• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, 7 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Parenting

Anak yang Terlalu Kompetitif

04/08/2023
in Parenting
Kecerdasan majemuk pada anak

Foto: Pixabay/Foundry

101
SHARES
775
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ANAK yang terlalu kompetitif bisa sangat merepotkan. Dia akan berusaha dengan cara apa pun untuk menang. Jika dia mengalami kekalahan dia akan menangis, merajuk dan terkadang marah-marah sambil merusak barang yang ada di dekatnya.

Bayangkan jika anak kita terlalu semangat untuk menjadi nomer satu, menjadi yang tercantik, terpintar dan terjago. Namun tidak siap menerima kekalahan. Selalu marah dan kesal jika ada orang yang memiliki kemampuan di atasnya.

Baca Juga: Tips Stimulasi untuk Tumbuh Kembang Anak

Anak yang Terlalu Kompetitif

Pada saat anak-anak masih balita, mungkin terlihat lucu melihat anak yang selalu ingin menjadi nomer satu. Mungkin akan menjadi pemandangan lucu saat ada anak yang berhasil mendominasi permainan atau ada saat ada anak yang cemberut dan tidak mau bermain jika temannya tidak menuruti keingannya.

Menjadi kompetitif adalah hal yang terbaik, tapi jika itu mendorong diri sendiri untuk selalu menjadi terbaik atau bahkan mungkin malah menjurus ke karakter mau menang sendiri, kondisi ini malah akan membawa anak pada keterpurukan.

1. Mereka cenderung bersikap kritis terhadap diri mereka sendiri. Selalu merasa tidak puas pada kemampuan diri sendiri.

2. Anak yang sering membual tentang diri mereka sendiri pada setiap kesempatan yang mereka dapatkan.

3. Kecurangan untuk menang sepertinya bukan hal yang buruk bagi mereka.

4. Anak tidak menghargai rekan atau pesaing.

5. Anak kelelahan dalam usahanya menjadi yang terbaik.

6. Mereka mengamuk, berbicara balik, atau merajuk ketika tidak menang.

7. Sebagai orang tua, kita berusaha menciptakan kondisi yang tepat bagi anak-anak kita untuk berhasil dalam lingkungan yang kompetitif.

Hal ini dapat menjadi jalan menuju kesuksesan  dan  kebahagiaan pada masa depan anak-anak. yang perlu ditekankan bukan untuk menjadi yang terbaik tapi untuk selalu menjadi lebih baik setiap harinya.

8. Tidak sulit menemukan anak yang sangat kompetitif. Ada beberapa ciri anak yang terlalu kompetitif:

Momen kemenangan memiliki efek jangka panjang pada anak-anak dan meninggalkan pengalaman positif bagi mereka untuk diingat di masa depan.

Namun, tidak semua anak berjiwa kompetitif. Beberapa anak malah berkecil hati karena kompetisi dan itu mengurangi motivasi untuk menang.

Karena itu penting untuk memahami apa yang membuat anak menjadi kompetitif, bagaimana mendorong persaingan sehat, dan bagaimana melatih anak agar tidak menjadi hiper-kompetitif. [Maya/Cms]

 

Tags: Anak yang terlalu kompetitif
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Berikan Tempat Duduk untuk Orang Lain

Next Post

Haramnya Ihtikar, Menimbun dan Memonopoli Suatu Barang

Next Post
Haramnya Ihtikar, Menimbun dan Memonopoli Suatu Barang

Haramnya Ihtikar, Menimbun dan Memonopoli Suatu Barang

Khutbah Jumat tentang pengelolaan kekayaan dalam Islam

Khutbah Jumat Kiai Didin Hafidhuddin Tentang Pengelolaan Kekayaan dalam Islam

8 Manfaat Buah Stroberi untuk Kecantikan

8 Manfaat Buah Stroberi untuk Kecantikan

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9697 shares
    Share 3879 Tweet 2424
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2617 shares
    Share 1047 Tweet 654
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2535 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1476 shares
    Share 590 Tweet 369
  • 3 Hal Yang Tidak Bisa Kembali Dalam Kehidupan Kita

    438 shares
    Share 175 Tweet 110
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4385 shares
    Share 1754 Tweet 1096
  • Waktu Terbaik Umroh Itu Kapan? Kenali Periode Sepi Jemaah

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Alasan 5 Produk Kecantikan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kamar Mandi

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Phu Quoc Perkuat Wisata Halal, Vietnam Sasar Pasar Pelancong Muslim Dunia

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Menjaga Stamina dan Konsentrasi saat Bekerja, Berikut 5 Tips yang Perlu Diterapkan

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga