• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 30 Januari, 2026
No Result
View All Result
FOKUS+
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

WHO Tetapkan Status Darurat Kesehatan Global untuk Mpox

11/06/2025
in Healthy
WHO Tetapkan Status Darurat Kesehatan Global untuk Mpox

Foto: Pinterest

70
SHARES
540
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) kembali menetapkan status darurat kesehatan global untuk mpox, atau yang sebelumnya dikenal sebagai cacar monyet.

Keputusan ini diambil setelah terjadinya lonjakan kasus mpox, terutama di wilayah Afrika Barat, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap penyebarannya.

Situasi terbaru menunjukkan peningkatan jumlah kasus yang signifikan, mendorong WHO untuk kembali memperingatkan dunia akan bahaya penyakit ini.

Meskipun penyebaran virus ini sempat terkendali, kini ada peningkatan kasus yang dapat memengaruhi negara-negara di luar Afrika.

Indonesia, yang juga melaporkan beberapa kasus mpox, kini menjadi bagian dari perhatian dunia terkait potensi penyebaran penyakit ini.

Baca juga: Kenali Stevens-Johnson Syndrome Penyakit Kulit yang Berbahaya

WHO Tetapkan Status Darurat Kesehatan Global untuk Mpox

Mpox adalah penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox (MPXV), yang masuk dalam keluarga orthopoxvirus, bersama dengan virus penyebab cacar.

Awalnya, penyakit ini menyebar dari hewan ke manusia, namun kini juga dapat menular antarmanusia melalui kontak fisik langsung, seperti sentuhan atau hubungan seksual.

Mpox pertama kali ditemukan pada monyet pada 1958 dan pada manusia pada 1970, dengan nama “monkeypox”. Namun, pada 2022, WHO mengganti nama penyakit ini menjadi “mpox” untuk menghindari stigma rasial.

Penularan mpox terjadi melalui kontak langsung dengan lesi kulit penderita atau cairan tubuh mereka. Penularan juga bisa terjadi melalui barang-barang yang terkontaminasi, seperti pakaian atau tempat tidur yang digunakan penderita.

Faktor risiko termasuk kontak erat dengan hewan terinfeksi, tinggal di wilayah endemik, serta perilaku seksual berisiko. Ini membuat pencegahan menjadi kunci untuk menghindari penyebaran penyakit ini, terutama di lingkungan yang lebih rentan.

Follow Official WhatsApp Channel chanelmuslim.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Dengan lonjakan kasus yang semakin signifikan, WHO kembali menetapkan status darurat kesehatan global. WHO menyarankan agar negara-negara meningkatkan upaya pencegahan, terutama di area dengan kasus yang tinggi.

Termasuk di dalamnya adalah pemantauan dan pemeriksaan yang lebih intensif serta penguatan kapasitas pelayanan kesehatan untuk menangani penyakit ini.

Status darurat kesehatan global yang diberlakukan oleh WHO pada 5 Juni 2025 mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan terhadap wabah ini.

Dengan penularan yang dapat terjadi melalui kontak langsung dan benda terkontaminasi, pencegahan menjadi langkah utama dalam meminimalkan penyebaran penyakit ini.

Selain itu, vaksinasi dan kesadaran masyarakat akan gejala mpox juga memainkan peran krusial dalam mengurangi risiko wabah lebih lanjut. [Din]

Tags: WHO Tetapkan Status Darurat Kesehatan Global untuk Mpox
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Belajar Shalat Sepanjang Hayat

Next Post

Hindari Stres Pada Ibu Hamil

Next Post
Hindari stres ibu hamil

Hindari Stres Pada Ibu Hamil

Keluasan Wawasan dan Ilmu Pengetahuan Dukung Keharmonisan Keluarga

5 Tips Pengembangan Diri yang Berguna untuk Masa Depanmu

Petugas Safari Wukuf Khusus Lansia Berbekal Kesabaran dan Keuletan

Petugas Safari Wukuf Khusus Lansia Berbekal Kesabaran dan Keuletan

  • Cara Memutuskan Doa-doa Buruk

    Hadis tentang Lima Malam saat Doa Tidak Tertolak

    506 shares
    Share 202 Tweet 127
  • Ngargoyoso Waterfall jadi Salah Satu Destinasi Wisata Terfavorit di Kota Solo, Jawa Tengah

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Kehadiran Deswita Maharani dan Ferry Maryadi di Acara Lamaran Syifa Hadju dan El Rumi Menambah Kesan Hangat

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    3439 shares
    Share 1376 Tweet 860
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    7905 shares
    Share 3162 Tweet 1976
  • Terjemahan Hadits Arbain Pertama Lengkap dengan Huruf Latin

    5271 shares
    Share 2108 Tweet 1318
  • Contoh Format Isi CV Taaruf yang Bisa Kamu Ikuti

    403 shares
    Share 161 Tweet 101
  • Rekomendasi Baju Lebaran 2026, Selain Rompi Lepas

    6707 shares
    Share 2683 Tweet 1677
  • Ayat Al-Qur’an tentang Traveling

    576 shares
    Share 230 Tweet 144
  • Yang Berhak Memandikan Jenazah Ibu

    2873 shares
    Share 1149 Tweet 718
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga