• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Senin, 2 November, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Info

IDEAS Ungkap Pentingnya Distribusi Kurban ke Daerah Pelosok

26/06/2023
in Info
IDEAS Ungkap Pentingnya Distribusi Kurban ke Daerah Pelosok
84
SHARES
643
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

LEMBAGA Riset Institute For Demographic and Poverty Studies (IDEAS) mengungkap pentingnya distribusi kurban. Besarnya potensi daging yang bisa dihasilkan dalam pelaksanaan ibadah kurban berpeluang untuk memperbaiki tingkat gizi dan kesehatan masyarakat, terutama kelompok termiskin.

Namun, potensi kurban terdistribusi amat tidak merata, dengan kesenjangan potensi yang lebar antara daerah metropolitan utama Jawa dengan wilayah lainnya.

Baca Juga: IDEAS: Akuisisi UUS BTN oleh BSI Sebaiknya Dibatalkan

IDEAS Ungkap Pentingnya Distribusi Kurban ke Daerah Pelosok

IDEAS mengidentifikasi sejumlah daerah prioritas intervensi gizi protein hewani melalui kurban, yaitu daerah dengan konsumsi daging yang sangat rendah, mendekati nol, dan dengan jumlah mustahik yang besar.

“Daerah prioritas intervensi gizi melalui kurban ini didominasi oleh daerah luar Jawa dengan karakteristik umum adalah daerah tertinggal dan terisolir seperti Kab. Majene, Kab. Seram Bagian Barat dan Kab. Hulu Sungai Utara.

Selain itu terdapat beberapa daerah di Jawa yang masuk dalam kategori daerah prioritas intervensi gizi melalui kurban ini seperti Kab. Ngawi dan Kab. Pandeglang,” ungkap Yusuf Wibisono, Direktur IDEAS dalam keterangan tertulisnya, pada Jum’at, (23/07/2023).

Dari simulasi IDEAS terlihat bahwa daerah dengan potensi surplus kurban terbesar didominasi daerah metropolitan Jawa, seperti Jakarta (7.556 ton) serta Bandung Raya yaitu Bandung, Cimahi dan Kab. Sumedang (5.598 ton).

“Daerah surplus kurban terbesar lainnya adalah Bekasi (3.820 ton), Bogor dan Depok (3.298 ton), Kab. Sleman dan Kab. Bantul (2.924 ton), Kota Tangerang dan Tangerang Selatan (2.045 ton), Kota Semarang (1.763 ton) serta Surabaya dan Kab. Sidoarjo (1.131 ton),” ujar Yusuf.

Sementara itu daerah dengan potensi defisit kurban terbesar didominasi daerah pedesaan Jawa, antara lain kawasan utara Jawa Tengah yaitu Kab. Brebes, Tegal, Pemalang, Purbalingga, dan Pekalongan (-2.363 ton).

Kawasan utara Jawa Timur, yaitu Kab. Bangkalan, Sampang dan Pamekasan (-2.188 ton), kawasan timur Jawa Timur yaitu Kab. Jember, Bondowoso dan Probolinggo (-2.070 ton), kawasan utara Jawa Barat yaitu Kab. Karawang, Indramayu, Majalengka, dan Kab. Cirebon (-1.908 ton), Kab. Jombang, Nganjuk, Madiun, Ngawi dan Bojonegoro (-1.658 ton), Kab. Banyumas, Cilacap, Kebumen, Banjarnegara (-1.607 ton), Kab. Grobogan. Blora, Pati, Jepara, dan Demak (-1.381 ton), serta wilayah selatan Jawa Barat yaitu Kab. Cianjur dan Garut (-1.231 ton).

“Kemiskinan Jawa yang sangat masif menuntut kemampuan identifikasi mustahik yang sempurna bagi pengelola hewan kurban. Sedangkan kemiskinan luar Jawa menuntut kemampuan membuka akses keterpencilan dan keterisoliran yang kuat,” kata Yusuf.

Tantangan pengelolaan kurban Indonesia secara umum adalah pelaksanaannya yang terdesentralisasi di ribuan panitia kurban lokal temporer yang tersebar di seluruh negeri, berbasis masjid, musholla, pesantren, hingga lembaga pendidikan dan perusahaan.

Padahal potensi kurban terdistribusi secara amat tidak merata, yang mencerminkan kesenjangan pendapatan antar wilayah yang akut di Indonesia.

Untuk intervensi daging bagi kelompok termiskin, maka dibutuhkan reformasi kurban.

“Program tebar hewan kurban dari daerah surplus ke daerah minus daging kurban, adalah tepat dan penting untuk distribusi kurban yang tepat sasaran dan signifikan untuk pemerataan dan peningkatan kesejahteraan si miskin,” ucap Yusuf.

Mengambil kasus program tebar hewan kurban dari LAZ Dompet Dhuafa (THK-DD), rekayasa sosial terbukti mampu meningkatkan kemanfaatan kurban secara signifikan.

“Pada 2023, dari ribuan titik distribusi program THK-DD di penjuru negeri, kami menemukan bahwa daerah distribusi secara umum adalah daerah dengan rerata konsumsi daging yang sangat rendah, bahkan mendekati nol,” tutur Yusuf.

Sebagai contoh di Jawa, daerah distribusi kurban program THK-DD terentang dari Kab. Ngawi dengan rerata konsumsi daging 0,025 kg/kapita/tahun hingga Kab. Gunung Kidul (0,205 kg/kapita/tahun). Sedangkan di luar Jawa, daerah distribusi program THK-DD terentang dari Kab. Seram Bagian Barat dengan rerata konsumsi daging hanya 0,007 kg/kapita/tahun hingga Kab. Kubu Raya (0,203 kg/kapita/tahun).

“Dengan demikian, program tebar hewan kurban adalah tepat sasaran dan efektif meningkatkan konsumsi daging mustahik,” tutup Yusuf.

[Cms]

Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Survei Lokasi Qurban Hingga Pedalaman Jember, Laznas BMH Pastikan Distribusi Merata

Next Post

CIMB Niaga Syariah Permudah Pendaftaran Haji Tanpa ke Bank atau ke Kantor Kemenag

Next Post
CIMB Niaga Syariah Permudah Pendaftaran Haji Tanpa ke Bank atau ke Kantor Kemenag

CIMB Niaga Syariah Permudah Pendaftaran Haji Tanpa ke Bank atau ke Kantor Kemenag

Mengajak Anak untuk Belajar Islam ketika Ibu dan Ayah Berbeda Keyakinan

Bunda Jangan Buang Lipstik yang Patah, Ini Cara Mudah Menyambungnya

Leader yang Baik

Leader yang Baik

  • Bun, Yuk Kenali Gangguan Pencernaan pada 1.000 Hari Pertama Bayi

    124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9660 shares
    Share 3864 Tweet 2415
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    1446 shares
    Share 578 Tweet 362
  • Di Balik Panggung Konser Bocelli

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Bagaimana Cara Menanam Cabai di Pot untuk Pemula agar Cepat Tumbuh dan Berbuah?

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Rabithah dan Keutamaan Membacanya

    2589 shares
    Share 1036 Tweet 647
  • Heboh di Ponpes Putri Hamalatul Qur’an Sukoharjo

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4360 shares
    Share 1744 Tweet 1090
  • Bacaan Dzikir Pagi Sesuai Ajaran Rasulullah

    327 shares
    Share 131 Tweet 82
  • Doa untuk Palestina Lengkap beserta Artinya

    2514 shares
    Share 1006 Tweet 629
  • KPIPA Gelar Rapat Kerja dan Konsolidasi Mitra Nasional, Targetkan Cabang di 38 Provinsi

    70 shares
    Share 28 Tweet 18
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga