari atas tujuh langit.” Pertaubatan laki-laki yang kaya ini ada di tangan pemuda tersebut.

Lihatlah betapa umat Islam melahirkan sosok pemuda yang berani menyampaikan kebenaran walaupun harus bersitegang dengan orang terdekatnya.

Bahkan Allah membelanya dengan menurunkan wahyu untuk membuktikan kebenaran perkatannya.[Ln/Sdz]

 

 

Tags: Sejarah Islam Mencatat Kepahlawanan Para Pemuda
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Mie Tradisional Indonesia Masuk dalam Daftar 100 Mie Terbaik Dunia

Next Post

Liburan Bersama Keluarga

Next Post
Liburan Bersama Keluarga

Liburan Bersama Keluarga

Badai Terburuk Siklon Chido yang Menerjang Samudra Hindia

Badai Terburuk Siklon Chido yang Menerjang Samudra Hindia

Jangan Simpan Sampahnya

Bertetangga dengan Non Muslim

  • Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    Dakwah Mendunia: Ustaz Muda Indonesia Gaungkan Al-Quran di Selandia Baru

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1922 shares
    Share 769 Tweet 481
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    653 shares
    Share 261 Tweet 163
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3573 shares
    Share 1429 Tweet 893
  • 25 Nama Bayi Laki-Laki Berawalan Huruf Z dalam Bahasa Arab

    842 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    143 shares
    Share 57 Tweet 36
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8069 shares
    Share 3228 Tweet 2017
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11207 shares
    Share 4483 Tweet 2802
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    264 shares
    Share 106 Tweet 66
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2964 shares
    Share 1186 Tweet 741
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga