• Tentang Kami
  • Iklan
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Jumat, 11 September, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah
Chanelmuslim.com
No Result
View All Result
Home Healthy

Mengenal Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)

24/05/2026
in Healthy, Unggulan
Mengenal Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)

(foto: pixabay)

93
SHARES
714
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterWhatsappTelegram
ADVERTISEMENT

MENGENAL Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) dijelaskan oleh Konselor Keluarga Cahyadi Takariawan. Trauma yang berpanjangan dialami seseorang dapat mengakibatkan beberapa reaksi pada penderitanya.

Di antaranya adalah Post-Traumatic Stress Reaction (PTSR), dan Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).

Untuk Post-Traumatic Stress Reaction (PTSR) atau reaksi stres pasca peristiwa traumatik sudah dibahas dalam postingan sebelumnya.

National Institute of Mental Health menyatakan PTSD adalah gangguan kebimbangan setelah orang-orang melihat hal-hal yang membuat trauma atau hidup dalam keadan yang membahayakan.

Atkinson et al. menyatakan PTSD disebabkan oleh trauma fisik atau trauma psikologi atau keduanya, karena peritiwa perkosaan, perang atau serangan, serta bencana alam.

Mengenal Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)

Holland menyatakan bahawa seseorang dikatakan mengalami PTSD bila ia masih mengalami reaksi pasca peristiwa traumatis setelah lebih dari 6 minggu dengan intensitas dan jangka waktu yang lama, serta menyebabkan adanya gangguan dalam kehidupannya sehari-hari.

Baca Juga: Kenali Tanda Anak Mengalami Stres

Faktor Risiko PTSD

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko mengalami PTSD setelah kejadian traumatis, di antaranya adalah:

Trauma intens atau berkepanjangan

Telah mengalami trauma lain di masa kecil, termasuk penganiayaan atau ditelantarkan

Pekerjaan yang meningkatkan risiko terpapar kejadian traumatis, misalnya personel militer, tim SAR, dan petugas medis dan pertolongan pertama darurat.

Kurangnya sistem dukungan yang baik dari keluarga dan teman.

Kondisi yang Umum Memicu PTSD

Semua orang bisa menghadapi masa sulit dalam hidup, tapi tidak semua mengalami stres berkepanjangan. Beberapa orang lebih rentan menderita gangguan stres pascatrauma.

Kejadian paling umum yang memicu kejadian PTSD, antara lain:

• Terlibat di medan perang.
• Ketelantaran dan kekerasan fisik di masa kecil.

• Pelecehan seksual
• Serangan fisik.

• Diancam dengan senjata.
• Kecelakaan pesawat.

• Penculikan.
• Perampokan.

• Diagnosis medis yang serius.
• Serangan teroris.

• Berbagai kejadian ekstrem lainnya.

Penanganan PTSD

PTSD termasuk salah satu jenis gangguan kecemasan yang bisa diatasi dan disembuhkan. Ada beberapa metode untuk mengatasi kondisi tersebut, di antaranya:

1. Pendekatan spiritual agama

Bagi manusia beragama, pendekatan spiritual agama menjadi terapi paling kuat pengaruhnya. Orang beriman mempercayai dan melaksanakan ajaran agama, yang mengatur kehidupan manusia secara seimbang.

2. Terapi psikologi

Ada beberapa jenis terapi psikologi atau psikoterapi yang bisa dilakukan untuk mengatasi PTSD, di antaranya adalah terapi kognitif, exposure therapy, dan lain sebagainya.

3. Perbaikan pola hidup

Pola hidup sehat dan seimbang bisa meringankan bahkan menghilangkan PTSD.

Konsumsi sehat dan seimbang, olahraga teratur, cukup istirahat, kegiatan sosial, menjadi hal yang membuat seseorang mendapat ketenangan dalam hidup.

4. Penggunaan obat-obatan

Beberapa jenis obat-obatan dapat membantu mengatasi gejala PTSD dan membantu proses terapi, di antaranya adalah obat-obatan antidepresan dan obat-obatan anti kecemasan.

Tentu penggunaannya harus atas rekomendasi dokter.[ind]

Sumber:

1. Jayne Leonard, What is Trauma? What to Know, https://www.medicalnewstoday. com, 3 Juni 2020

2. Kusmawati Hatta, Trauma dan Pemulihannya, Dakwah Ar-Raniry Press, Aceh, 2016

3. Mary Beth Williams & Soili Poijula, The PTSD Workbook: Simple, Effective Techniques for Overcoming Traumatic Stress Symptoms, New Harbinger Publications, 2002

Tags: Mengenal Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)
Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM Dapatkan Informasi Terupdate Terbaru Melalui Saluran CMM
Previous Post

Memperbaiki Luka Batin pada Anak dan Remaja

Next Post

Belajar dari Keteladanan

Next Post
Belajar dari Keteladanan

Belajar dari Keteladanan

Sindrom Waardenburg, Kelainan Genetik pada Bayi Baru Lahir

Sindrom Waardenburg, Kelainan Genetik pada Bayi Baru Lahir

Kisah Abdullah bin Jahsy, Pejuang Islam yang Gugur dalam Perang Uhud

Kisah Abdullah bin Jahsy, Pejuang Islam yang Gugur dalam Perang Uhud

  • Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    Cara Sederhana Mengurangi Pahit Buah dan Daun Mengkudu

    282 shares
    Share 113 Tweet 71
  • 5 Cara Hilangkan Noda Kunyit di Pakaian

    345 shares
    Share 138 Tweet 86
  • Aturan Baru Mendaki Gunung Merbabu bagi Pendaki

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan

    9292 shares
    Share 3717 Tweet 2323
  • Doa Ibu yang Mengubah Nasib Anak

    4213 shares
    Share 1685 Tweet 1053
  • Pagelaran Fashion Muslim Modest Wear Ramadan in Style

    813 shares
    Share 325 Tweet 203
  • Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Jakarta: Membongkar Kebobrokan Feminisme dan Konsep Gender

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Cara Beristighfar untuk Orangtua yang Sudah Meninggal

    4792 shares
    Share 1917 Tweet 1198
  • Bahasa Inggris Lewat Aktivitas Sehari-hari, Siswa Lower Secondary JISc Praktikkan Present Simple Tense

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Inilah Kenapa Nepal Tidak Suka dengan Islam

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
Chanelmuslim.com

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga

Navigate Site

  • IKLAN
  • TENTANG KAMI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • REDAKSI
  • LOWONGAN KERJA

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Jendela Hati
    • Thinking Skills
    • Quotes Mam Fifi
  • Keluarga
    • Suami Istri
    • Parenting
    • Tumbuh Kembang
  • Pranikah
  • Lifestyle
    • Figur
    • Fashion
    • Healthy
    • Kecantikan
    • Masak
    • Resensi
    • Tips
    • Wisata
  • Berita
    • Berita
    • Editorial
    • Fokus +
    • Sekolah
    • JISc News
    • Info
  • Khazanah
    • Khazanah
    • Quran Hadis
    • Nasihat
    • Ustazah
    • Kisah
    • Umroh
  • Konsultasi
    • Hukum
    • Syariah

© 1997 - 2025 ChanelMuslim - Media Online Pendidikan dan Keluarga