• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 1 Februari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Berkunjung ke Registan Square Samarkand

03/10/2023
in Khazanah, Unggulan
Berkunjung ke Registan Square Samarkand

Registan Square/bestourism

105
SHARES
805
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

BERKUNJUNG ke Registan Square Samarkand bersama penulis buku Journey to Samarkand, Uttiek M. Panji Astuti, kita akan dibawa mengulik cerita kelam tentang komunis di Uzbekistan.

“Komunis Tak Pernah Manis” begitu judul artikel yang ditulis beliau pada 30 September 2023. Berikut kisah selengkapnya.

“Pasti mahasiswa di sini tidak ada yang bermasalah dengan uang kuliahnya,” celetuknya riang yang membuat saya tertawa.

“Kalau ada kenaikan uang kuliah juga enggak perlu demo, cukup mencongkel emas di sini saja,” lanjutnya yang membuat saya tambah geli.

Becandaan ala anak kuliahan Gen Z itu dilontarkan Kim, mahasiswa pascasarjana jurusan Hukum universitas negeri terkemuka di Tanah Air, yang menjadi salah satu peserta dalam rombongan @muslimsafarproject ke Uzbekistan.

“Kampus” yang sedang dibecandainnya itu adalah Tilya Kari Madrasah yang berada di komplek Registan Square.

Tentu bukan dengan maksud mengolok-olok ya, tapi becandaan satire yang mengungkapkan kegetiran atas sistem pendidikan di negeri kita tercinta.

Baca juga: Jejak Ulama Samarkand di Nusantara

Berkunjung ke Registan Square Samarkand

Sore itu semua rombongan terperangah melihat kemegahan Registan Square, kompleks madrasah atau sekolah tinggi yang berada di pusat kota Samarkand.

Terdapat tiga madrasah di tempat ini, Ulugh Beg Madrasah yang dibangun abad ke 14, Sher-dor Madrasah dan Tilya Kari Madrasah yang dibangun abad ke 17.

Nama terakhir itu berarti emas dalam bahasa setempat dan dulunya bangunan itu memang betul-betul dilapis emas.

Itu pula yang membuat semua takjub tak bisa berkata-kata, hingga terlontarlah komentar miris dengan nada becanda.

Begitu indahnya tempat ini hingga saya memilihnya menjadi sampul buku Journey to Samarkand. Sekalipun telah berkali mengunjunginya, namun dada tetap terasa sesak dibuatnya.

Tentulah para penuntut ilmu di tiga madrasah itu tidak ada yang bermasalah dengan uang kuliah, sebagaimana sistem pendidikan dalam peradaban Islam pada waktu itu, tidak ada yang memungut biaya alias gratis ditanggung negara.

Pendidikan yang dapat diakses semua orang dengan mudah menjadi salah satu sebab majunya negeri ini, hingga kemudian komunis Soviet datang dan merusak segalanya.

Rakyat negeri jajahan secara sistematis dijauhkan dari segala hal yang berbau agama. Madrasah-madrasah dan masjid dihancurkan atau dialihfungsikan menjadi bangunan lain.

Saat itulah awan gelap kebodohan perlahan mulai menutupi langit Asia Tengah. Tempat di mana dulu para ulama dan cendekiawan Muslim yang hebat dilahirkan.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Uttiek M Panji Astuti (@uttiek.herlambang)


Anak cucu Imam Bukhari, Imam Tirmizi, Al Biruni, Al Khawarizmi, Ibn Sina itu seakan “amnesia” dengan sejarah kebesaran bangsanya.

Mereka yang pada dasarnya sangat cerdas, dipaksa menjadi “robot” dalam sistem komunis, tanpa bisa melakukan perlawanan.

Anak-anak muda yang seharusnya bisa menggantikan para alim itu dipaksa menjadi petani kapas atau buruh dengan upah ala kadarnya.

Nestapa berkepanjangan menyelimuti Asia Tengah sejak saat itu.

Maka benarlah bahwa cahaya ilmu pengetahuan berkelindan dengan cahaya hidayah. Ketika cahaya hidayah disingkirkan, maka saat itu pula benderang ilmu pengetahuan sirna.

Selamanya komunis tak akan pernah manis. Dari Asia Tengah kita belajar sejarah.[ind]

Tags: Berkunjung ke Registan Square Samarkanduttiek m panji astuti
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Viral Seorang Polisi Cina Larang Orang Asing Shalat

Next Post

Paket Bahagia Yatim, Bentuk Dukungan Pendidikan Yatim di Sulawesi Selatan

Next Post
Bahagia Yatim

Paket Bahagia Yatim, Bentuk Dukungan Pendidikan Yatim di Sulawesi Selatan

Bantu Anak-Anak dan Lansia Melihat Lebih Baik, Dompet Dhuafa bersama PERDAMI Canangkan Program Indonesia Menatap Dunia

Bantu Anak-Anak dan Lansia Melihat Lebih Baik, Dompet Dhuafa bersama PERDAMI Canangkan Program Indonesia Menatap Dunia

Bukan Kita Bodoh atau Tidak Mampu

Alumni Jakarta Islamic School yang Keren

  • An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    An Nahl Islamic School Gelar FunWalk 2026 Bertema One Family, One Journey

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    526 shares
    Share 210 Tweet 132
  • Funwalk An Nahl Islamic School Jadi Simbol Sinergi Orang Tua dan Sekolah Dampingi Anak

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7914 shares
    Share 3166 Tweet 1979
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3445 shares
    Share 1378 Tweet 861
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Penjelasan Hadis ke-26 Mensyukuri Nikmat dengan Bersedekah

    302 shares
    Share 121 Tweet 76
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    582 shares
    Share 233 Tweet 146
  • Bolehkah Puasa Daud dan Puasa Ayamul Bidh Digabung

    635 shares
    Share 254 Tweet 159
  • Tren Whip Pink, Ancaman Tersembunyi Bagi Generasi Muda dan Keluarga

    67 shares
    Share 27 Tweet 17
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga