PIMPINAN Ranting Aisyiyah (PRA) Denasri, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyelenggarakan pelatihan bertema Keamanan Digital untuk Pelaku Usaha pada Ahad, 19 April 2026.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) Jakarta sebagai bagian dari upaya peningkatan literasi digital di kalangan perempuan dan pelaku usaha.
Pelatihan yang digelar di Gedung Dakwah Muhammadiyah Denasri ini diikuti sekitar 20 peserta yang berasal dari anggota dan pengurus ranting Aisyiyah se-Kecamatan Batang.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan, mengingat tema keamanan digital menjadi kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya aktivitas usaha berbasis online.
Hadir sebagai narasumber, Yuli Setiowati, relawan Program Keamanan Digital dari PPSW Jakarta, menyampaikan materi terkait pentingnya menjaga keamanan data, mengenali ancaman digital, serta langkah-langkah praktis untuk melindungi usaha dari risiko siber.
Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pelaku usaha, khususnya perempuan, perlu memiliki kesadaran dan keterampilan dasar dalam menjaga keamanan digital agar bisnis tetap aman dan berkelanjutan.
Aisyiyah Denasri Batang Gelar Pelatihan Keamanan Digital untuk Pelaku Usaha
Program ini merupakan bagian dari inisiatif lanjutan literasi digital yang diinisiasi oleh PPSW, sebuah organisasi perempuan yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan kapasitas pelaku usaha. Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan The Asia Foundation dan mendapat dukungan dari Google.org.
Fokus utama dari program ini adalah meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya perempuan pelaku usaha, terhadap pentingnya keamanan digital di era transformasi teknologi. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pengetahuan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari, seperti mengamankan akun digital, menghindari penipuan online, hingga menjaga kerahasiaan data pelanggan.
Perwakilan dari PCA Batang, Sholihah, menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta.
“Kami berharap ibu-ibu Aisyiyah tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu mengembangkan usaha secara aman di era digital,” ujarnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah konkret PRA Denasri dalam mendukung pemberdayaan perempuan berbasis teknologi, sejalan dengan semangat Aisyiyah dalam membangun masyarakat yang berkemajuan.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu menjadi agen literasi digital di lingkungannya, serta lebih siap menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin terhubung dengan teknologi digital.[ind]


