• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 22 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Gegar Pulang Kampung

22/03/2026
in Khazanah
Gegar Pulang Kampung

Ilustrasi, foto: cirebon.inews.id

67
SHARES
515
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

PULANG kampung menjadi bagian tak terpisahkan dengan Lebaran. Sayangnya, ada gegar di ‘ritual’ tahunan itu.

Ada pemandangan tak menyenangkan di sebuah desa. Satu keluarga yang baru saja tiba di kampung halaman diusir oleh nenek mereka. Sang nenek tersinggung karena anak cucunya tak kerasan dengan lantai tanah rumah yang memang masih berupa tanah apa adanya.

Bukan Perjalanan Biasa

Sejatinya, pulang kampung punya kenikmatan tersendiri. Sebuah perjalanan yang bernilai religius dan budaya. Religius karena ada perintah agama untuk menyambung tali silaturahim. Dan budaya, sebagai pewarisan kebiasaan baik secara turun-temurun.

Di situlah terjadi perjumpaan multi dimensi. Yaitu, perjumpaan lintas generasi dengan berbagai kekhasan karakter. Ada kakek nenek di situ, ada anak menantu, dan cucu-cucu.

Mereka saling berbagi pengalaman dan pengetahuan. Juga berbagi rasa tentang dunia pedesaan yang menjadi asal mula kehidupan mereka.

Tanpa diucapkan pun, tranformasi budaya sedang berlangsung selama penghuni kota ini menyelami kehidupan yang mestinya bagian tak terpisahkan mereka.

Mereka pun bisa bercermin di situ. Seolah, menyegarkan kembali karakter-karakter utama yang harus mereka pertahankan dan lestarikan. Meskipun mereka tak lagi tinggal di desa.

Antara lain, gotong royong, mencintai alam, menjaga kelestarian lingkungan, kehidupan yang tak bersekat, saling berbagi apa pun latar belakang mereka.

Kesenjangan dan Penyimpangan

Yang harus selalu diluruskan siapa pun yang pulang kampung, bahwa mereka tidak sedang berwisata. Mereka tidak sedang tinggal di sebuah penginapan yang serba ada, meskipun mereka sanggup membayarnya.

Mereka juga tidak sedang menunjukkan keunggulan sisi kota di tengah masyarakat desa. Cobalah resapi apa yang ada di desa, jangan paksa mereka untuk menyimak yang sedang kita bawa.

Apa pun kesuksesan yang sudah diraih di kota, jangan pernah hinakan eksistensi suasana desa. Cobalah justifikasi kehidupan kota kita dengan suasana desa, dan bukan sebaliknya.

Sinergi yang Menyegarkan

Interaksi pulang kampung sejatinya menyerap hal positif di dua sisi: apa yang ada di kota dan apa yang di desa.

Kota mungkin menjanjikan materi yang berlimpah, tapi desa menguatkan nilai bahwa tanpa karakter yang kuat segala keberlimpahan menjadi begitu rapuh.

Ada sinergi di situ. Kota bisa mentranformasi desa dengan berbagai peluang bisnis dan ekonomi melalui kapitalitasi sumber daya yang ada. Dan desa bisa melakukan pelurusan segala hal bengkok sebagai polutan suasana kota.

Betapa nikmatnya pulang kampung. Ada perjalanan yang tidak pernah berhitung untung rugi. Dan ada suasana kekeluargaan dan justifikasi karakter asli kita yang semuanya memang berasal dari desa. [Mh]

 

Tags: Gegar Pulang Kampung
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Simak Lima Manfaat Permainan Engklek bagi Kesehatan, Bisa Meningkatkan Kekuatan Otot

Next Post

Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal

Next Post
Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal

Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal

Bermain Egrang Bambu bisa Meningkatkan Kekuatan Otot, Simak Manfaatnya Berikut

Bermain Egrang Bambu bisa Meningkatkan Kekuatan Otot, Simak Manfaatnya Berikut

Hukum Menunda Shaum Enam Hari Syawal Karena Masih Keliling Berkunjung

Hukum Menunda Shaum Enam Hari Syawal Karena Masih Keliling Berkunjung

  • Pahlawan yang Layak

    Hari Kartini, Mengenal 4 Pahlawan Berhijab asal Indonesia

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Menghina Allah dalam Hati

    456 shares
    Share 182 Tweet 114
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8241 shares
    Share 3296 Tweet 2060
  • Yuk Berburu Menu Vegetarian di Vegan Festival Indonesia 2018

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Peran Besar Kaum Perempuan Terhadap Perubahan

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11268 shares
    Share 4507 Tweet 2817
  • Pengertian Mad Thobi’i, Mad Wajib Muttasil, dan Mad Jaiz Munfasil

    4227 shares
    Share 1691 Tweet 1057
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Keutamaan Doa Rodhitu Billahi Robba

    3303 shares
    Share 1321 Tweet 826
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga