• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Kamis, 12 Maret, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Nasihat Harap-Harap Cemas Fudhail bin Iyadh

03/07/2023
in Khazanah
Topik obrolan yang bisa dibicarakan dengan mertua

Foto: Pixabay/lillaby

97
SHARES
748
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SEPERTI apa nasihat harap-harap cemas Fudhail bin Iyadh? Fudhail merupakan seorang Tabiut tabi’in yang hidup pada abad 2 Hijriah, dan wafat pada tahun 803 Masehi, yakni pada era kekhalifahan Abbasiyah.

Baca Juga: Kisah Fudhail bin Iyadh, Perampok yang Bertaubat

Nasihat Harap-Harap Cemas Fudhail bin Iyadh

Dijelaskan dalam telegram Gen Saladin Channel, seorang guru mengisahkan fakta penting tentang beliau, bahwa dulunya ulama hebat ini dulunya adalah perampok, lalu bertaubat.

Kisah tentang inspirasi taubatnya Fudhail bin Iyadh diceritakan oleh Ibnu Asakir, “Dulu, Fudhail adalah seorang perampok yang suka mengganggu kafilah di antara kota Abiward dan Serakhs (dua-duanya kini bagian dari Negara Turkmenistan).”

Suatu malam, Fudhail berencana pergi merampok. Kemudian, ia pun bertemu sebuah kafilah yang sedang berdiskusi kepada yang lain.

“Janganlah kalian masuk ke desa itu, karena di depan kita terdapat perampok jahat bernama Fudhail!”

Mendengar itu, tetiba muncul rasa gemetar di hati sang Fudhail. Ia justru merasa takut karena menyadari bahwa keberadaannya malah menjadi mudharat bagi Kaum Muslimin.

Ia berpikir, ketika malam-malam ia giat melakukan kezaliman, sementara itu Kaum Muslimin hanyut dalam ketaatan.

Saat itulah ia berkata, “Wahai kafilah, aku inilah Fudhail, lewatlah kalian. Demi Allah, aku berjanji tidak mau lagi bermaksiat kepada Allah selama-lamanya!”

Tahukah kamu? Saat itu usia Fudhail 40 tahun.

Sejak itu Fudhail berubah drastis, menjadi muslim pembelajar bahkan di kemudian hari menjadi seorang ulama hebat yang mengajar ilmu pada tokoh sekelas Ibnu Mubarak, Al Ashma’i dan Sufyan bin Uyainah.

Di antara banyak ilmu Fudhail bin Iyadh, ada satu quote luarbiasa yang sangat kami ingat. Kamu mau tahu?

Pernah kan dengar istilah H2C? “Harap-harap Cemas”, ternyata konsep itu ideal dalam cara kita beribadah kepada Allah. Seimbang antara cemas dan harap. Atau bahasa arabnya, “khauf” dan “raja’.”

Tapi jika ditanya mana yang harusnya lebih dominan, Fudhai bin Iyadh memilih “cemas.”

Kata beliau, seorang hamba itu memang perlu dua sayap untuk meraih ridha dan cintanya Allah Azzawajalla. Namun beliau memberi rambu agar kita lebih hati-hati dan khusyu.

Kalau sedang dalam keadaan enak dan nyaman, maka kita perlu mengedepankan rasa cemas; agar kita tetap mawas.

Sedangkan di kala jatuh, kala sakit; kedepankan “harapan” pada Allah. Berharap musibah ini adalah cara Allah membuat kita naik kelas, sakit ini adalah anugerah Allah untuk menggugurkan dosa kita.

Itulah konsep harap-harap cemas yang diajarkan oleh Fudhail bin Iyadh rahimahullah…

[Cms]

t.me/gensaladin

Tags: Nasihat harap-harap cemas fudhail bin iyadh
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

4 Cara Mengatasi Keterpurukan dalam Islam

Next Post

5 Cara Menghilangkan Keinginan Berpisah dari Pasangan

Next Post
10 Motivasi Islami untuk Kamu yang Patah Hati

5 Cara Menghilangkan Keinginan Berpisah dari Pasangan

Memahami Dampak Buruk Hubungan Seksual Tanpa Pernikahan (Bag.1)

Memahami Dampak Buruk Hubungan Seksual Tanpa Pernikahan (Bag.1)

Cinta itu seperti cermin

Cinta itu Seperti Cermin

  • Perang Pemikiran, Louis IX, dan Alasan Kenapa Umat Hari Ini Diam Atas Palestina

    Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    1897 shares
    Share 759 Tweet 474
  • Simak Hadits-Hadits tentang Keutamaan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Hadis tentang 10 Hari Terakhir Ramadan

    253 shares
    Share 101 Tweet 63
  • Daftar 30 Lagu Sambut Ramadan

    129 shares
    Share 52 Tweet 32
  • Potret Artis Cilik Maissy yang Kini Menjadi Dokter

    162 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Dalil Membaca Allahumma Ajirni Minannaar

    1180 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Program Pemberdayaan Ayam petelur Arab Dompet Dhuafa di Parung Bogor Bantu Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
  • 4 Pengertian Takwa Menurut Ali bin Abi Thalib

    1707 shares
    Share 683 Tweet 427
  • Hukum Makan Sahur saat Terdengar Azan Subuh

    136 shares
    Share 54 Tweet 34
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8061 shares
    Share 3224 Tweet 2015
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga