• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Minggu, 5 April, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Khazanah

Berikan Tempat Duduk untuk Orang Lain

04/08/2023
in Khazanah, Unggulan
Berikan Tempat Duduk untuk Orang Lain

Foto: Unsplash

108
SHARES
832
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

SAAT mendatangi majlis ilmu, kajian, maupun perkumpulan Islam mengajurkan kita untuk melapangkan tempat duduk kepada orang lain yang baru datang. Hal ini merupakan bagian dari amal shalih yang membawa ketenangan dan kenyamanan dalam menuntut ilmu.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ ۖ

Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis,” maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. (QS. Al Mujadilah: 11)

Baca Juga: Meninggalkan Sesuatu di Tempat Duduk apabila Hendak Kembali Lagi

Berikan Tempat Duduk untuk Orang Lain

Di dalam ayat ini Allah subhanahu wa ta’ala mendidik hamba-hamba-Nya yang beriman dan memerintahkan mereka mereka untuk saling berbuat baik di antara mereka dalam majlis, yaitu berlapang-lapang dalam majlis, seraya berfirman:

Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis Allah akan memberi kelapangan untukmu.”

Yang demikian itu karena pahala sesuai dengan amal perbuatan sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadis shahih.

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ بَنَى مَسْجِدًا لِلَّهِ كَمَفْحَصِ قَطَاةٍ أَوْ أَصْغَرَ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ

“Siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.”

(HR. Ibnu Majah no. 738. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Dalam hadis lain juga disebutkan, “Barangsiapa memberi kemudahan kepada orang yang berada dalam kesulitan, maka Allah memberikan kemudahan di dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah akan selalu menolong hambaNya selama hamba tersebut menolong saudaranya sesama muslim.” (HR. Muslim)

Qatadah berkata, “Ayat ini turun berkenaan dengan majlis zikir yaitu apabila mereka melihat salah seorang mendatangi majlis maka mereka tidak memberikan baginya untuk duduk di dekat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu Allah memerintahkan untuk saling melapangkan majlis.

Ayat ini mengajarkan kita bahwa tidak ada kebaikan yang tidak dibalas oleh Allah sekecil apapun kebajikan itu, walaupun hanya sekedar memberikan tempat duduk, seperti di pengajian, transportasi publik dan lain sebagainya.

Dan Ingatlah jika kita melakukan kebaikan untuk orang lain maka sebenarnya kita telah berbuat baik kepada diri kita sendiri, begitu juga ketika kita berbuat buruk kepada orang lain maka sebenarnya kita telah menggali lubang untuk diri kita sendiri. Allah berfirman:

إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ ۖ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا ۚ

“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri.” (QS. Al Isra: 7)

Ulama berkata:

من حفر حفرة وقع فيها

“Siapa yang menggali lubang maka dia akan terperosok ke dalamnya.”

Di dalam tafsir “Al Lubab” disebutkan bahwa surah Al Mujadilah ayat 11 memberikan tuntunan bagaimana menjalin hubungan harmonis. Ayat ini menyeru kaum beriman bahwa apabila dikatakan kepada kamu oleh siapapun:

“Berupayalah dengan sungguh-sungguh walau dengan memaksakan diri untuk memberi tempat kepada orang lain dalam majlis, baik tempat duduk maupun bukan untuk duduk, maka lapangkanlah tempat itu dengan suka rela agar kamu dapat berbagi dengan orang lain; jika itu kamu lakukan niscaya Allah akan melapangkan segala sesuatu bagi kamu dalam hidup ini.”

Bisa jadi karena kita berdiri dari tempat duduk di kereta lalu kita mempersilahkan orang lain yang membutuhkan untuk duduk, kemudian Allah melapangkan rizqi dan kehidupan kita, maka jangan pernah meremehkan kebaikan sekecil apapun.

Prof. Dr. Wahbah Zuhaili berkata dalam tafsir “Al Wasith: Wahai orang-orang yang percaya dengan Allah dan Rasul-Nya, jika engkau diminta untuk berlapang-lapang dalam majlis, maka lakukanlah, dengan demikian Allah akan meluaskan untukmu surga dan rahmat-Nya.”

Karena ada hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

لا يُقِيمُ الرجلُ الرجلَ من مَجْلِسِهِ، ثم يجلس فيه، ولكن تَفَسَّحُوا، وتَوَسَّعُوا

“Janganlah seseorang membangunkan orang lain yang sedang duduk (dari tempatnya yang semula) kemudian dia duduk padanya, akan tetapi bergeserlah dan berlapanglah.” (HR. Bukhari)

Khozin berkata, “Ayat ini memerintahkan untuk bersikap rendah diri dalam duduk di majelis Rasulullah agar mereka bisa mendapatkan yang sama dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Imam Fakhru Rozi mengatakan, maksud dari Allah melapangkan adalah apa saja yang diinginkan manusia, seperti dilapangkan rizqinya, dadanya, kubur dan surganya.

Dr. Sulaiman Al-Asqor menjelaskan makna ayat di atas, “Yakni maka lapangkanlah tempat bagi orang lain niscaya Allah akan melapangkan surga kalian.”

Hal ini berlaku pada setiap majelis tempat berkumpul kaum muslimin yang mengandung kebaikan dan pahala, baik itu dalam membicarakan urusan perang, zikir, atau pada saat khutbah jum’at.

Setiap orang lebih berhak terhadap tempat yang lebih dahulu dia tempati, namun dia dianjurkan untuk melapangkan tempat bagi saudaranya yang lain.

Rasulullah bersabda: “Dilarang seseorang menyuruh orang lain untuk berpindah dari tempat duduknya kemudian dia duduk di tempatnya. Namun hendaklah saling melapangkan tempat duduk bagi yang lain.”

Ini adalah ajaran dari Allah untuk para hamba-Nya yang beriman ketika mereka berada dalam majelis perkumpulan, yang sebagian dari mereka ada orang yang baru datang meminta agar tempat duduk diperluas.

Termasuk bersopan santun dalam hal ini adalah dengan memberikan kelonggaran tempat baginya agar maksudnya bisa terpenuhi, bukan untuk mengganggu orang yang memberi kelonggaran tempat tersebut. Maksud saudaranya pun terpenuhi tanpa harus terganggu.

Balasan itu berdasarkan jenis amal. Siapa pun yang memberi kelonggaran, maka akan diberi kelonggaran oleh Allah, siapa pun yang memberi keleluasaan pada saudaranya, maka Allah akan memberinya keleluasaan. Demikian jelas Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di, pakar tafsir abad 14 H.

Pemateri: Ustaz Faisal Kunhi M.A

Tags: Berikan Tempat Duduk untuk Orang Lain
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

5 Bahan untuk Menghilangkan Bau Amis Membandel di Tangan

Next Post

Anak yang Terlalu Kompetitif

Next Post
Kecerdasan majemuk pada anak

Anak yang Terlalu Kompetitif

Haramnya Ihtikar, Menimbun dan Memonopoli Suatu Barang

Haramnya Ihtikar, Menimbun dan Memonopoli Suatu Barang

Khutbah Jumat tentang pengelolaan kekayaan dalam Islam

Khutbah Jumat Kiai Didin Hafidhuddin Tentang Pengelolaan Kekayaan dalam Islam

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    8151 shares
    Share 3260 Tweet 2038
  • Pastikan Sabun yang Kamu Gunakan Halal

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    697 shares
    Share 279 Tweet 174
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2006 shares
    Share 802 Tweet 502
  • Istri Sertu Muhammad Nur Ichwan Tak Punya Firasat Apa-apa

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3627 shares
    Share 1451 Tweet 907
  • Hukum Membakar Pakaian Bekas

    11232 shares
    Share 4493 Tweet 2808
  • Sultan Sidoarjo Mengajak Keliling Rumah Mewah, Seperti di Istana

    125 shares
    Share 50 Tweet 31
  • Resep Sate Ayam, Ide Makan Keluarga di Akhir Pekan

    297 shares
    Share 119 Tweet 74
  • Suriah (Syams), Pasukan Islam Terbaik dan Perang Akhir Zaman

    312 shares
    Share 125 Tweet 78
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga